Pages

11 May 2017

Kawasan Bebas Yurisdiksi Nasional


Kawasan bebas yurisdiksi nasional (Areas Beyond National Jurisdiction; ABNJ) merupakan sebuah kawasan perairan yang di dalam pengelolaannya di luar tanggung jawab negara manapun. Kawasan ini sering dinamakan pula sebagai "high seas". ABNJ memiliki cakupan 40 persen dari total kawasan perairan di dunia. Di dalamnya memuat 64 persen dari total luas permukaan laut global. Dengan demikian kawasan tersebut memiliki kontribusi yang besar bagi keanekaragaman hayati akuatik berikut manfaatnya. Sebagai contoh, salah satu ABNJ, yakni perairan di Pasifik Barat dan Tengah (WCP) memiliki potensi besar ikan tuna, hiu, berbagai ikan predator ("billfish") dan pelagis (Global Environment Facility, 2017).

Definisi dari United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) menyebutkan bahwa ABNJ meliputi kolom air di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan dasar laut yang berada di luar batas paparan benua (Biodiversity A-Z, 2014)

Pelestarian ABJN sangat penting untuk menjamin ketahanan pangan, kesejahteraan manusia dan pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut mengingat ABJN sekarang ini terancam kelestariannya karena pencemaran, penangkapan yang tidak bertanggung jawab dan kegiatan penelitian yang cenderung merusak ekosistem (Global Ocean Forum, 2017).

Referensi:
*Biodiversity A-Z (2014). "ABNJ". http://biodiversitya-z.org. Diakses tanggal 11 Mei 2017.
*Global Environment Facility. "Areas Beyond National Jurisdiction". http://thegef.org. Diakses tanggal 11 Mei 2017.
*Global Ocean Forum. "Areas Beyond National Jurisdiction". http://www.globaloceanforum.com. Diakses tanggal 11 Mei 2017.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.