Pages

14 September 2013

Kendaraan Militer Jerman Dalam Perang Dunia II

Posting kali ini memperkenalkan sejumlah kendaraan tempur/militer yang dipergunakan oleh angkatan bersenjata Jerman selama berlangsungnya Perang Dunia II. 

Sepanjang tahun 1934 pihak angkatan bersenjata Jerman berusaha keras melengkapi diri dengan kendaraan tempur standar untuk mendukung kinerja Angkatan Darat (Wehrmacht). Program motorisasi baru untuk angkatan bersenjata menitikberatkan pada desain kendaraan bukan hanya pada teknis melainkan juga pada operasionalisasinya.

KFATHARZEUG 2 (STOEWER 40)

Kfz terbagi ke dalam tiga kelas:
- Kelas 1-10 : 1.Pkw (leichter Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran ringan berpenumpang).
- Kelas 11-20 : m.Pkw (mittlerer Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran sedang berpenumpang)
- Kelas 21-30: s.Pkw (schwerer Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran berat berpenumpang)

Kraftahrzeug 2 dibuat pada tahun 1936. Desain body standarnya berasal dari komponen-komponen mesin yang dibuat oleh lebih dari satu pabrik. Kfz 2 (Stower 40) adalah sebuah desain 4x4 dan sering dipergunakan sebagai kendaraan radio.

Spesifikasi Kfz 2 (Stoewer 40)
Dimensi: panjang 3,58 m; lebar 1,57 m; tinggi 1,78 m; jarak antarsumbu roda 2,24 m.
Berat: 1815 kg.
Sumber tenaga: bensin; satu mesin Stoewer AW2 atau R180W 4-silinder yang menghasilkan power 50 bhp (37,3 kW).
Transmisi: 5 gir ke depan, 1 gir ke belakang.
Ukuran ban: 5,50 x 18 (metrik).

VOLKSWAGEN KUEBEL

Merupakan kendaraan berbentuk Jeep dan salah satu kendaraan militer paling terkenal dalam Perang Dunia II. Kendaraan ini dirancang pada tahun 1933 oleh Dr Porsche (Auto Union) dan Werlin (Mercedes-Benz). 

Volkswagen Kuebel memiliki desain yang ringan dan sederhana, dibuat dengan biaya serendah mungkin, dan memiliki layout yang sangat mirip dengan Jeep. Volkswagen Kuebel sangat sesuai dengan operasi militer di daerah gurun, misalnya pada saat berlangsung operasi di wilayah Uni Soviet.

Spesifikasi Volkswagen Kuebel
Dimensi: panjang 3,73 m; lebar 1,60 m; tinggi 1,35 m; jarak antarsumbu roda 2,39 m.
Berat: 535 kg.
Sumber tenaga: bensin; Volkswagen Typ 1 4 silinder HIAR 998-cc (sejak Maret 1943 diganti Volkswagen 4-silinder 1131-cc yang menghasilkan power 25 bhp (18,6 kW)).
Transmisi: limited-slip differential dengan 4 gir ke depan dan 1 gir ke belakang, overdrive pada gir keempat.
Ukuran ban: 5,25 x 16.

KRAFTFAHRZEUG 11(AUTO-UNION/HORCH TYP 830)

Auto-Union/Horch Typ 830 adalah salah satu dari sekian banyak kendaraan komersial yang memiliki sasis sesuai dengan body kendaraan militer era 1920an-1930an. Kendaraan V-8 ini memiliki kapasitas 3, 3.2 dan 3.5 liter. Kraftfahrzeug 11 dapat berfungsi sebagai kendaraan komunikasi/radio dengan dua tempat duduk. Horch menjadi produsen Kf1 antara tahun 1937 dan 1940, setelah itu produksi diambilalih oleh Opel.

Spesifikasi Kraftfahrzeug 11 (Auto-Union/Horch Typ 830)
Dimensi: panjang 4,80 m; lebar 1,80 m; tinggi 1,85 m; jarak antarsumbu roda 3,20 m.
Berat: 990 kg.
Sumber tenaga: bensin; Horch V-8 2,98-liter yang menghasilkan power 70 bhp (52,2 kW).
Transmisi: ZF Alphon, empat gir ke depan, satu gir ke belakang.
Ukuran ban: 6,0 x 18 (metrik).

DAIMLER-BENZ G5

Daimler-Benz G5 adalah kelanjutan dari seri sebelumnya yaitu G1 (1926-1928) dan G4 (1933-1934). Kendaraan ini sering ditumpangi oleh para pejabat tinggi tentara Jerman dan tidak lazim dipergunakan sebagai kendaraan tempur. Performa cross-country Daimer-Benz G5 tidak terlalu buruk karena ukurannya terlalu besar, bobotnya terlalu berat dan harganya terlalu mahal. 

