Pages

14 September 2013

Kendaraan Militer Jerman Dalam Perang Dunia II

Posting kali ini memperkenalkan sejumlah kendaraan tempur/militer yang dipergunakan oleh angkatan bersenjata Jerman selama berlangsungnya Perang Dunia II. 

Sepanjang tahun 1934 pihak angkatan bersenjata Jerman berusaha keras melengkapi diri dengan kendaraan tempur standar untuk mendukung kinerja Angkatan Darat (Wehrmacht). Program motorisasi baru untuk angkatan bersenjata menitikberatkan pada desain kendaraan bukan hanya pada teknis melainkan juga pada operasionalisasinya.

KFATHARZEUG 2 (STOEWER 40)

Kfz terbagi ke dalam tiga kelas:
- Kelas 1-10 : 1.Pkw (leichter Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran ringan berpenumpang).
- Kelas 11-20 : m.Pkw (mittlerer Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran sedang berpenumpang)
- Kelas 21-30: s.Pkw (schwerer Personenkraftwagen, atau kendaraan ukuran berat berpenumpang)

Kraftahrzeug 2 dibuat pada tahun 1936. Desain body standarnya berasal dari komponen-komponen mesin yang dibuat oleh lebih dari satu pabrik. Kfz 2 (Stower 40) adalah sebuah desain 4x4 dan sering dipergunakan sebagai kendaraan radio.

Spesifikasi Kfz 2 (Stoewer 40)
Dimensi: panjang 3,58 m; lebar 1,57 m; tinggi 1,78 m; jarak antarsumbu roda 2,24 m.
Berat: 1815 kg.
Sumber tenaga: bensin; satu mesin Stoewer AW2 atau R180W 4-silinder yang menghasilkan power 50 bhp (37,3 kW).
Transmisi: 5 gir ke depan, 1 gir ke belakang.
Ukuran ban: 5,50 x 18 (metrik).

VOLKSWAGEN KUEBEL

Merupakan kendaraan berbentuk Jeep dan salah satu kendaraan militer paling terkenal dalam Perang Dunia II. Kendaraan ini dirancang pada tahun 1933 oleh Dr Porsche (Auto Union) dan Werlin (Mercedes-Benz). 

Volkswagen Kuebel memiliki desain yang ringan dan sederhana, dibuat dengan biaya serendah mungkin, dan memiliki layout yang sangat mirip dengan Jeep. Volkswagen Kuebel sangat sesuai dengan operasi militer di daerah gurun, misalnya pada saat berlangsung operasi di wilayah Uni Soviet.

Spesifikasi Volkswagen Kuebel
Dimensi: panjang 3,73 m; lebar 1,60 m; tinggi 1,35 m; jarak antarsumbu roda 2,39 m.
Berat: 535 kg.
Sumber tenaga: bensin; Volkswagen Typ 1 4 silinder HIAR 998-cc (sejak Maret 1943 diganti Volkswagen 4-silinder 1131-cc yang menghasilkan power 25 bhp (18,6 kW)).
Transmisi: limited-slip differential dengan 4 gir ke depan dan 1 gir ke belakang, overdrive pada gir keempat.
Ukuran ban: 5,25 x 16.

KRAFTFAHRZEUG 11(AUTO-UNION/HORCH TYP 830)

Auto-Union/Horch Typ 830 adalah salah satu dari sekian banyak kendaraan komersial yang memiliki sasis sesuai dengan body kendaraan militer era 1920an-1930an. Kendaraan V-8 ini memiliki kapasitas 3, 3.2 dan 3.5 liter. Kraftfahrzeug 11 dapat berfungsi sebagai kendaraan komunikasi/radio dengan dua tempat duduk. Horch menjadi produsen Kf1 antara tahun 1937 dan 1940, setelah itu produksi diambilalih oleh Opel.

Spesifikasi Kraftfahrzeug 11 (Auto-Union/Horch Typ 830)
Dimensi: panjang 4,80 m; lebar 1,80 m; tinggi 1,85 m; jarak antarsumbu roda 3,20 m.
Berat: 990 kg.
Sumber tenaga: bensin; Horch V-8 2,98-liter yang menghasilkan power 70 bhp (52,2 kW).
Transmisi: ZF Alphon, empat gir ke depan, satu gir ke belakang.
Ukuran ban: 6,0 x 18 (metrik).

DAIMLER-BENZ G5

Daimler-Benz G5 adalah kelanjutan dari seri sebelumnya yaitu G1 (1926-1928) dan G4 (1933-1934). Kendaraan ini sering ditumpangi oleh para pejabat tinggi tentara Jerman dan tidak lazim dipergunakan sebagai kendaraan tempur. Performa cross-country Daimer-Benz G5 tidak terlalu buruk karena ukurannya terlalu besar, bobotnya terlalu berat dan harganya terlalu mahal. 

