Pages

15 September 2012

Kebijakan Lingkungan Badminton World Federation

GREEN BADMINTON (digubah dari piktogram Beijing 2008)

Badminton World Federation (BWF) sebagai sebuah organisasi internasional telah mengambil langkah maju terkait dengan isu-isu lingkungan yang saat ini sedang menjadi "trending topic". