Pages

21 February 2012

Kronologi Sejarah Dunia (Bagian 3)

300-200 Sebelum Masehi

300 SM Ptolemy I Soter mendirikan Perpustakaan Alexandria.
292 SM Pendirian monumen Colossus of Rhodes.
282-272 SM Perang Pyrrhic.
260-253 SM Perang Syria I dan II.
264-241 SM Perang Punic I.
250 SM Peradaban Maya lahir di Yucatan.
250 SM Diodotus I, satrap Bactria, mendirikan Kerajaan Greco-Bactrian.
246-241 SM Perang Syria III.
237-227 SM Roma menjadi kekuatan utama Mediteranea setelah menguasai Sisilia, Sardinia, Corsica, dan sebagian besar daerah Illyria (sekarang Semenanjung Balkan).
221 SM Dinasti Qin berkuasa di Cina.
219-217 SM Perang Syria IV.
218 SM Perang Punic II. Tentara Carthiginia di bawah pimpinan Hannibal melintasi pegunungan Alpen dan menyerang Italia.
211-210 SM Roma memulai Perang Punic II.
Jenderal Scipio Africanus dari Roma merebut Hispania.
220-206 SM Pembangunan Tembok Besar Cina.
206 SM Liu Bang merebut kekuasaan Cina dan mendirikan Dinasti Han.
206 SM-220 Masehi Dinasti Han menemukan jalur sutera.
202 SM Scipio Africanus mengalahkan Hannibal dalam Pertempuran Zama.
201 - 199 SM Perang Syria V.

200-100 Sebelum Masehi

200-197 SM Perang Macedon II.
191 SM Konsul Roma Manius Acilius Glabrio mengalahkan Seleucids yang dipimpin oleh Antiochus II dalam Perang Besar Thermopylae.
183 SM Hannibal bunuh diri daripada ditangkap oleh orang Roma.
181 SM Pendirian Aquileia.
171-168 SM Perang Macedon III.
167-163 SM Revolusi Maccabean.
150 SM Kebudayaan Celtic (Kelt) mencapai puncak kejayaan.
146 SM Kota Carthage dihancurkan oleh pasukan Roma. Roma memaksa revolusi Achaean League.
133 SM Reformasi Tiberius Gracchus.
120 SM Polybius, sejarawan Yunani, mangkat.
111-105 SM Peran Jugurthine.
105 SM Cibri dan sekutunya Teutons mengalahkan pasukan Roma.
101 SM Konsul Roma Gaius Marius mengalahkan Cimbri dalam Vercellae di Cisalpine Gaul.

100-50 Sebelum Masehi

100 SM Kebudayaan Celtic runtuh. Scynthia menginvasi India.
91-88 SM Perang Mithridatic I.
88-87 SM Sulla Civil War I
82-81 SM Sulla Civil War II
63 Cicero terpilih sebagai Konsul Roma.
63-51 SM Cartilinian Conspiracy I.
60 SM Triumvirate I.
59 SM Aliansi antara Julius Cesare dan Pompey.
58-51 SM Perang Gallia.
53 SM Jenderal Roma, Marcus Licinius Crassus terbunuh oleh orang Parthia di Carrhae (sekarang Turki).

50-1 Sebelum Masehi

49-49 SM Caesar's Civil War.
48 SM Pembunuhan di Pompey.
44 SM Julius Caesar terbunuh.
43 SM Marcus Antonius kalah dalam Pertempuran Mutina.
43 SM Triumvirate II. Cicero Terbunuh.
37 SM Herod menjadi Gubernur Roma untuk Judea.
31 SM Markus Antonius dan Cleopatra kalah dalam Pertempuran Actium.
30 SM Cleopatra tewas karena bunuh diri. Octavian menduduki Alexandria dan menjadikan Mesir sebagai provinsi Roma.
27 SM - 284 Masehi The Principate terbentuk di Roma.
19 SM Virgil, penyair Roma, mangkat.
12 SM Jenderal Roma untuk Octavian, Marcus Vipsanius mangkat.
8 SM Horaces, penyair Yunani, mangkat.

Bagian 2 << Bagian 3 >> Bagian 4

Kronologi Sejarah Dunia (Bagian 2)

800-300 Sebelum Masehi

776 SM Olimpiade pertama kali diselenggarakan.
753 SM Awal pembangunan kota Roma.
750 SM Koloni pertama Yunani, Cumae, didirikan di daerah Barat-Laut Napoli (Naples). Homer menulis Iliad dan Odyssey.
743-724 SM Perang Messenia I.
733 SM Orang Yunani dari Corinth mendirikan Syracuse.
722 SM Raja Assyiria, Sargon II, menaklukkan Kerajaan Israel.
705 SM Niniveh menjadi ibukota Kerajaan Assyria.

700-600 Sebelum Masehi

689 SM Kota Babylon dihancurkan oleh orang Assyria.
660 SM Kaisar Jimmu mendirikan Jepang.
647 SM Assurbanipal menghancurkan ibukota Elamite, Susa.
626 SM Nabopalasar mendirikan Kerajaan Babylonia Baru.
624 SM Konstitusi Draconia.
614 SM Kerajaan Assyria runtuh.
609 SM Josiah, Raja Judah, terbunuh dalam Pertempuran Megiddo.
605 Raja Nebuchadnezzar II dari Babylonia menaklukkan tentara Mesir dalam Pertempuran Carcemish.
619-560 SM Kerajaan Lydia di bawah pimpinan Alyattes II menjadi kekuatan utama di Asia Minor. Di Cina lahir ajaran Taoisme.

600-500 Sebelum Masehi

600 SM Orang Yunani mendirikan Marseille.
594-593 SM Konstitusi Solonia.
586 SM Deportasi orang Yahudi (dikenal dengan peristiwa 'Babylonian captivity') oleh Nebuchadnezzar.
563 SM Siddartha Gautama lahir dan menjadi pendiri ajaran Buddhisme.
550 SM Peloponnesian League. Kerajaan Persia didirikan oleh Cyrus the Great.
539 SM Cyrus the Great menaklukkan Kerajaan Babylonia Baru.
535 SM Bangsa Yunani dari Phocaea ditaklukkan oleh bangsa Chartaginia dalam Pertempuran Alalia.
509 SM Roma menjadi Republik.

500-400 Sebelum Masehi

500 SM Demokrasi Athena.
493 SM Themistocles terpilih sebagai archon.
490 SM Penduduk Athena mengalahkan Persia dalam Pertempuran Marathon.
480 SM Raja Persia, Xerxes I, memimpin pasukannya menaklukkan negara-negara kota Yunani yang dikomandoi oleh Leonidas dalam Pertempuran Thermopylae.
480 SM Negara-negara kota Yunani yang dipimpin oleh Themistocles menaklukkan Persia dalam Pertempuran Salamis.
465 SM Xerxes I terbunuh.
457 SM Awal berlangsungnya Perang Peloponnesia I.
440 SM Peace of Callias mengakhiri Perang Persia. Di Athena, Pericles terpilih sebagai strategos.
432 SM Parthenon di Athena selesai dibangun.
431 SM Awal berlangsungnya Perang Peloponnesia II.
430 SM Herodotus, sejarawan Yunani, wafat.
406 SM Sophocles, penulis Yunani, wafat.
404 SM Perang Peloponnesia berakhir dengan menyerahnya Athena.

