Pages

24 August 2013

Jane Addams, Perempuan Pertama Amerika yang Meraih Nobel Perdamaian

Jane Addams adalah seorang pekerja sosial dan aktivis perdamaian berkewarganegaraan Amerika Serikat. Ia lahir pada tanggal 6 September 1860 di Cedarville, Illinois. Jane Addams merupakan salah satu pelopor generasi perempuan yang mampu melanjutkan studi ke pendidikan tinggi. Ia lulus sebagai valedictorian dari sekolah Rockland Seminary (sekarang Rockford College). 

Addams berkelana ke benua Eropa dan terkesan oleh apa yang dilakukan oleh Toynbee Hall, penggagas perumahan kota London. Pada tahun 1889 Jane Addams pindah rumah ke kawasan imigran di Chicago dan mendirikan Hull House. Ia tinggal dan bekerja di sana hingga akhir hayatnya. Ia gunakan Hull House sebagai pusat eksperimen dalam bidang filantrofi, ilmu sosial, dan tindakan politik. Tempat ini menjadi lokasi percontohan untuk studi permukiman penduduk miskin. 

Addams sangat peduli akan kebutuhan masyarakat dengan mendirikan berbagai pusat pelayanan sosial bagi anak-anak dan orang dewasa. Sebagai pusat eksperimen dalam kehidupan berkelompok Hull House menarik perhatian para reformis, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memberikan pelayanan sosial dan hal ini membuat Addams semakin terkenal di seluruh dunia sebagai pelopor pekerja sosial.

Jane Addams beserta yang lainnya yang tinggal di Hull House menyeponsori penyusunan undang-undang yang melarang pekerja anak, pengadilan remaja, pembatasan jam kerja perempuan, pengakuan terhadap serikat pekerja, pencanangan wajib belajar, dan memastikan keselamatan kerja di pabrik. Banyak ide yang lahir di Hull House yang diadopsi oleh Partai Progresif sebagai bagian dari dasar kerja partai tersebut pada tahun 1912. 

Jane Addams menjadi anggota dewan eksekutif National Association for the Advancement of Colored People yang didirikan pada tahun 1909 dan aktif mendukung kampanye hak suara bagi perempuan dan pembentukan American Civil Liberties Union pada tahun 1920.

Pada awal abad ke-20, Jane Addams terlibat aktif dalam gerakan perdamaian. Ia menentang terjadinya Perang Dunia I. Salah satu bentuk usahanya ialah mengundang Presiden Amerika Serikat waktu itu, Woodrow Wilson, dalam sebuah konferensi untuk membahas mediasi tindak kekerasan antarpihak yang terlibat di dalam PD I, namun undangan ini ditolak oleh Wilson. Pada tahun 1915 Jane Addams ikut serta di dalam International Congress of Women di Den Haag, Belanda dan mengambil sikap 'abstain' pada saat Amerika Serikat memutuskan untuk terlibat perang pada tahun 1917. 

Jane Addams memanfaatkan Women's Peace Party sebagai wadah pergerakan. Partai ini dalam perkembangannya berubah nama menjadi Women's International League for Peace and Freedom pada tahun 1919. Ia menjabat sebagai ketua partai dari tahun 1919 hingga 1935. Sikapnya yang menentang keputusan pemerintah membuatnya dicoret dari organisasi Daughters of the American Revolution. Ia kemudian dicap sebagai seorang sosialis, anarkis, dan komunis. 

Sedikit perubahan didapatkan oleh Jane Addams pada era pemerintahan Presiden Herbert Hoover. Ia ditunjuk sebagai asisten American Relief Association yang bertugas untuk menyediakan bahan makanan bagi masyarakat Eropa yang mengalami kelaparan akibat perang. Begitu banyaknya sumbangsih Jane Addams bagi kemanusiaan dan perdamaian membawa hasil yang membanggakan, yakni pada tahun 1931, di mana ia mendapatkan penghargaan Noble Perdamaian. Momentum ini sangat bersejarah karena Addams menjadi perempuan Amerika Serikat yang pertama kali yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Jane Addams meninggal pada tanggal 21 Mei 1935 di Chicago.

(Dari berbagai sumber)

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.