Spesifikasi Daimler-Benz G5
Dimensi: panjang 4,52 m; lebar 1,70 m; tinggi 1,80 m; jarak antarsumbu roda 2,79 m.
Berat: 1630 kg.
Sumber tenaga: bensin; Mercedes-Benz 6-silinder yang menghasilkan power 90 hp (67 kW).
Transmisi: lima gir ke depan, satu gir ke belakang.
Ukuran ban: 5,50 x 18 (metrik).

sIG 33 AUF GESCHUETZWAGEN

Batalion infanteri Jerman memiliki sebuah komplemen artileri kecil yang terdiri atas empat howitzers ringan 7,5-cm dan dua howitzer infanteri 15-cm untuk pendukung persenjataan lokal. Howitzer 15-cm dikenal dengan nama schwere Infantrie Geschuetz 33 (sIG 33, atau senjata infantri berat) yang memiliki daya serang yang mematikan. Produksi pertama sIG 33 digunakan saat tentara Jerman mengadakan operasi ke wilayah negara Prancis pada bulan Mei 1940. 

Jenis kendaraan sIG 33 yang paling sukses adalah Bison dan SdKfz 138/1. Jerman memproduksi lebih dari 370 unit kendaraan hingga tahun 1944.

Spesifikasi SdKfz 138/1
Dimensi: panjang 4,835 m; lebar 2,15 m; tinggi 2,4 m.
Berat: 11500 kg.
Sumber tenaga: bensin; Praga 5-silinder yang menghasilkan power 150 bhp (111,9 kW).
Tipe: self-propelled infantry-support howitzer.
Jumlah kru: 4 orang.
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 35 km/jam; jarak tempuh maksimal 185 km; fording 0,914 m.
Senjata: satu unit howitzer 15-cm.

WESPE

SdKfz 124 Wespe, demikian nama salah satu tipe Wespe milik tentara Jerman, adalah kendaraan angkut yang dilengkapi dengan howitzer 105-mm dengan sasis tank ringan PzKpfw II. Pertama kali digunakan pada tahun 1942 dan memiliki daya tampung penumpang/kru lima orang.

Spesifikasi Wespe
Dimensi: panjang 4,8 m; lebar 2,28 m; tinggi 2,3 m.
Berat: 11000 kg
Sumber tenaga: bensin; Maybach 6-silinder yang menghasilkan power 140 bhp (104,4 kW).
Tipe: self-propelled field howitzer.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 40 km/jam; jarak tempuh 220 km; fording 0,8 m.
Senjata: howitzer 105-mm dan senapan mesin MG34 7,92-mm.

HUMMEL

Nama lain dari Hummel ini adalah "bumble bee". Merupakan hibrid dari gabungan komponen tank PzKpfw III dan PzKpfw IV yang menghasilkan sebuah kendaraan jenis baru bernama Geschuetzwagen III/IV. Produksi gabungan pertama dilakukan pada tahun 1941 dengan mempergunakan suspensi PzKpfw IV yang ukurannya diperpanjang. Hingga perang berakhir Hummel masih tetap diproduksi. 

Spesifikasi Hummel
Dimensi: panjang 7,17 m; lebar 2,87 m; tinggi 2,81 m.
Berat: 24000 kg.
Sumber tenaga: bensin; Maybach V-12 yang menghasilkan power 265 hp (197,6 kW).
Tipe: self-propelled howitzer.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 42 km/jam; jarak tempuh 215 km; fording 0,99 m.
Senjata: howitzer 15-cm dan senapan mesin 7,92-mm.

HEUSCHRECKE IVB (THE WAFFENTRAGER)

Kendaraan ini diproduksi pada tahun 1942 dan merupakan konversi dari tank PzKpfw IV dengan senjata howitzer medan ringan 10,5-cm yang terpasang di bagian depan. Heuschrecke IVB merupakan salah satu kendaraan eksperimen yang berfungsi untuk mendukung operasi artileri menuju ke sasaran tembak.

Spesifikasi Heuschrecke IVB
Dimensi: panjang 5,90 m; lebar 2,87 m; tinggi 2,25 m.
Berat: 17000 kg.
Sumber tenaga: bensin; Maybach yang menghasilkan power 188 bhp (140,2 kW).
Tipe: self-propelled howitzer carrier.
Jumlah kru: 5 orang
Performa: kecepatan maksimal di jalan raya 45 km/jam; jarak tempuh 250 km.
Senjata: howitzer 10,5-cm.

KARL SERIES

Karl series merupakan senjata artileri terbesar yang pernah diproduksi. Terdapat dua versi Karl, yakni Moerser Geraet 040 60-cm dan Moerser Geraet 041 54-cm. Tujuan utama dibuatnya Karl howitzer ialah untuk menggempur benteng Meginot Line, namun akhirnya dialihkan operasinya ke Sevastopol dan kemudian Warszawa pada tahun 1944. Howitzer ini menembakan proyektil anti-beton yang hanya meledak jika telah menembus target yang ditujunya.