400-300 Sebelum Masehi

399 SM Socrates dijatuhi hukuman mati.
385 SM Marcus Furius Camillus, Diktator Roma, menduduki kota Veii, Etrusca. Di Yunani, Aristophanes, seorang penyair komik terkenal, wafat.
370 SM Hippocrates, ahli fisika Yunani, wafat.
348 SM Plato, filsuf Yunani, wafat.
346 SM Peace of Philocrates mengakhiri peran antara Athena dan Kerajaan Macedon.
343 SM Artaxerxes III Raja Persia menaklukkan Mesir.
340 SM Roma mengalahkan Latin League dalam Perang Latin.
338 SM Philip of Macedon menaklukkan Athena dan sekutunya dalam Pertempuran Chaeronea.
336 SM Philip of Macedon terbunuh dan digantikan oleh Alexander III of Macedon, atau dikenal sebagai Alexander the Great (Aleksander Agung).
334 SM Alexander the Great mengirimkan ekspedisi ke Kerajaan Persia dan menduduki Syria, Tyre, Jerusalem, Mesir.
330 SM Persia jatuh ke tangan Alexander the Great.
325 SM Tentara Alexander the Great menolak untuk meneruskan perjalanan menuju ke Timur di Sungai Hyphasis, India.
323 SM Alexander the Great wafat di Babylon tanpa meninggalkan keturunan.
322 SM Kerajaan Maurya berdiri.
321 SM Para jenderal pasukan Alexander the Great, yakni Ptolemy, Cassander, Lysimachus dan Seleucus, membagi Kerajaan menjadi empat bagian.

Bagian 1 << Bagian 2 >> Bagian 3

Merger dan Akuisisi, perkembangan dan kritisinya

Pertanyaan dasar tentang merger dan akuisisi
-Apakah yang menjadi alasan bagi perusahaan untuk terlibat di dalam merger atau akuisisi? Adakah tujuan yang berbeda, dan oleh karena itu taktik yang berbeda yang digunakan agar usaha merger atau akuisisi dapat berjalan dengan baik?
-Kegiatan merger dan akuisisi telah berulang kali terjadi dalam 15 tahun terakhir, dan berskala global. Kita harusnya telah mempelajari sesuatu dari kesemua aktivitas tersebut. Apakah kesimpulannya?
-Mampukah teori perubahan individu, kelompok dan organisasi digunakan untuk meningkatkan keberhasilan merger dan akuisisi, jika ya, bagaimana teori tersebut dapat diterapkan?

Tujuan merger dan akuisisi

Sejarah merger dan akuisi telah berlangsung selama 100 tahun. Dalam sepanjang periode tersebut telah terjadi perubahan arah di dalam aktivitas merger dan akuisisi. Menurut Gaughan (2002), saat ini kita memasuki gelombang kelima kegiatan merger dan akuisisi sejak tahun 1897. Proses kegiatan cenderung melambat dengan pengurangan merger dan akuisisi global hingga 26 persen pada tahun 2002.
Tabel 1 Gelombang kegiatan merger dan akuisisi

Perlu diperhatikan bahwa kita harus mengelompokkan jenis-jenis merger dan akuisisi untuk memperoleh pemahaman tentang motivasi yang beragam di balik aktivitas tersebut. Gaughan (2002) menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis perjanjian merger atau akuisisi: perjanjian horisontal yang meliputi merger dengan atau mengakuisisi pesaing, perjanjian vertikal yang meliputi merger dengan atau mengakuisisi perusahaan yang memiliki hubungan supplier atau konsumen, dan perjanjian konglomerat yang meliputi merger dengan atau mengakuisisi sebuah perusahaan yang bukan pesaing maupun pembeli atau penjual.

Sebagian besar merger atau akuisisi komersil berhubungan dengan pertumbuhan. Melakukan merger dengan atau mengakuisisi perusahaan lain merupakan cara yang cepat untuk tumbuh, yang menghindarkan perusahaan dari penderitaan dan ketidakpastian oleh adanya pertumbuhan yang dihasilkan secara internal. Akan tetapi, merger ini akan menghasilkan resiko dan tantangan terhadap keuntungan yang diharapkan dari aktivitas yang dilakukan. Daya tarik dari pertumbuhan pendapatan segera harus mempertimbangkan adanya beban tambahan pada pihak manajemen karena harus menjalankan bisnis yang ukurannya lebih besar. Pertumbuhan biasanya meliputi akuisisi konsumen baru (misalnya, Vodafone dan Airtouch), namun dapat pula mengusahakan akses untuk fasilitas, merk, merek dagang, teknologi atau bahkan karyawan.

