Pages

13 August 2015

Dirgahayu Proklamasi Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia

Republik Indonesia memasuki usia 70 tahun sebagai sebuah negara yang diakui kedaulatan dan kemerdekaannya. Terlepas dari versi apa, mana, dan siapa tentang prosesi pembentukan negara, pada kenyataannya Indonesia telah membuktikan sebagai negara yang memiliki wilayah, pemerintahan, bahasa, lagu kebangsaan, lambang, bendera, konstitusi, dan penduduk sendiri. Indonesia memenuhi syarat-syarat untuk menjadi sebuah negara.

Indonesia memiliki wilayah yang sangat menjamin kelangsungan hidup penduduk yang menghuninya. Sangat banyak kelebihan yang dimiliki oleh Indonesia, dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia. Maka dari itu warga negara Indonesia tidak perlu merasa berkecil hati atas keberadaannya sebagai salah satu kelompok manusia yang hidup di planet Bumi.

Indonesia terbentuk oleh banyak kelompok budaya, masyarakat, dan wilayah. Dengan demikian jatidirinyapun bermacam-macam. Indonesia berbeda dari sejumlah negara lain, yang terbentuk oleh satu budaya atau bangsa.

Secara logika akan sulit bagi Indonesia untuk menyatukan keinginan antarbudaya. Namun sejauh perjalanan negara ini telah membuktikan bahwa Indonesia tetap bersatu. Alam bawah sadar masyarakat Indonesia seperti mengatakan bahwa persatuan adalah modal dasar bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sana sini, semenjak pernyataan kemerdekaan tahun 1945, telah sering terjadi perselisihan. Akan tetapi hingga kini Indonesia tetap mempertahankan keberadaannya.

Kiranya dari lubuk hati terdalam warga negara Indonesia telah membuat suatu pilihan, bahwa Indonesia adalah tempat yang terindah untuk menjalani kehidupan.

Kita ucapkan terima kasih kepada yang Maha Kuasa atas terpilihnya kita untuk dilahirkan di bumi Indonesia.

Dirgahayu Indonesiaku. Tan hana dharma mangrwa.

(1945-2015)

Terbentuknya Gunung Es (Iceberg)

Meskipun gunung es (iceberg) mengapung di permukaan air laut yang mengandung garam, namun ternyata gunung es tersusun oleh air tawar. Gunung es adalah bongkahan es berukuran sangat besar yang terjadi karena pecahan beting es atau gletser yang saat mencapai laut.

Terbentuknya gunung es bermula pada saat bagian gletser atau beting es terdorong menuju ke arah laut. Gletser terpecah karena adanya kejadian yang dinamakan sebagai 'stress fractures'. Proses terjadinya gunung es sering disebut dengan 'calving'.

Gunung es pada umumnya memiliki dua warna, biru dan putih. Es gletser nampak berwarna biru karena es murni menyerap warna-warna selain biru secara lebih cepat. Sementara itu warna putih disebabkan oleh gelembung udara yang terperangkap du dalam lapisan-lapisan salju.

Referensi: aquatic.uoguelph.ca, diakses tanggal 13 Agustus 2015.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.