Pages

1 February 2013

Benarkah Informasi Tersebut "Trending Topic"?


Era informasi digital mempermudah pengguna informasi untuk mendapatkan kabar berita. Dalam hitungan menit orang sekarang dapat mengetahui berbagai informasi. Dengan perkembangan yang luar biasa ini akan muncul dua kemungkinan, yaitu: 1) orang menjadi lebih tahu informasi, dan 2) orang menjadi semakin kewalahan menampung informasi.

Informasi yang memunculkan kelaparan atau kehausan masyarakat akan informasi membuat penyedia informasi berusaha untuk membuat produk informasinya diminati oleh banyak orang. Jika kabar yang mereka sampaikan disambut secara antusias oleh penggunanya maka popularitas penyedia informasi tersebut akan semakin bertambah.

Kita asumsikan bahwa saat ini informasi telah menjadi suatu hal yang selayaknya dikejar oleh masyarakat guna mengikuti perkembangan kehidupan dunia sehari-hari. Hal demikian akan menjadi peluang besar bagi penyedia informasi untuk mendongkrak popularitasnya. Maka ditempuhlah suatu cara agar informasi yang disampaikan menjadi "bintang" yang disukai oleh banyak orang. Orang menyebutnya "trending topic". Kecenderungannya, berita yang ditandai sebagai "trending topic" seperti disengaja oleh pemberi berita. Padahal berita "trending topic" yang disebarkan belum tentu memenuhi syarat untuk menjadi "bintang". Sebagian "trending topic" tidak mengutamakan kebutuhan pengguna akan informasi karena lebih mementingkan capaian sirkulasi dan, yang orang sebut, "rating"  pengguna. "Trending topic" yang diedarkan sering berupa berita yang kontroversial yang menggugah pengguna informasi untuk mengonsumsinya, bahkan, memberikan reaksi terhadapnya. 

Menyebarkan "trending topic", terutama yang kontroversial, sebenarnya dapat membuat pengguna berita merasa terbebani karena harus, baik langsung maupun tidak langsung, bereaksi kepada berita tersebut. Inilah mungkin yang menjadi salah satu senjata andalan penyedia berita di dalam era informasi. Miskin kontroversi di dalam pemberitaan boleh jadi berarti terancam punah di tengah persaingan industri informasi. Padahal kontroversi sering membuat pengguna berita menjadi cemas. Sedianya informasi merupakan kebutuhan, pada akhirnya informasi tersebut berubah menjadi beban yang mengganggu pikiran penggunanya.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.