Spesifikasi Karl series (Moerser Geraet 041)
Dimensi: panjang barel (magasin peluru) 6,24 m; panjang kendaraan angkut 11,15 m; trek 2,64 m.
Berat: 124000 kg.
Sumber tenaga: bensin; mesin V-12 yang menghasilkan power 1200 hp (894,8 kW).
Tipe: self-propelled siege howitzer.
Senjata: howitzer/mortar 54-cm.

.... bersambung....

13 September 2013

Peringkat Universitas Versi QS World University Rankings 2013/2014

Daftar Peringkat Universitas 2013/2014 versi QS World University Rankings (QS WUR) yang diterbitkan di dalam website topuniversities.com

PERINGKAT UMUM

Peringkat Dunia 

1. Massachusetts Institute of Technology
2. Harvard University
3. University of Cambridge
4. University College London
5. Imperial College London
6. University of Oxford
7. Stanford University
8. Yale University
9. University of Chicago
10. California Insitute of Technology
10. Princeton University
12. ETH Zurich (Swiss Federal Institute of Technology)
13. University of Pennsylvania
14. Columbia University
15. Cornell University
16. Johns Hopkins University
17. University of Edinburg
17. University of Toronto
19. Ecole Plytechnique Federale de Lausanne
19. King's College London

Peringkat Afrika

145. University of Capetown

Peringkat Amerika Selatan

127. Universidade de Sao Paulo
166. Pontificia Universidad Catolica de Chile

Peringkat Amerika Utara

1. Massachusetts Institute of Technology
2. Harvard University
7. Stanford University
8. Yale University
9. University of Chicago
10. California Insitute of Technology
10. Princeton University
13. University of Pennsylvania
14. Columbia University
15. Cornell University
16. Johns Hopkins University
17. University of Toronto (CAN)

Peringkat Asia

24. National University of Singapore
26. University of Hong Kong
32. The University of Tokyo
34. The Hong Kong University of Science and Technology
35. Kyoto University
35. Seoul National University
39. The Chinese University of Hong Kong
41. Nanyang Technological University
46. Peking University
48. Tsinghua University
55. Osaka University
60. Korea Advanced Institute of Science & Technology
66. Tokyo Institute of Technology
75. Tohoku University
82. National Taiwan University
88. Fudan University
99. Nagoya University
104. City University of Hong Kong

Peringkat Eropa

3. University of Cambridge
4. University College London
5. Imperial College London
6. University of Oxford
12. ETH Zurich
17. University of Edinburgh
19. Ecole Polytechnique Federale de Lausanne
19. King's College London
28. Ecole normale superieure, Paris
30. University of Bristol
33. The University of Manchester
41. Ecole Polytechnique
45. University of Copenhagen
50. Ruprecht-Karls-Universitaet-Heidelberg
51. University of Glasgow
53. Technische Universitaet Munich
58. University of Amsterdam
61. Trinity College Dublin

Peringkat Oceania

27. Australia National University
31. The Universiy of Melbourne
38. The University of Sydney
43. The University of Queensland
52. The University of New South Wales
69. Monash University
84. The University of Western Australia
94. The University of Auckland
104. The University of Adelaide
155. University of Otago

PERINGKAT TERATAS BERDASARKAN JURUSAN/PROGRAM STUDI/KONSENTRASI KEAHLIAN

Humaniora
- Filsafat : University of Oxford
- Bahasa-bahasa Modern : University of Oxford
- Geografi : University of Oxford
- Sejarah : University of Cambridge
- Linguistik : University of Cambridge
- Bahasa dan Sastra Inggris : University of Oxford
Ilmu Hayat dan Kedokteran
- Kedokteran : Harvard University
- Ilmu-ilmu Biologi : Harvard University
- Psikologi : Harvard University
- Farmasi dan Farmakologi : Harvard University
- Pertanian dan Kehutanan : University of California, Davis
Ilmu-ilmu Sosial
- Statistik dan Riset Operasional : University of California, Berkeley
- Sosiologi : University of California, Berkeley
- Ilmu Politik dan Studi Internasional : Harvard University
- Hukum : Harvard University
- Ilmu Ekonomi dan Ekonometrika : Harvard University
- Akuntansi dan Keuangan : Harvard University
- Studi Komunikasi dan Media : University of California, Berkeley
- Pendidikan : Harvard University
Teknik dan Teknologi
- Ilmu Komputer dan Sistem Informasi : Massachusetts Institute of Technology
- Teknik Kimia : Massachusetts Institute of Technology
- Teknik Sipil dan Bangunan : Imperial College London
- Teknik Listrik dan Elektro : Massachusetts Institute of Technology
- Teknik Mesin, Aeronautika dan Manufaktur : Massachusetts Institute of Technology
Ilmu Alam
- Ilmu Fisika dan Astronomi : Massachusetts Institute of Technology
- Matematika : University of Cambridge
- Ilmu Lingkungan : University of California, Berkeley
- Ilmu Bumi dan Kelautan : Harvard University
- Ilmu Kimia : Massachusetts Institute of Technology
- Ilmu Materi : Massachusetts Institute of Technology

Catatan: Lain metodologi, lain pula peringkat yang diduduki oleh universitas.

