Pages

3 January 2012

Internet dengan Aksara Daerah: Sepenggal Obsesi


Sebuah buah pikiran yang berada di luar kemampuan karena saya berada di sini sekarang ini tanpa latar belakang pengetahuan bidang internet, komputer dan informatika. Satu-satunya pendorong ialah keinginan akan sebuah perubahan yang nyata, bukan resolusi absurd tanpa makna dan atau realisasi yang jelas.

Melihat aksara Latin, Cyrilic, Thailand, Arab, Korea, dan Jepang mampu terbaca pada layar komputer yang hampir tiap hari kita hadapi, hati kecil ini menjadi tergerak, sementara pikiran dan angan melayang tak menentu arahnya. Selanjutnya, tercetuslah buah pikiran, "Bagaimana jika aksara daerah yang ada di tanah Nusantara ini dapat juga terbaca dan dikenali oleh komputer, seperti halnya aksara-aksara tersebut di atas?" Bangsa Nusantara, orang Indonesia, adalah bagian dari sebuah budaya yang kaya dan beraneka ragam. Kita memiliki beberapa jenis aksara selain yang kita pergunakan selama ini (Latin, Romawi, Arab). Betapa senangnya kita jika dapat memberikan kontribusi kepada dunia maya dengan mengubah angan kecil ini menjadi sebuah kenyataan.

Internet dalam satu dasawarsa belakangan ini telah menjadi tempat pengaduan bagi para pemburu informasi. Ia bahkan menjadi ladang aduan bagi pencinta diskusi. Ada saat menerima, tentunya ada pula saat memberi. Apakah kita, yang katanya merupakan bangsa yang berbudaya tinggi, puas begitu saja dengan status menerima? Selalu demikian dari tahun ke tahun?

Popularitas... Ya, faktor inilah yang mungkin akan menghambat usaha untuk mencantumkan aksara daerah menjadi salah satu aksara yang digunakan di dalam internet. Namun demikian, untuk apa kita berlalu-lalang di sini jika tujuannya hanya mengekor orang lain? 

Untuk menjadi juara itu memang tidak mudah. Jalan menuju ke sana penuh lubang, duri, lerengan tajam dan jurang yang dalam. Hanya tekat yang kuat untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa tempat kita makan, minum, tidur, bergaul, berlomba, dan mencari nafkah lah yang akan menjadi kita kuat menghadapi segala tantangan. Kiranya demikianlah yang diperjuangkan oleh bangsa Inggris tatkala memasyarakatkan bahasa mereka sehingga kita menjadi bahasa internasional. Mereka mampu berbuat demikian, kita pun semestinya mampu melakukannya. Memandang layar komputer, menjelajah jagat internet berhiaskan aksara Jawa, Bali, Batak, dan aksara Nusantara lainnya, bukanlah hal yang mustahil jika kita berusaha untuk mewujudkannya. 

Selamat tahun baru 2012. Semoga keinginan terwujud.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.