Kajian tentang keberhasilan dan kegagalan merger dan akuisisi

Berikut ini adalah pendapat dari Selden dan Colvin (2003):

70% sampai dengan 80% dari akuisisi mengalami kegagalan, yang berarti bahwa mereka tidak menciptakan kekayaan bagi pemilik saham perusahaan yang mengakuisisi. Dalam prakteknya, hal yang lebih sering terjadi ialah bahwa akuisisi justru menghancurkan kekayaan… Volume perjanjian selama gelombang Merger & Akuisisi (1995-2000) yang terkenal itu mencapai total lebih dari $12 juta. Dengan sebuah estimasi yang sangat konservatif, perjanjian yang terjadi menghilangkan sekurang-kurangnya $1 triliun kekayaan yang dimiliki oleh pemilik-saham.

Pendapat lain dikemukakan oleh CEO perusahaan Teligent, Alex Mandl (dalam Carey, 2000):

Saya akan menyikapi isu tersebut dengan ide bahwa sebagian besar merger akan berakhir pada kegagalan. Saya mengetahui banyak penelitian pada era 1970an dan 1980an yang akan memberitahukan hal tersebut. Namun, jika saya mengamati banyak perusahaan saat ini – khussunya perusahaan-perusahaan ekonomi baru seperti Cisco dan WorldCom – saya menghadapi masa-masa sulit untuk menghapus kekuatan strategis dari Merger & Akuisisi. Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan yang dicapai akibat akuisisi telah menjadi bagian penting dari keberhasilan banyak perusahaan yang beroperasi di dalam ekonomi baru.

Merger sektor publik, seperti merger antara Inland Revenue dan Costums and Exercise di Inggris, terganggu oleh banyak masalah, dan di dalam pandangan publik secara keseluruhan. Akan tetapi, merger perusahaan Ofcom, yang mengajak serta lima regulator ke dalam satu organisasi, dianggap sebagai keberhasilan yang cemerlang. National Audit Office menyalahkan kesulitan merger sektor publik pada kevakuman kepemimpinan antara mereka yang memutuskan untuk merger dan mereka yang akan menjalankan merger tersebut. Selain itu, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyusun peraturan dan konsultasi menyebabkan terlalu banyaknya ketidakpastian bagi staf dan stakeholders yang lebih parah dibandingkan yang terjadi pada sektor swasta.
 
Diskusi tentang tingkat keberhasilan secara keseluruhan aktivitas merger dan akuisisi masih berlanjut

Merger dan akuisisi menghasilkan ketidakpastian, dan ketidakpastian pada gilirannya menyebabkan kecemasan. Pertanyaan yang mengganggu pikiran setiap orang adalah, “Apa yang akan terjadi pada diri saya dalam keadaan ini?” Sekali lagi pertanyaan ini dijawab secara memuaskan, masing-masing individu selanjutnya dapat mulai merujuk tantangan-tantangan penting yang menghadang. Hingga saat itu, akan muncul kecemasan. Beberapa orang akan merasa lebih cemas dibandingkan sejumlah orang lainnya bergantung pada gaya persona, riwayat persona dan proksimitas masing-masing terhadap perubahan yang disulkan. Dan jika orang tidak menyukai bentuk masa depan, maka akan muncul sebuah reaksi.

Tugas pimpinan di dalam situasi merger atau akuisisi pertama-tama ialah memastikan bahwa tim mengetahui segala sesuatu akan tidak sama dengan yang telah lewat. Kedua, ia perlu memastikan bahwa setiap orang telah memahami apa yang akan berubah, apa yang akan tetap sama, dan kapan kesemuanya itu akan terjadi. Ketiga, pimpinan perlu menciptakan lingkungan yang baik bagi individu untuk mencoba cara-cara baru di dalam melakukan sesuatu.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.