Pages

28 October 2015

Lebih Dekat dengan Trans-Pacific Partnership (TPP)

Pemberitaan di media massa menyebutkan bahwa salah satu hasil dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat adalah potensi atau kemungkinan Indonesia untuk ikut serta ke dalam Trans-Pacific Partnership (TPP). Lantas, apakah yang dimaksud dengan TPP? Berikut ini uraian singkatnya.


Trans-Pacific Partnership (TPP) merupakan sebuah kesepakatan perdagangan yang  dilakukan oleh 12 negara di kawasan yang disebut sebagai 'Pacific Rim'. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai masalah dan isu kebijakan ekonomi, atau dengan kata lain boleh kita sebut sebagai kesepakatan bidang perdagangan.

Trans-Pacific Partnership merupakan pengembangan dari Trans-Pacific Strategic Economic Partnership Agreement (TPSEP atau P4) yang ditandatangani oleh Brunei, Chile, Selandia Baru, dan Singapura, pada tahun 2005. Memasuki tahun 2008 jumlah negara yang ikut serta di dalam kelompok ini bertambah dengan masuknya Australia, Kanada, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru, Amerika Serikat, dan Vietnam. Draft TPP sendiri dibuat pada tanggal 5 Oktober 2015.

Trans-Pacific Strategic Economic Partnership Agreement (TPSEP) yang merupakan cikal bakal dari TPP merupakan kesepakatan perdagangan antara empat negara Pacific Rim mengenai berbagai isu dan masalah kebijakan ekonomi. Keempat negara tersebut ialah Brunei, Chile, Singapura, dan Selandia Baru. TPSEP dirumuskan pada tahun 2005 (draft tanggal 3 Juni; penandatanganan tanggal 18 Juli), namun mulai berlaku pada tanggal 28 Mei 2006.

Di dalam Siaran Pers Bersama, keempat negara membuat simpulan negosiasi tentang TPSEP. Pihak-pihak yang menghadiri negosiasi adalah sebagai berikut
- Putri Masna (Duta Besar Luar Biasa Brunei)
- Ignacio Walker (Menteri Luar Negeri Chile)
- Jim Sutton (Menteri Negosiasi Perdagangan Selandia Baru)
- Lim Hng Kiang (Menteri Perdagangan)

TPSEP diyakini akan memberikan keuntungan strategis kepada keempat negara dan menjadi jembatan penyambung hubungan antara Amerika Latin, Asia dan Pasifik. Selain itu TPSEP juga membantu pencapaian tujuan bersama yang ditetapkan oleh APEC dan WTO.

Butir-butir penting negosiasi TPSEP:
- Kesepakatan yang komprehensif dalam perdagangan barang, di mana lebih dari 90 persen dari total perdagangan antara keempat negara akan bersifat duty-free di dalam implementasinya;
- Fasilitasi perdagangan dimaksudkan untuk mengurangi biaya transaksi yang berhubungan dengan tindakan-tindakan pemeliharaan kesehatan, standar dan prosedur kelayakan dan pabean;
- Liberalisasi kerangka yang akan menggalakkan perdagangan dalam bidang jasa di antara keempat negara;
- Komitmen dari setiap pihak untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan dari pihak-pihak TPSEP sanggup untuk bersaing secara adil dengan supplier domestik untuk mendapatkan kontrak kerja dari pemerintah, di atas ambang batas tertentu;
- Kerjasama antara keempat negara dalam persaingan dan hak kekayaan intelektual;
- Penyediaan sebuah kerangka kerjasama di dalam bidang-bidang strategis seperti inovasi, penelitian dan pengembangan.

Trans-Pacific Partnership (TPP)
Trans-Pacific Partnership memberlakukan pemotongan tarif dan menetapkan standar yang berlaku sama bagi 12 negara yang terlibat di dalamnya. TPP merupakan hasil dari usaha selama lima tahun negosiasi yang menegangkan. Para pendukung TPP menyatakan bahwa nilai negosiasi dan kesepakatan akan mencapai miliaran dolar namun para kritisi berpendapat bahwa TPP dinegosiasikan secara rahasia dan dianggap bias bagi korporasi. Trans-Pacific Partnership akan mencakup sekitar 40% dari ekonomi dunia dan ditandatangani setelah berlangsungnya pembicaraan selama lima hari di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Ratifikasi diperlukan oleh masing-masing negara meskipun negosiasi telah berhasil dilakukan.

Fakta-fakta TPP:
- Kesepakatan perdagangan diawali oleh terbentuknya TPSEP pada tahun 2005;
- TPP mencakup 12 negara Pacific Rim yang memiliki jumlah penduduk sekitar 800 juta jiwa (40% dari jumlah penduduk seluruh dunia);
- Negosiasi-negosiasi yang berlangsung dianggap sebagai tindakan rahasia dan memihak pada korporasi-korporasi besar;
- Jepang menjadi pihak yang meraup keuntungan ekonomi paling besar, sementara bagi Amerika Serikat TPP merupakan sebuah langkah strategis yang penting;

Di dalam perkembangannya Trans-Pacific Partnership diwarnai sejumlah sengketa penting sebagai berikut:
- Industri mobil merupakan bidang lain yang menjadi fokus negosiasi yang alot dengan negara-negara yang mempertanyakan berapa besar biaya pembuatan sebuah kendaraan di dalam negara-negara TPP guna mendapatkan status duty-free;
- Sektor pertanian merupakan bidang yang diperdebatkan. Sebagai contoh, Selandia Baru menginginkan akses yang lebih luas untuk pasar-pasar di Kanada, Meksiko, Jepang, dan Amerika Serikat;
- Kanada berusaha keras untuk membatasi akses pasar domestik untuk produk ternak;
- Terkait dengan masalah pengangguran dan pemutusan hubungan kerja, Menteri Perdagangan Kanada, Ed Fast, berpendapat bahwa pihaknya tidak mengantisipasi adanya PHK. Ia menyatakan bahwa industri harus melakukan adaptasi; Fast menambahkan bahwa kesepakatan TPP adalah semacam "kesempatan sekali seumur hidup" bagi Kanada untuk membentuk keluaran dan aturan di dalam kawasan Asia Pasifik.