10 September 2013

Kegalauan FIFA Tentang Piala Dunia Qatar 2022

Baru-baru ini Presiden Federation International de Football Association (FIFA), Joseph S. Blatter, mengeluarkan pernyataan yang "kontroversial" yang dilansir oleh SkySports. Blatter menyatakan bahwa penunjukan negara Qatar sebagai penyelenggara putaran final Piala Dunia 2022 boleh jadi merupakan sebuah "kesalahan". Blatter merujuk istilah "kesalahan" di sini semestinya dari kacamata sepakbola Eropa, yang mana biasanya menyelesaikan kompetisi liga domestik dan kawasannya menjelang Musim Panas. 

Di dalam wawancaranya dengan insideworldfootball.com, Sepp Blatter mengemukakan nada "penyesalan" mengapa Qatar yang dipilih di dalam bidding tuan rumah Piala Dunia 2022. Berkenaan dengan "situasi galau" yang nampaknya ditunjukkan oleh para petinggi FIFA, Blatter mengusulkan untuk mengubah jadual pertandingan putaran final Piala Dunia Qatar 2022 dari musim Panas ke musim Dingin. Usulan Blatter ini dilandasi oleh alasan cuaca, di mana di negara Qatar pada musim Panas suhu udara dapat mencapai 50 derajat Celsius. "Setelah melalui berbagai perundingan, pemaparan dan kajian kritis tentang semua faktor berpengaruh, saya menyimpulkan bahwa Piala Dunia di tengah teriknya cuaca musim Panas di Qatar akan sangat mengganggu."

Pendapat tersebut di atas jelas tidak mudah untuk dilaksanakan. Jika benar bahwa FIFA mengubah jadual pertandingan dari musim Panas ke musim Dingin, maka bagaimana dengan reaksi negara-negara Eropa? Kompetisi liga domestik dan liga kawasan tersebut biasanya berakhir menjelang musim Panas. Jika Piala Dunia Qatar 2022 melaksanakan kick-off pada musim Dingin (Desember-Februari) berarti liga-liga di Eropa baru melalui pertengahan musim. Akankah kompetisi liga dihentikan sejenak untuk memberikan waktu kepada Piala Dunia? Jika hal ini terjadi maka kita akan mendapatkan situasi yang lazim terjadi di negara kita, Indonesia, yakni adanya libur "sejenak" pada momentum tertentu, seperti bulan puasa dan libur Idul Fitri. Pengaruh dari "berhenti di tengah jalan" ini pasti sangat signifikan karena pesepakbola tidak akan mampu menunjukkan penampilan pucak mereka. Sangat mengecewakan jika kelak Piala Dunia Qatar 2022 menyajikan pertandingan-pertandingan yang kualitasnya tidak maksimal karena para pemain "belum saatnya" untuk tampil pada event tersebut. Memerlukan kerja ekstra keras dalam waktu 9 tahun mendatang (terlalu singkat untuk membangun suatu tradisi baru di dalam sepakbola) untuk mengubah kebiasaan para pesepakbola dari situasi siap tempur pada pertengahan tahun menjadi siap lebih awal. 

Sebaliknya, jika Piala Dunia Qatar 2022 tetap diselenggarakan pada musim Panas (Juni-Juli) maka resiko dehidrasi akan menghadang para pemain. Kita dapat membayangkan bagaimana rasanya bermain pada level tertinggi di tengah suhu 50 derajat Celsius. Bahkan, untuk kapasitas pesepakbola dari kawasan "kaya sinar matahari" pun suhu setinggi itu sangat menyiksa. Kelelahan akibat cuaca panas akan menimbulkan pengaruh negatif seperti cidera, penampilan tidak optimal, dan temperamen yang semakin tinggi. Mana mungkin mereka dapat menyuguhkan sebuah pertandingan sepakbola yang bermutu tinggi. 

Saat ini FIFA pasti sedang berpikir keras untuk mencari jalan keluar. Organisasi tersebut terkenal dengan sikapnya yang visioner dan Qatar 2022 menjadi ujian terberat untuk mempertahankan reputasi tersebut. Semua telah telanjur sehingga FIFA dipastikan tidak akan begitu saja, misalnya, dalam keadaan yang paling 'gila', mengoreksi keputusan yang telah disepakati bersama dengan mengalihkan lokasi putaran final Piala Dunia 2022 dari Qatar ke negara yang "lebih ramah lingkungan bagi pesepakbola". 