Spesifikasi Daimler-Benz G5
Dimensi: panjang 4,52 m; lebar 1,70 m; tinggi 1,80 m; jarak antarsumbu roda 2,79 m.
Berat: 1630 kg.
Sumber tenaga: bensin; Mercedes-Benz 6-silinder yang menghasilkan power 90 hp (67 kW).
Transmisi: lima gir ke depan, satu gir ke belakang.
Ukuran ban: 5,50 x 18 (metrik).

sIG 33 AUF GESCHUETZWAGEN

Batalion infanteri Jerman memiliki sebuah komplemen artileri kecil yang terdiri atas empat howitzers ringan 7,5-cm dan dua howitzer infanteri 15-cm untuk pendukung persenjataan lokal. Howitzer 15-cm dikenal dengan nama schwere Infantrie Geschuetz 33 (sIG 33, atau senjata infantri berat) yang memiliki daya serang yang mematikan. Produksi pertama sIG 33 digunakan saat tentara Jerman mengadakan operasi ke wilayah negara Prancis pada bulan Mei 1940. 

Jenis kendaraan sIG 33 yang paling sukses adalah Bison dan SdKfz 138/1. Jerman memproduksi lebih dari 370 unit kendaraan hingga tahun 1944.

Spesifikasi SdKfz 138/1
Dimensi: panjang 4,835 m; lebar 2,15 m; tinggi 2,4 m.
Berat: 11500 kg.
Sumber tenaga: bensin; Praga 5-silinder yang menghasilkan power 150 bhp (111,9 kW).
Tipe: self-propelled infantry-support howitzer.
Jumlah kru: 4 orang.
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 35 km/jam; jarak tempuh maksimal 185 km; fording 0,914 m.
Senjata: satu unit howitzer 15-cm.

WESPE

SdKfz 124 Wespe, demikian nama salah satu tipe Wespe milik tentara Jerman, adalah kendaraan angkut yang dilengkapi dengan howitzer 105-mm dengan sasis tank ringan PzKpfw II. Pertama kali digunakan pada tahun 1942 dan memiliki daya tampung penumpang/kru lima orang.

Spesifikasi Wespe
Dimensi: panjang 4,8 m; lebar 2,28 m; tinggi 2,3 m.
Berat: 11000 kg
Sumber tenaga: bensin; Maybach 6-silinder yang menghasilkan power 140 bhp (104,4 kW).
Tipe: self-propelled field howitzer.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 40 km/jam; jarak tempuh 220 km; fording 0,8 m.
Senjata: howitzer 105-mm dan senapan mesin MG34 7,92-mm.

HUMMEL

Nama lain dari Hummel ini adalah "bumble bee". Merupakan hibrid dari gabungan komponen tank PzKpfw III dan PzKpfw IV yang menghasilkan sebuah kendaraan jenis baru bernama Geschuetzwagen III/IV. Produksi gabungan pertama dilakukan pada tahun 1941 dengan mempergunakan suspensi PzKpfw IV yang ukurannya diperpanjang. Hingga perang berakhir Hummel masih tetap diproduksi. 

Spesifikasi Hummel
Dimensi: panjang 7,17 m; lebar 2,87 m; tinggi 2,81 m.
Berat: 24000 kg.
Sumber tenaga: bensin; Maybach V-12 yang menghasilkan power 265 hp (197,6 kW).
Tipe: self-propelled howitzer.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 42 km/jam; jarak tempuh 215 km; fording 0,99 m.
Senjata: howitzer 15-cm dan senapan mesin 7,92-mm.

HEUSCHRECKE IVB (THE WAFFENTRAGER)

Kendaraan ini diproduksi pada tahun 1942 dan merupakan konversi dari tank PzKpfw IV dengan senjata howitzer medan ringan 10,5-cm yang terpasang di bagian depan. Heuschrecke IVB merupakan salah satu kendaraan eksperimen yang berfungsi untuk mendukung operasi artileri menuju ke sasaran tembak.

Spesifikasi Heuschrecke IVB
Dimensi: panjang 5,90 m; lebar 2,87 m; tinggi 2,25 m.
Berat: 17000 kg.
Sumber tenaga: bensin; Maybach yang menghasilkan power 188 bhp (140,2 kW).
Tipe: self-propelled howitzer carrier.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 45 km/jam; jarak tempuh 250 km.
Senjata: howitzer 10,5-cm.

KARL SERIES

Karl series merupakan senjata artileri terbesar yang pernah diproduksi. Terdapat dua versi Karl, yakni Moerser Geraet 040 60-cm dan Moerser Geraet 041 54-cm. Tujuan utama dibuatnya Karl howitzer ialah untuk menggempur benteng Meginot Line, namun akhirnya dialihkan operasinya ke Sevastopol dan kemudian Warszawa pada tahun 1944. Howitzer ini menembakan proyektil anti-beton yang hanya meledak jika telah menembus target yang ditujunya.

Spesifikasi Karl series (Moerser Geraet 041)
Dimensi: panjang barel (magasin peluru) 6,24 m; panjang kendaraan angkut 11,15 m; trek 2,64 m.
Berat: 124000 kg.
Sumber tenaga: bensin; mesin V-12 yang menghasilkan power 1200 hp (894,8 kW).
Tipe: self-propelled siege howitzer.
Senjata: howitzer/mortar 54-cm.

.... bersambung....

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.