Butir-butir penting Kesepakatan TPP:
- Akses pasar yang komprehensif;
- Pendekatan regional terhadap komitmen;
- Jawaban terhadap tantangan-tantangan baru di dalam perdagangan;
- Perdagangan yang inklusif;
- Platform untuk integrasi regional.

Referensi:
bbc.com
archive.org
ustr.gov

2 September 2015

Periklanan dalam Kegiatan Ekonomi

Inti dari kapitalisme adalah memanfaatkan ualng untuk mendapatkan lebih banyak uang. Pada umumnya, proses ini mencakup pembelian barang modal dan bahan baku, mempekerjakan orang, produksi beberapa barang dan jasa dan, terakhir, penjualan barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan. Usaha periklanan dan penjualan termasuk ke dalam aktivitas yang mempromosikan tahap akhir proses kapitalisme, yang oleh Karl Marx disebut sebagai 'realisasi keuntungan (realization of profits)'. Usaha periklanan dan penjualan merupakan salah satu aspek kunci di dalam persaingan antarperusahaan, dan sekaligus faktor dasar bagi keseluruhan usaha untuk menyerap produksi dari ekonomi yang terikat oleh permintaan.

Dalam tahap-tahap awal perkembangan ekonomi pasar, tidak banyak pihak yang menganggap perlunya periklanan. Alasannya sederhana: karena rendahnya perkembangan ekonomi, keseluruhan permintaan akan barang dan jasa secara umum jauh melampaui kemampuan para produsen untuk memenuhi permintaan tersebut. Sehingga, cukup masuk akal kiranya bahwa ekonomi politik klasik hampir sepenuhnya mengabaikan permintaan sebagai variabel penting di dalam ekonomi. Memasuki akhir abad ke-19, pandangan yang tertuju pada persediaan ini beranjak bergeser, baik untuk teori ekonomi maupun untuk ekonomi aktual. Revolusi industri memberikan potensi untuk persediaan untuk menjawab permintaan. Penjualan barang dan jasa tidak lagi pasti. Hal demikian benar untuk perusahaan individu maupun untuk ekonomi secara keseluruhan. Pada abad ke-20, periklanan menjadi sebuah faktor yang penting di dalam operasi ekonomi pasar, semakin penting peranannya sebagai 'generalized affluence' (ekonomi yang terikat pada permintaan) menggantikan 'generalized poverty' (ekonomi yang terikat pada persediaan).

Peran periklanan di dalam ilmu ekonomi perusahaan telah menjadi salah satu topik yang lebih kontroversial di dalam teori ekonmi abad ke-20. Periklanan cenderung memiliki peran 'skisofrenik' di dalam ekonomi. Pada satu pihak, periklanan dianggap sebagai penyediaan/pemberian informasi kepada konsumen, dan maka dari itu dipandang sebagai semakin tingginya skala persaingan antarperusahaan. Pada pihak lain, informasi yang diberikan oleh periklanan dapat mengalami bias, mempengaruhi preferensi konsumen dan mengurangi 'substitutabilitas' persepsian produk-produk para pesaing, sehingga mengurangi skala persaingan.

Telser (1964) berpendapat bahwa periklanan berperan sangat penting di dalam memberikan informasi dan memperkuat kepekaan konsumen terhadap keberadaan dan ketersediaan suatu produk. Biaya pencarian dikurangi karena konsumen mendapatkan informasi tentang karakteristik dan harga produk. Periklanan yang informatif berfungsi untuk memperluas jangkauan substitsi antarproduki, sehingga meningkatkan elastisitas harga dari permintaan untuk produk-produk yang diiklankan di dalam beberapa sektor. Periklanan dapat memfasilitasi masukan (entry) oleh perusahaan-perusahaan baru, yang memanfaatkan periklanan untuk membuat produk mereka dikenal dan mencapai ekonomi skala secara lebih cepat, sehingga semakin memiliki daya saing. Nelson (1974) beranggapan bahwa konsumen dapat menggunakan skala periklanan sebagai pertanda kualitas suatu produk. Jika kita beranggapan bahwa produk berkualitas tinggi akan mengalami pengulangan pembelian lebih banyak dibandingkan produk berkualitas rendah, maka akan lebih menguntungkan bagi perusahaan untuk menginklankan produk berkualitas tinggi lebih sering daripda produk berkualitas rendah. Muatan aktual dari periklanan tidaklah relevan, menurut teori ini; periklanan memberikan pertanda kualitas kepada konsumen di dalam beberapa hal.

Referensi:
Clark, Charles, dan Eleanor Doyle. Advertising and the sales effort dalam "Encyclopedia of Political Economy", Volume 1: A-K., 1999, hal. 3-5. London: Routledge.