Jika mengacu pada pendapat Blatter yang menyatakan bahwa sepakbola bukan lagi milik Eropa dan Amerika Selatan, dan hegemoni kekuasaan imperial Eropa telah berlalu, maka ia tidak akan berpihak kepada kepentingan Eropa. Resikonya, ialah kualitas pertandingan Piala Dunia yang jauh dari harapan. Katakanlah, jika Piala Dunia jadi dialihkan waktunya ke antara bulan Desember dan Februari, dengan asumsi pesepakbola terbaik berasal dari liga-liga Eropa, maka "peak performance" mereka tidak akan tercapai karena pada bulan-bulan tersebut kompetisi mereka masih berjalan. 

Still the greatest show on Earth??? Yang benar saja bung... :-)

9 September 2013

Lifter Indonesia Dalam Daftar Ranking Dunia Angkat Besi (Ags. 2013)

Penentuan 2013 Annual World Rankings hingga bulan Agustus 2013 berpedoman pada laporan hasil kejuaraan-kejuaraan tersebut di bawah ini:
- IWF Youth World Championships (Tashkent UZB, 7 April 2013)
- European Championships (Tirana ALB, 8 April 2013)
- IWF Junior World Championships (Lima PER, 3 Mei 2013)
- Asian Championships (Astana KAZ, 20 Juni 2013)
- XVII Mediterranean Games (Mersin TUR, 20 Juni 2013)
- Pan-American Championships (Caracas VEN, 22 Juni 2013)
- Universiade (Kazan RUS, 6 Juli 2013)
- Oceania Championships (Brisbane AUS, 12 Juli 2013)
- Oceania Junior Championships (Brisbane, 12 Juli 2013)
- Oceania Youth Championships (Brisbane, 12 Juli 2013)
- South American Junior Championships (Santiago CHI, 29 Juli 2013)
- Pan-American Junior Championships (Santiago CHI, 29 Juli 2013

Daftar lifter Indonesia dalam ranking dunia Angkat Besi bulan Agustus 2013 (dikeluarkan oleh International Weightlifting Federation):

Kelas 56 kg putra
#12 Jadi Setiadi, S 118 + CJ 135 = 253 kg (Astana, Juni 2013)
#13 Surahmat, S 110 + CJ 140 = 250 kg (Kazan, Juli 2013)
#45 Rengga Bayu Pratama, S 101 + CJ 125 = 226 kg (Tashkent, April 2013)

Kelas 62 kg putra
#75 Agus Herlambang, S 98 + CJ 125 = 223 kg (Tashkent, April 2013)

Kelas 69 kg putra
#11 I Ketut Ariana, S 140 + CJ 170 = 310 kg (Astana, Juni 2013)
#104 M. Ali Zulfikar, S 97 + CJ 115 = 212 kg (Tashkent, April 2013)

Kelas 72 putra
#115 Riyan Antoni, S 96 + CJ 126 = 222 kg (Tashnekt, April 2013)

Kelas 85 kg putra
#34 Imam Jamaludin, S 145 + CJ 180 = 325 kg (Astana, Juni 2013)

Kelas 48 kg putri
#7 Sri Wahyuni Agustiani, S 76 + CJ 100 = 176 kg (Astana, Juni 2013)
#25 Lisa Setiawati, S 70 + CJ 94 = 164 kg (Kazan, Juli 2013)
#64 Megawati, S 58 + CJ 76 = 134 kg (Tashkent, April 2013)
#68 Lisa Indriyani, S 61 + CJ 70 = 131 kg (Tashkent, April 2013)

Kelas 53 kg putri
#20 Citra Febrianti, S 80 + CJ 103 = 183 kg (Astana, Juni 2013)
#24 Safitri Dewi, S 80 + CJ 100 = 180 kg (Astana, Juni 2013)

Kelas 58 kg putri
#39 Okta Dwi Pramita, S 82 + CJ 103 = 185 kg (Astana, Juni 2013)
#40 Dwi Atikasari, S 82 + CJ 102 = 184 kg (Astana, Juni 2013)
#68 Acchedya Jagaddhita, S 72 + CJ 93 = 165 kg (Tashkent, April 2013)

Kelas 63 kg putri
#30 Shinta Darmariani, S 88 + CJ 110 = 198 kg (Astana, Juni 2013)

Kelas 69 kg putri
#54 Fena Yuli Yani, S 80 + CJ 100 = 180 kg (Tashkent, April 2013)
#58 Dwi Mayassah Lestari, S 78 + CJ 99 = 177 kg (Tashkent, April 2013)

7 September 2013

Jadual Lengkap Fase Grup UEFA Champions League 2013/2014

Catatan: Tuan rumah disebut dahulu

Matchday 1 (17-18 September 2013)