31 August 2015

Rekor Baru Nasional dalam Kejuaraan Dunia Atletik 2015 - PUTRI

Daftar rekor baru nasional atletik putri dalam Kejuaraan Dunia Atletik 2015 yang berlangsung di Beijing pekan lalu.

100m:
10,81 - Belanda - Dafne Schippers.
10,83 - Belanda - Dafne Schippers.
11,07 - Swiss - Mujinga Kambundji.
11,17 - Swiss - Mujinga Kambundji.
12,43 - Tanjung Verde - Lidiane Lopes.

200m:
21,63 - Belanda - Dafne Schippers. (sekaligus Rekor Eropa dan Rekor Kejuaraan Dunia).
22,07 - Britania Raya - Dina Asher-Smith.
22,64 - Swiss - Mujinga Kambudji.
22,77 - Kazakhstan - Viktoriya Zyabkina.

400m:
50,71 - Kanada - Joyce Zakary.

800m:
1:57,52 - Kanada - Melissa Bishop.

10.000m:
32:20,95 - Uganda - Juliet Chekwel.

Marathon:
2:34:43 - India - O.P. Jaisha.

100m gawang:
12,66 - Belanda - Alina Talay.
12,88 - Barbados - Kierre Beckles.

400m gawang:
56,30 - Uruguay - Deborah Rodriguez.

3.000m halang rintang:
9:27,86 - India - Lalita Babar.

4x100m relay:
41,07 - Jamaika - Campbell-Brown/Morrison/Thompson/Fraser-Pryce. (sekaligus Rekor Kejuaraan).
42,03 - Trinidad-Tobago - Baptiste/Ahye/Thomas/Hackett.
42,10 - Britania Raya - Philip/Asher-Smith/Williams/Henry.
42,60 - Kanada - Emmanuel/Hyacinthe/Fofanah/Bingham).

4x400m relay:
3:28,46 - Bahama - Clark/Amerhi/Seymour/Miller.
3:28,91 - Jepang - Aoyama/Ichikawa/Chiba/Aoki.

20km jalan cepat jalan raya:
1:33:20 - Selandia Baru - Alana Barber.

Lompat jauh:
7,07m - Britania Raya - Shara Proctor.
7,01m - Serbia - Ivana Spanovic.

Lompat jangkit:
14,78m - Israel - Hanna Knyazyeva-Minenko.

Lompat tinggi:
1,99m - Polandia - Kamila Licivinko. (menyamai rekor lama).

Lompat galah:
4,85m - Brasil - Fabiana Miller. (sekaligus Rekor Amerika Selatan).
4,70m - Swedia - Angelica Bengtsson.
4,60m - Finlandia - Minna Nikkanen.

Tolak peluru:
19,48m - Hungaria - Anita Marton.
16,85m - Kamerun - Auriol Dongmo Makemnang.

Lontar martil:
73,86m - Britania Raya - Sophie Hitchon.

Lempar lembing:
66,13m - Cina - Lu Huihui.

Saptalomba:
6516 poin - Latvia - Laura Ikauniece-Admidina.

Rekor Baru Nasional dalam Kejuaraan Dunia Atletik 2015 - PUTRA

Daftar rekor baru nasional atletik putra selama berlangsungnya kejuaraan dunia atletik 2015 di Beijing.

100m:
10,05 Pantai Gading - Ben Youssef Meite. (manyamai rekor lama)
10,10 Iran - Hassan Taftian.
10, (menyamai rekor lama)
10,31 Oman - Barakat Al-Narthi.
10,42 Maladewa - Hassan Said.
10,71 Palau - Rodman Teltulli.
12,15 Bhutan - Tashi Dendup.

200m:
19,87 Afrika Selatan - Anaso Jobodwana.
20,01 Turki - Ramil Guliyev.
20,05 Qatar - Femi Ogunode.

400m:
43,48 Afrika Selatan - Wayde van Niekerk (sekaligus Rekor Afrika).
43,93 Arab Saudi - Youssef Masrahi (sekaligus Rekor Asia).
43,93 Jamaika - Rusheen McDonald.
44,11 Republik Dominika - Luguelin Santos.
44,26 Republik Dominika - Luguelin Santos.
44,72 Belanda - Liemarvin Bonevacia.
45,25 Guyana - Winston George.
45,28 Slovenia - Luka Janezic.

800m:
1:47,70 Kosovo - Musa Hajdari.

1500m:
3:49,64 Nikaragua - Eric Rodriguez.

110m gawang:
12,98 Rusia - Sergey Subenkov.

400m gawang:
48,05 Rusia - Denis Kudryavtsev.
48,17 Bahama - Jeffery Gibson.
48,37 Bahama - Jeffery Gibson.
48,46 Turki - Yasmani Copello.
48,58 Selandia Baru - Michael Cochrane.
48,87 Aljazair - Abdelmalik Lahoulou.
48,89 Turki - Yasmani Copello.

4x100m relay:
37,92 Cina - Mo Youxue/Xie Zhenye/Su Bingtian/Zhang Peimeng. (sekaligus Rekor Asia).
38,01 Antigua-Barbuda - Chavanaugh Walsh/Daniel Bailey/Jared Jarvis/Miguel Francis.

4x400m relay:
2:58,20 Trinidad-Tobago - Renny Quow/Lalonde Gordon/Deon Lendore/Machel Cedenlo.
2:59,28 Belgia - Dylan Borlee/Jonathan Borlee/Antoine Gillet/Kevin Borlee.
2:59,95 Botswana - Onkabelse Nkobdo/Nijel Amos/Leaname Maotoanong/Isaac Makwala.
3:00,15 Republik Dominika - Gustavo Cuesta/Yon Soriano/Juander Santos/Luguelin Santos.
3:01,26 Republik Irlandia - Brian Gregan/Brian Murphy/Thomas Barr/Mark English.

20km jalan cepat jalan raya:
1:19:57 Kanada - Benjamin Thorne.
1:21:43 Afrika Selatan - Lebogang Shange.

50km jalan cepat jalan raya:
3:46:00 Ekuador - Andres Cnocho.

Lompat jangkit:
18,21m Amerika Serikat - Christian Taylor. (sekaligus Rekor Amerika Utara dan Karibia).

Lompat tinggi:
2,29m Syria - Majededdin Ghazal.

Lompat galah:
5,70m Slovenia - Robert Renner.
5,70m Kroasia - Ivan Horvat.

Tolak peluru:
21,69m Jamaika - O'Dayne Richards. (menyamai rekor lama).
21,58m Selandia Baru - Tomas Walsh. (sekaligus Rekor Oceania).
19,87m Luksemburg - Bob Bertemes.

Lempar cakram:
66,90m Belgia - Philip Milanov.

Lempar lembing:
92,72m Kenya - Julius Yego. (sekaligus Rekor Afrika).
83,32m Argentina - Braian Toledo.

Dasalomba:
9045poin Amerika Serikat - Ashton Eaton. (sekaligus Rekor Dunia).
8495poin Kanada - Damian Warner.
8461poin Aljazair - Larbi Baraada.
8302poin Grenada - Kurt Felix.


18 August 2015

Enterpreneurial Government

Menurut Osborne dan Gaebler (1996), terdapat sepuluh prinsip pemerintahan bergaya wirausaha (enterpreneurial government), yaitu:
1. Pemerintah menjadi katalis yang mengarahkan masyarakat dan memusatkan perannya pada penyusunan kebijakan dan undang-undang;
2. Pemerintah menjadi milik masyarakat ditandai oleh pengalihan wewenang kendali ke tangan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat;
3. Pemerintah memiliki sifat yang kompetitif dengan lebih menampung persaingan para penyedia pelayanan, tidak melakukan monopoli urusan publik;
4. Pemerintah bergerak atas dasar misi dengan melakukan deregulasi internal, pengurangan peraturan internal, dan penyederhanaan sistem administrasi;
5. Pemerintah mengutamakan hasil, mengukur kinerja organisasi publik, menetapkan target, dan memberikan imbalan kepada pemenuhan dan/atau pelampauan target;
6. Pemerintah mengutamakan pelanggan;
7. Pemerintah mengutamakan energi yang dapat mengembalikan investasi;
8. Pemerintah memiliki antisipasi yang baik dengan menetapkan wawasan masa depan dan mencegah masalah;
9. Pemerintah mengusahakan desentralisasi dengan mengubah birokrasi hirarkis menjadi tim kerja;
10. Pemerintah mengutamakan pasar.

Menurut Osborne dan Plastrik (2000), terdapat lima strategi pemerintahan bergaya wirausaha (enterpreneurship government), yaitu:
1. Strategi inti dengan menentukan tujuan dan fungsi pemerintah, memperjelas peran pemerintahan;
2. Strategi konsekuensi dengan mengembangkan sistem insentif yang merupakan jawaban/respon untuk kinerja yang dihasilkan;
3. Strategi pelanggan dengan mengutamakan pelaksanaan tanggung jawab (akuntabilitas) organisasi melalui pendekatan pilihan kepada pelanggan, pilihan persaingan, dan pemastian mutu pelanggan;
4. Strategi pengendalian dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan organisasi, pemberdayaan pegawai, dan pemberdayaan masyarakat;
5. Strategi budaya melalui pendekatan pembentukan budaya, kebiasaan, perasaan, dan pikiran organisasi.

14 August 2015

Reshuffle

Dalam dua pekan belakangan masyarakat Indonesia didekatkan dengan istilah 'reshuffle' yang di dalam perwujudan tindakannya ditunjukkan dengan 'penggantian anggota kabinet pemerintahan (menteri) oleh presiden'. Istilah yang penggunaannya secara langsung di Indonesia bersumber dari bahasa Inggris ini ternyata lebih dipilih oleh media massa daripada istilah padanan lainnya, atau terlebih dalam arti bahasa Indonesia. Berikut ini adalan sedikit penjelasan tentang 'reshuffle' oleh beberapa kamus istilah bahasa Inggris.

Menurut Thesaurus, kata reshuffle termasuk ke dalam jenis kata kerja (verb) yang berarti mereorganisasi atau membentuk kembali. Padanan kata (sinonim) dari 'reshuffle' antara lain copy (menyalin), fix (memperbaiki), recondition (menkondisikan ulang), reorganize (mereorganisasi), overhaul (membongkar).

Berdasarkan penjelasan dari Dictionary, 'reshuffle' terbentuk oleh kata dasar 'shuffle' dan awalan 're-'. Sebagai kata dasar 'shuffle' berasal dari istilah Low German, yaitu 'schuffeln' yang berarti 'berjalan dengan cara menggeser telapak kaki pada lantai; berjalan tanpa mengangkat kaki'. Istilah 'schuffeln' dikenal sejak tahun 1525.