Real Sociedad v Shakhtar Donetsk
Manchester United v Bayer Leverkusen
Kobenhavn v Juventus
Galatasaray v Real Madrid
Olympiakos v Paris Saint-Germain
Benfica v Anderlecht
Viktoria Plzen v Manchester City
Bayern Munich v CSKA Moskow
Chelsea v Basel
Steaua Bucuresti v Schalke 04
Napoli v Borussia Dortmund
Marseille v Arsenal
Atletico Madrid v Zenit St.Petersburg
Austria Wien v Porto
Barcelona v Ajax Amsterdam
Milan v Celtic

Matchday 2 (1-2 Oktober 2013)

Bayer Leverkusen v Real Sociedad
Shakhtar Donetsk v Manchester United
Real Madrid v Kobenhavn
Juventus v Galatasaray
Anderlecht v Olympiakos
Paris Saint-Germain v Benfica
CSKA Moskow v Viktoria Plzen
Manchester City v Bayern Munich
Steaua Bucuresti v Chelsea
Basel v Schalke 04
Arsenal v Napoli
Borussia Dortmund v Marseille
Porto v Atletico Madrid
Zenit St.Petersburg v Austria Wien
Celtic v Barcelona
Ajax Amsterdam v Milan

Matchday 3 (22-23 Oktober 2013)

Manchester United v Real Sociedad
Bayer Leverkusen v Shakhtar Donetsk
Galatasaray v Kobenhavn
Real Madrid v Juventus
Benfica v Olympiakos
Anderlecht v Paris Saint-Germain
Bayern Munich v Viktoria Plzen
CSKA Moskow v Manchester City
Schalke 04 v Chelsea
Steaua Bucuresti v Basel
Marseille v Napoli
Arsenal v Borussia Dortmund
Austria Wien v Atletico Madrid
Porto v Zenit St.Petersburg
Milan v Barcelona
Celtic v Ajax Amsterdam

Matchday 4 (5-6 November 2013)

Real Sociedad v Manchester United
Shakhtar Donetsk v Bayer Leverkusen
Kobenhavn v Galatasaray
Juventus v Real Madrid
Olympiakos v Benfica
Paris Saint-Germain v Anderlecht
Viktoria Plzen v Bayern Munich
Manchester City v CSKA Moskow
Chelsea v Schalke 04
Basel v Steaua Bucuresti
Napoli v Marseille
Borussia Dortmund v Arsenal
Atletico Madrid v Austria Wien
Zenit St.Petersburg v Porto
Barcelona v Milan
Ajax Amsterdam v Celtic

Matchday 5 (26-27 November 2013)

Shakhtar Donetsk v Real Sociedad
Bayer Leverkusen v Manchester United
Juventus v Kobenhavn
Real Madrid v Galatasaray
Paris Saint-Germain v Olympiakos
Anderlecht v Benfica
Manchester City v Viktoria Plzen
CSKA Moskow v Bayern Munich
Basel v Chelsea
Steaua Bucuresti v Schalke 04
Borussia Dortmund v Napoli
Arsenal v Marseille
Zenit St.Petersburg v Atletico Madrid
Porto v Austria Wien
Ajax Amsterdam v Barcelona
Celtic v Milan

Matchday 6 (10-11 Desember 2013)

Real Sociedad v Bayer Leverkusen
Manchester United v Shakhtar Donetsk
Kobenhavn v Real Maadrid
Galatasaray v Juventus
Olympiakos v Anderlecht
Benfica v Paris Saint-Germain
Viktoria Plzen v CSKA Moskow
Bayern Munich v Manchester City
Chelsea v Steaua Bucuresti
Schalke 04 v Basel
Napoli v Arsenal
Marseille v Borussia Dortmund
Atletico Madrid v Porto
Austria Wien v Zenit St.Petersburg
Barcelona v Celtic
Milan v Ajax Amsterdam

6 September 2013

Kandidat Tuan Rumah Olimpiade 2020 (1): Istanbul, Turki

Kandidasi Tuan Rumah Olimpiade Musim Panas

Setahun kita telah meninggalkan kemeriahan Olimpiade Musim Panas 2012 yang berlangsung di kota London. Di Inggrispun baru saja diselenggarakan Anniversary Games sebagai peringatan multi-sport event sedunia tersebut. Namun, rencana untuk event serupa pada masa mendatang segera berlanjut. Tahun ini agenda olahraga internasional, selain tetap diwarnai dengan turnamen dan kejuaraan di arena, ditandai pula dengan sebuah pertemuan yang diberi judul "125th IOC Session" yang dilakukan di kota Buenos Aires, ibukota negara Argentina. Masalah utama yang dibahas di dalam sesi tersebut ialah penentuan Tuan Rumah penyelenggara Olimpiade Musim Panas (Summer Olympic Games) tahun 2020. Sesi ke-125 IOC dimulai dari tanggal 7 dan berakhir pada tanggal 10 September. Seperti yang terjadi sebelumnya dalam sesi tersebut akan terdapat presentasi dari kota-kota kandidat penyelenggara, atau lebih kita kenal dengan sebutan bidding. Untuk Olimpiade 2020 mendatang IOC telah menentukan 3 (tiga) kota kandidat sebagai "finalis" bidding di Buenos Aires, dua kota dari kawasan Eropa dan satu kota dari kawasan Asia. Pekan ini boleh jadi menjadi pekan yang menegangkan bagi Istanbul, Madrid, dan Tokyo dan segenap warga ketiga kota tersebut. Ketiganya telah mempersiapkan semua daya dukung, keunggulan, dan terlebih, keunikan masing-masing guna memenangkan "hati" IOC agar dipilih menjadi tuan rumah (host city). Baik Istanbul, Madrid, maupun Tokyo pasti telah memiliki kelebihan masing-masing. 