Oxford Dictionaries menempatkan istilah 'reshuffle' sebagai kata kerja (verb) sekaligus kata benda (noun). Kedudukan 'reshuffle' sebagai kata kerja berarti 'mengganti silang kedudukan/jabatan (dari anggota kelompok, khususnya pemerintahan). Sedangkan 'reshuffle' sebagai kata benda berarti 'tindakan menata-ulang atau melakukan reorganisasi'. Lebih lanjut, Oxford Advanced Learner's Dictionary mendefinisikan 'reshuffle' sebagai 1) mengubah tugas-tugas yang dilakukan oleh sekelompok orang, khususnya dalam pemerintahan, dan 2) suatu perubahan tugas/pekerjaan dari sekelompok orang, semisal jajaran/aparat pemerintahan.

Merriam-Webster mengartikan kata kerja 'reshuffle' sebagai 1) mengaduk/mencampur ulang kartu, dan 2) mengubah cara penyusunan atau pengorganisasian bagian-bagian dari suatu hal (termasuk pendistribusian elemen-elemen yang telah ada sebelumnya). Istilah 'reshuffle' menurut definisi ini mulai dipergunakan sejak tahun 1830.

13 August 2015

Dirgahayu Proklamasi Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia

Republik Indonesia memasuki usia 70 tahun sebagai sebuah negara yang diakui kedaulatan dan kemerdekaannya. Terlepas dari versi apa, mana, dan siapa tentang prosesi pembentukan negara, pada kenyataannya Indonesia telah membuktikan sebagai negara yang memiliki wilayah, pemerintahan, bahasa, lagu kebangsaan, lambang, bendera, konstitusi, dan penduduk sendiri. Indonesia memenuhi syarat-syarat untuk menjadi sebuah negara.

Indonesia memiliki wilayah yang sangat menjamin kelangsungan hidup penduduk yang menghuninya. Sangat banyak kelebihan yang dimiliki oleh Indonesia, dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia. Maka dari itu warga negara Indonesia tidak perlu merasa berkecil hati atas keberadaannya sebagai salah satu kelompok manusia yang hidup di planet Bumi.

Indonesia terbentuk oleh banyak kelompok budaya, masyarakat, dan wilayah. Dengan demikian jatidirinyapun bermacam-macam. Indonesia berbeda dari sejumlah negara lain, yang terbentuk oleh satu budaya atau bangsa.

Secara logika akan sulit bagi Indonesia untuk menyatukan keinginan antarbudaya. Namun sejauh perjalanan negara ini telah membuktikan bahwa Indonesia tetap bersatu. Alam bawah sadar masyarakat Indonesia seperti mengatakan bahwa persatuan adalah modal dasar bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di sana sini, semenjak pernyataan kemerdekaan tahun 1945, telah sering terjadi perselisihan. Akan tetapi hingga kini Indonesia tetap mempertahankan keberadaannya.

Kiranya dari lubuk hati terdalam warga negara Indonesia telah membuat suatu pilihan, bahwa Indonesia adalah tempat yang terindah untuk menjalani kehidupan.

Kita ucapkan terima kasih kepada yang Maha Kuasa atas terpilihnya kita untuk dilahirkan di bumi Indonesia.

Dirgahayu Indonesiaku. Tan hana dharma mangrwa.

(1945-2015)

Terbentuknya Gunung Es (Iceberg)

Meskipun gunung es (iceberg) mengapung di permukaan air laut yang mengandung garam, namun ternyata gunung es tersusun oleh air tawar. Gunung es adalah bongkahan es berukuran sangat besar yang terjadi karena pecahan beting es atau gletser yang saat mencapai laut.

Terbentuknya gunung es bermula pada saat bagian gletser atau beting es terdorong menuju ke arah laut. Gletser terpecah karena adanya kejadian yang dinamakan sebagai 'stress fractures'. Proses terjadinya gunung es sering disebut dengan 'calving'.

Gunung es pada umumnya memiliki dua warna, biru dan putih. Es gletser nampak berwarna biru karena es murni menyerap warna-warna selain biru secara lebih cepat. Sementara itu warna putih disebabkan oleh gelembung udara yang terperangkap du dalam lapisan-lapisan salju.

Referensi: aquatic.uoguelph.ca, diakses tanggal 13 Agustus 2015.

15 July 2015

Indeks Daya Saing Perjalanan dan Pariwisata

Indeks daya saing bidang perjalanan dan pariwisata (Travel & Tourism Competitiveness, TTCI) merupakan sebuah dokumen laporan yang diterbitkan oleh World Economic Forum (WEF) sejak tahun 2007, dan dalam perkembangannya terbit dua tahun sekali. TTCI adalah mekanisme pengukuran daya saing suatu negara di dalam bidang perjalanan dan pariwisata berdasarkan faktor dan kebijakan yang mempengaruhi kegiatan perjalanan dan pariwisata.

TTCI edisi tahun 2015 memuat 4 subindeks, 14 pilar, dan 90 faktor. Berdasarkan penilaian dari tim WEF, lima besar peringkat TTCI 2015 diduduki oleh Spanyol dengan poin indeks 5,31, Prancis (5,24), Jerman (5,22), Amerika Serikat (5,12), dan Britania Raya (5,12).