Pendapat saya pribadi, Istanbul merupakan perwakilan dari suatu wilayah peralihan dua benua, Asia dan Eropa, Madrid mengajukan diri karena ibukota Spanyol tersebut belum pernah menjadi tuan rumah, sedangkan Tokyo mencalonkan diri dengan bermodalkan pengalaman sebagai penyelenggara Olimpiade 1964. Profil selanjutnya tentang persiapan dan kesiapan Istanbul, Madrid, dan Tokyo untuk menyelenggarakan Olimpiade 2020 dapat disimak dalam uraian singkat berikut ini. 

Dalam tulisan kali ini saya mulai sesuai urutan alfabet, yakni kota Istanbul, disusul nanti tulisan berikutnya Madrid dan Tokyo.

istanbul2020.com.tr

Istanbul 2020 

Istanbul menawarkan diri dengan membawa semangat "Pasar baru dengan kemampuan yang terbukti sebagai tuan rumah suatu peristiwa". Master Plan ini didukung oleh semua lapisan pemerintahan di negara Turki. Para penggagas Istanbul 2020 telah mengalokasikan dana sebesar USD 4 miliar dalam National Sports Program. Presiden, Perdana Menteri, Menteri Pemuda dan Olahraga Turki, dan Walikota Istanbul telah memiliki kesamaan cara pandang bahwa pengajuan kota Istanbul sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2020 adalah kunci sebagai prioritas strategis bagi kota Istanbul pada khususnya dan negara Turki pada umumnya. Bidding Tuan Rumah Olimpiade tersebut dijadikan sebagai pilar 2023 Master Plan yang memuat sebuah program pembangunan yang ambisius untuk memperingati seratus tahun berdirinya Republik Turki. Lebih lanjut, Master Plan Istanbul 2020 ternyata telah dirintis sejak tahun 1992 dengan disahkannya Olympic Law. Istanbul 2020 diharapkan menjadi puncak usaha dan kerja keras selama dua dasawarsa terakhir. 

Butir-butir penting pendukung kampanye Olimpiade Istanbul 2020:

  • Olahraga telah menjadi bagian masyarakat Turki. Konstitusi Negara Turki sendiri telah menyebutkan prinsip-prinsip dasar Piagam Olimpiade, yang menunjukkan keyakinan bangsa terhadap kekuatan olahraga sebagai faktor pendorong kemajuan dan perubahan positif bangsa.
  • Konstitusi menjamin hak setiap warga untuk mengakses semua fasilitas olahraga dan menciptakan kehidupan yang sehat. Olimpiade dan Paralimpiade akan menciptakan sebuah proyeksi yang penting menuju puncak agenda nasional dan menciptakan suatu bangsa yang hidup dan "bernafas" dengan olahraga. Pemerintah pusat telah menetapkan alokasi dana senilai USD 1,77 miliar untuk membangun 415 fasilitas olahraga dan 24 stadion. 
  • Pelaksanaan proyek hingga saat ini telah mencapai 215 fasilitas. 
  • Olimpiade 2020 menjadi harapan besar bagi Turki sebagai ajang promosi untuk menambah minat dan semangat pembangunan dan inovasi kota Istanbul. Gerakan membangun sarana dan prasarana ini telah dimulai sejak tahun 2004 dengan anggaran kota senilai USD 1,2 miliar untuk sarana transportasi dan miliaran lagi untuk sarana umum.
  • Sumber daya dialokasikan dari anggaran kota dan pemerintah pusat untuk keperluan kampanye tuan rumah Istanbul 2020. Master Plan dirancang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak di kota tersebut. Di dalam Master Plan tersebut termuat proyeksi untuk melestarikan lingkungan, situs-situs sejarah dan budaya, dan percepatan aksesibilitas informasi, misalnya koneksi internet.
  • Turki memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkembang yang dari waktu ke waktu terus memapankan diri guna menjawab tantangan perkembangan masa kini. Menurut prediksi OECD, negara Turki menduduki urutan kedua negara dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat periode 2011-2017. 
  • Reputasi kota Istanbul telah diakui oleh masyarakat Eropa dengan ditetapkannya kota tersebut sebagai European Capital of Sport pada tahun 2012.
  • Rencana pencalonan tuan rumah Olimpiade 2020 didukung oleh sebagian besar warga kota Istanbul. Hasil "polling" menunjukkan bahwa 98% warga mendukung rencana. Selain itu, 88% warga negara Turki juga berpendapat sama. Hampir dari 90% responden survei di kota Istanbul dan 87% survei seluruh negara Turki merasa yakin bahwa Olimpiade 2020 akan berdampak positif terhadap citra bangsa/negara Turki di mata internasional. Masyarakat Turki sangat bergairah jka membicarakan tentang Olimpiade.