TTCI 2015 untuk kawasan Asia Tenggara

Kawasan Asia Tenggara mengalami perkembangan pesat di dalam kegiatan kunjungan perjalanan dan pariwisata, dengan ditunjukkan oleh naiknya angka kedatangan internasional (international arrivals). Berbekal harga yang bersaing dan modal alami (natural capital), Asia Tenggara dianggap mampu bersaing dengan kawasan lain. Mendukung penggalakan bidang pariwisata dan perjalanan regional tersebut, negara-negara Asia Tenggara memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warganya. Menurut laporan dari United Nations World Tourism Organization (2014), kebijakan bebas visa Asia Tenggara menghasilkan angka perjalanan dan pariwisata hingga 10 juta pengunjung.

Indonesia sebagai salah satu tujuan perjalanan dan pariwisata menempati peringkat 50 dunia dari 141 negara yang terdaftar dengan poin indeks 4,04. Untuk kawasan Asia Indonesia menempati peringkat 10, sedangkan untuk kawasan Asia Tenggara Indonesia berada pada posisi keempat di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Peringkat TTCI 2015 Asia Tenggara
*angka di dalam kurung adalah peringkat dunia.

4,86 Singapura (11)
4,41 Malaysia (25)
4,26 Thailand (35)
4,04 Indonesia (50)
3,63 Filipina (74)
3,60 Vietnam (75)
3,32 Laos (97)
3,24 Kamboja (105)
2,75 Myanmar (134)

Referensi: wef.org

13 July 2015

Athletics at Universiade 2015 - Women's Field Competition Results

High jump (in meters):
1.84 LTU Airine Palsyte - gold
1.80 USA Elizabeth Boyer - silver
1.80 LAT Madara Onuzane - silver
1.80 AUS Nicola McDermott
1.80 MNE Marija Vukovic
1.80 NOR Katarina Moegenburg
1.80 RUS Katerina Fedotova
1.75 NZL Elizabeth Lamb
1.75 NZL Keeley O'Hagan
1.75 EST Teele Palumaa

Pole vault (in meters):
4.45 CHN Li Ling - gold
4.40 NZL Eliza McCartney - silver
4.40 BEL Chole Henry - bronze
4.35 RUS Olga Mulina
4.35 RUS Tatiana Shvydkina
4.25 CZE Romana Malacova
4.25 GER Anna Felzmann

Long jump (in meters):
6.79 RUS Iuliia Pidluzhnaia - gold
6.57 POL Anna Jagaciak-Michalska - silver
6.55 AUS Naa Adjeley Anang - bronze
6.52 CYP Nektaria Panayi
6.42 USA Nataliyah Friar
6.33 FIN Sanna Sofia Nygaard

Triple jump (in meters):
14.60 RUS Ekaterina Koneva - gold
13.86 GER Jenny Elbe - silver
13.81 POL Anna Jagaciak-Michalska - bronze
13.75 CHN Wang Wu Pin
13.56 LAT Madara Apine

Shot put (in meters):
18.00 GER Lena Urbaniak - gold
17.94 POL Paulina Guba - silver
17.27 CAN Brittany Crew - bronze
16.80 RUS Vera Kunova
16.43 RUS Irina Kirichenko
15.76 IND Manpreet Kaur

Discus throw (in meters):
59.37 RUS Yulia Maltseva - gold
58.83 GER Marike Steinacker - silver
58.22 ITA Stefania Strumillo - bronze
57.75 THA Subenrat Insaeng
55.58 USA Valarie Allman
54.80 TPE Li Tsai Yi

Hammer throw (in meters):
70.67 AZE Hanna Skydan - gold
69.69 POL Joanna Fiodorow - silver
67.54 NZL Julia Ratcliffe - bronze
67.11 CHN Luo Na
66.64 CZE Tereza Kralova
64.93 EST Kati Ojaloo
63.34 AUS Lara Nielsen

Javelin throw (in meters):
60.45 BLR Tatsiana Khaladovich - gold
60.26 LAT Lina Muze - silver
59.89 CZE Irena Sediva - bronze
58.34 SWE Anna Wessman
55.63 CHN Duo Xiao Wei
55.00 NZL Victoria Peeters

Men's results HERE

Athletics at Universiade 2015 - Men's Field Competition Results

MEN'S EVENTS

High jump (in meters):
2.31 RUS Daniil Tsyplakov - gold
2.28 SVK Matus Bubenik - silver
2.28 TPE Hsiang Chun Hsien - bronze
2.24 LTU Raivydas Stanys
2.24 KOR Woo Sang Hyeok
2.20 POL Sylwester Bednarek
2.20 SVK Lukas Beer
2.20 KOR Yun Seung Hyun
2.15 RUS Dmitrii Semenov
2.15 FRA Florian Labourel
2.15 NOR Ivan Kristoffer Nilsen
2.10 CHN Gao Wo Qi
2.10 RSA Mpo Benjamin Links

Pole vault (in meters):
5.50 KAZ Nikita Filippov - gold
5.50 RUS Ilia Mudrov - silver
5.50 POL Robert Sobera - bronze
5.40 FRA Noel Ost
5.30 KOR Han Du Hyeon
5.30 KOR Jin Min Sub
5.30 GER Daniel Clemens
5.30 FRA Alexandre Feger
5.15 KAZ Sergey Grigoryev
5.15 USA Michael Woepse

Long jump (in meters):
8.29 RUS Pavel Shalin - gold
8.13 RUS Vasilii Kopeikin - silver
7.98 RS Rudolph Pienaar - bronze
7.89 HKG Chan Ming Tai
7.83 TPE Ted Hooper
7.83 BEL Cedric Nolf
7.77 JPN Yasuhiro Moro
7.72 TPE Lin Hung Min
7.68 KOR Joo Eun Jae
7.61 IRL Adam McMullen
7.53 POR Bruno Filipe Leite Da Costa
7.31 EST Henrik Kutberg

Triple Jump (in meters):
17.29 RUS Dmitrii Sorokin - gold
16.76 BUR Hugues Zango - silver
16.76 CHN Xu Xiao Long - bronze
16.59 MAS Muhammad Ismail
16.35 RUS Alexey Fedorov
16.22 MEX Alberto Alvarez Munoz
16.10 ROU Adrian Adel Daianu
16.07 USA Matthew O'Neal
15.87 IND Mohammed Sharfudeen Nizamuddin
15.86 RSA Rudolph Pienaar
15.74 VEN Roy Mario Martinez Aristimuno

Shot put (in meters):
20.27 IND Inderjeet Singh - gold
19.92 ROU Andrei Marius Gag - silver
19.84 RUS Alexander Bulanov - bronze
19.48 BLR Mikhail Abramchuk
19.24 IND Tanjiderpal Toor
19.20 RSA Jacob Engelbrecht
18.66 LTU Sarunas Banevicius
18.43 CHN Guo Yan Xiang
18.43 RUS Konstantin Liadusov
18.40 USA Braheme Days
17.29 ARG Nicolas Martina
17.06 POR Pereira Boavida Belo
16.66 DEN Kenneth Hudlebusch Mertz
16.28 CAN Mathieu Marcoccia
16.17 KOR Lee Hyung Geun
12.58 LIB Charbel Saad

Discus throw (in meters):
64.15 BEL Philip Milanov - gold
62.58 AUS Matthew Denny - silver
62.54 LTU Andrius Gudzius - bronze
60.10 JAM Chad Wright
59.70 ITA Federico Apolloni
58.61 HUN Janos Huszak
57.31 RSA Russel Tucker
56.20 RUS Mikhail Dvornikov
54.59 NZL Marshal Hall
54.21 RUS Magomedsalam Magomedov
53.83 SLO Tadej Hribar
53.79 MAS Muhammad Irfan Shamshuddin
52.40 POR Pereira Boavida Belo

Hammer throw (in meters):
80.05 POL Pawel Fajdek - gold
75.75 BLR Pavel Bareisha - silver
74.68 BLR Siarhei Kalamoyets - bronze
73.65 ROU Sherghei Marghiev
73.65 RUS Denis Lukyanov
71.47 NOR Eivind Henriksen
70.85 RUS Anatoli Pozdniakov
70.58 ITA Simone Falloni
69.07 SVK Tomas Kruzliak
68.91 CYP Konstantinos Stathelakos
66.31 SWE Mattias Lindberg
64.28 RSA Renaldo Frechou
63.84 CHN Qi Da Kai
63.48 MAS Jackie Cheer Wong Siew
62.73 USA Alec Faldermeyer
61.78 KOR Park Young Sic
61.04 DEN Taj Murmann
52.23 QAT Saleem Fadel

Javelin throw (in meters):
81.71 EST Tanel Laanmae - gold
81.27 TPE Huang Shih Feng - silver
79.37 LAT Zigismunds Sirmais - bronze
79.35 TPE Cheng Chao Tsun
78.96 SRB Vedran Samac
78.96 POL Hubert Chmielak
77.72 FIN Sami Markus Peltomaeki
76.65 EST Magnus Kirt
75.37 BIH Dejan Mileusnic
74.39 NZL Benjamin Langton Burnell
74.30 UKR Oleksandr Nychyporchuk
73.77 SWE Jiannis Smalios

Women's results HERE

10 July 2015

Perundingan dan Perjanjian Semasa Dua Perang Besar

1902 Anglo-Japanese Treaty
Anglo-Japanese Treaty adalah perjanjian kerjasama militer antara Inggris dan Jepang yang ditandatangani pada tanggal 30 Januari 1902. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa jika salah satu pihak (Inggris atau Jepang) mendapatkan serangan dari negara lain, maka salah satu pihak akan bersikap netral.

1902 South African Peace Agreement
South African Peace Agreement berlangsung pada tanggal 31 Mei 1902 antara Boers dan Inggris. Perjanjian yang juga dikenal sebagai Peace of Vereeniging tersebut menandai berakhirnya Perang Boer  yang telah berlangsung sejak tahun 1900 antara Britania Raya, Boers of Transvaal (Afrika Selatan), dan Orange Free State.

1905 Russo-Japanese Treaty of Portsmouth
Russo-Japanese Treaty of Portsmouth antara Rusia dan Jepang menandai berakhirnya perang antara kedua negara yang secara definitif dimenangkan oleh pihak Jepang. Perjanjian Portsmouth tersebut dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat, Theodore Roosevelt.

1907 Peace Conference at the Hague
Peace Conference at the Hague (Den Haag), Belanda, dilakukan atas prakarsa Presiden Amerika Serikat, Theodore Roosevelt. Konferensi tersebut dihadiri oleh para pemimpin negara besar dengan topik utama mengusahakan kesepakatan tentang pembatasan distribusi senjata.