Promosi Pendukung Kampanye 2020

Sebagai bagian dari promosi Istanbul 2020 , Turki telah dan sedang menyediakan diri sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga sebagai berikut:

1) Piala Dunia U20 Sepakbola (21 Juni - 13 Juli 2013)
2) Kejuaraan Dunia Bolavoli Junior Putra (22 Agustus - 1 September 2013)
3) Kejuaraan Dunia Senam Ritmik (16 - 29 September 2013)
4) Kejuaraan Dunia Panahan (29 September - 6 Oktober 2013)
5) Kejuaraan Tenis WTA (19 - 29 Oktober 2013)
6) Europion Golf Tour (7 - 10 November 2013)
7) Marathon Eurasia (17 November 2013)

Istanbul Selayang Pandang

Kunjungi tautan-tautan di bawah ini untuk mengetahui lebih banyak tentang kota Istanbul, ibukota negara Turki.
Istanbul City Guide
Historic Areas of Istanbul
Istanbul Convention Visitors Bureau
Istanbul City
Istanbul - Go Turkey
Wonderful Istanbul
Contemporary Istanbul
Istanbul, Turkey Guide

Informasi lebih lengkap kunjungi www.istanbul2020.com.tr/en
125th IOC Session, Buenos Aires 7-10 September 2013 : www.buenosaires2013.com

Kandidat Tuan Rumah Olimpiade 2020:
Istanbul, Turki
Madrid, Spanyol
Tokyo, Jepang

5 September 2013

Lomba Desain Medali Youth Olympic Games Nanjing 2014

Youth Olympic Games, atau Olimpiade yang diselenggarakan untuk kelompok usia remaja, untuk Musim Panas mendatang akan berlangsung di kota Nanjing, Republik Rakyat Cina, yang pada tahun ini juga menjadi tuan rumah Asian Youth Games. Terkait dengan berlangsungnya multi-sport event ini, maka IOC menyelenggarakan sebuah kompetisi yang terbuka bagi masyarakat di seluruh dunia. Kompetisi tersebut bernama Medal Design Competition.

Medal Design Competition Nanjing 2014 terbuka untuk siapa saja yang ingin berpartisipasi. Setiap peserta dapat mengirimkan desain medali (sisi depan medali) secara online melalui website www.medaldesigncompetition.com. Periode pengiriman karya desain dibuka pada tanggal 6 September dan ditutup pada tanggal 30 November 2013.
Medali YOG 2010 (en.olympic.cn)

Medal Design Competition ini akan diuji oleh IOC Judging Panel dengan para juri sebagai berikut:

Aurelie Chaboudez (Atletik) medali emas 400m gawang Youth Olympic Games Singapura 2010, medali perak Kejuaraan Junior Eropa 2012.
Claudia Bokel (Anggar) medali perak Olimpiade Athina 2004, juara dunia 2001
Elena Isinbaeva (Atletik) medali emas lompat galah Olimpiade Bejing 2008 dan Athena 2004, dan perunggu London 2012, pemegang rekor dunia lompat galah.
Gilbert Feilli IOC Olympic Games Executive Director.
Thomas Heatherwick desainer internasional, salah satu tokoh di balik layar penyalaan kaldron Olimpiade London 2012
Yang Yang (Speed skating) medali emas Olimpiade Musim Dingin Salt Lake City 2012, anggota Coordination Commission untuk Winter Youth Olympic Games Lillehammer 2016.
Yelena Isinbayeva
Elena Isinbaeva

Penjurian akan dilaksanakan di Lausanne, Swiss, pada tanggal 11 Desember 2013 untuk menentukan 1 (satu) orang pemenang dan 2 (dua) orang runners-up. Pengumuman pemenang juga dilakukan pada bulan Desember.

Peserta yang berhasil memenangkan kompetisi ini akan berhak, antara lain, menyaksikan secara langsung Upacara Pembukaan Youth Olympic Games Nanjing 2014 berikut koleksi desain medali yang dibuatnya.


Informasi lebih lanjut:
IOC Media Relations Team:
Tel: +41 21 621 6000
e-mail: pressoffice@olympic.org
Website: www.olympic.org.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.