1907 Gentlemen's Agreement
Gentlement's Agreement adalah perjanjian yang melibatkan Jepang dan Amerika Serikat. Pihak Jepang setuju untuk mengeluarkan paspor para buruh/pekerja yang berkeinginan untuk migrasi ke Amerika Serikat.  Sebaliknya, Amerika Serikat setuju untuk secara formal tidak membatasi imigrasi warga negara Jepang.

1918 Treaty of Brest-Litovsk
Treaty of Brest-Litovsk adalah sebuah perjanjian antara Kekuatan Sentral (Central Powers) dan Pemerintah Soviet di Rusia.

1918 Gencatan Senjata di Eropa
Pada tanggal 11 November gencatan senjata ditandangani bersama di Eropa dan menandai berakhirnya Perang Dunia I di kawasan Eropa.

1919 Versailles Peace Conference
Versailles Peace Conference berlangsung pada tanggal 29 Juni 1919. Isi dari konferensi perdamaian tersebut ialah usaha untuk mengakhiri Perang Dunia I.

1921 Washington Naval Conference
Washington Naval Conference adalah sebuah konferensi yang diikuti oleh Amerika Serikat, Britania Raya, Jepang, Prancis, dan Italia. Konferensi tersebut bertujuan untuk membatasi jumlah dan ukuran armada angkatan laut masing-masing pihak yang ikut di dalam konferensi.

1928 Kellogg-Brand Pact
Kellogg-Brand Pact adalah sebuah perundingan yang menjadi dasar hubungan bilateral antara Prancis dan Amerika Serikat. Hubungan tersebut kemudian berkembang hingga melibatkan 62 negara. Tujuan dari Kellogg-Brand Pact adalah untuk menghentikan perang.

1930 London Naval Accord
London Naval Accord adalah perjanjian kerjasama antara Amerika Serikat, Britania Raya, dan Jepang, dengan tujuan untuk membatasi jumlah armada besar negara masing-masing.

1935 Government of India Act
Government of India Act merupakan sebuah undang-undang yang dikeluarkan oleh parlemen Inggris yang mengatur bahwa Burma dan Aden adalah wilayah yang terpisah dari India, sementara India dan Burma mendapatkan wewenang yang lebih luas untuk mengatur sendiri pemerintahan masing-masing.

1936 Treaty between Egypt and Great Britain
Sebuah perjanjian antara Mesir dan Britania Raya yang menyatakan bahwa Britania Raya harus menarik pasukannya dari wilayah Mesir. Jumlah pasukan yang diperbolehkan berada di Mesir adalah tidak lebih dari 10.000 orang.

1938 Munich Agreement
Munich Agreement adalah perundingan antara para pemimpin Britania Raya dan Prancis dengan Hitler dan Mussolini di kota Munich pada bulan September. Dalam perundingan tersebut semua pihak meluluskan keinginan Hitler untuk mengklaim Sudetenland (Ceklosovakia) sebagai wilayah Jerman.

1939 Pact of Steel
Pact of Steel adalah pakta yang ditandatangani oleh Italia dan Jerman yang isinya adalah kesepakatan antara kedua pihak untuk saling membantu di dalam peperangan.

1939 The White Paper
The White Paper adalah sebuah ketentuan yang menyatakan bahwa karena Deklarasi Balfour hanya menuntut pembentukan perkampungan Yahudi di Palestina, dan karena terdapat lebih dari 450.000 orang Yahudi di Palestina, maka Inggris telah memenuhi tanggung jawabnya dan bahwa kemerdekaan harus diberikan dalam kurun waktu 10 tahun.

1939 Soviet-German Non-Aggression Pact
Soviet-German Non-Aggression Pact adalah sebuah perjanjian yang ditandatangani oleh Jerman Nazi dan Uni Soviet yang menyatakan bahwa antara kedua pihak tidak akan terjadi tindakan agresi.

1943 Casablanca Conference
Casablanca Conference adalah sebuah konferensi yang berlangsung pada tanggal 14-24 Januari di Casablanca, Maroko, yang saat itu dikuasai oleh Prancis. Konferensi tersebut dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat F. D. Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill, bersama pejabat masing-masing negara.

1943 Quebec Conference
Quebec Conference adalah sebuah konferensi yang berlangsung di Quebec, Kanada. Dalam konferensi tersebut Winston Churchill dan F. D. Roosevelt membahas rencana pendaratan di Italia serta rencana konferensi tingkat tinggi dengan Joseph Stalin.

1943 Tehran Conference
Tehran Conference yang berlangsung di Tehran, Iran, merupakan sebuah konferensi tiga pihak (three-way conference) antara Winston Churchill, F. D. Roosevelt, dan Joseph Stalin.

1945 Yalta Conference
Yalta Conference adalah konferensi yang berlangsung di Yalta, daerah Uni Soviet bagian selatan, antara F. D. Roosevelt, Winston Churchill, dan Joseph Stalin. Agenda konferensi tertuju pada pernyataan perang Uni Soviet terhadap Jepang dan dunia setelah perang berakhir.

1945 San Francisco Conference
San Francisco Conference adalah konferensi yang berlangsung pada tanggal 25 April 1945 antara perwakilan empat negara besar (Allied Big Four), yaitu Amerika Serikat, Britania Raya, Cina, dan Uni Soviet) dengan tujuan membentuk United Nations (Perserikatan Bangsa Bangsa).
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.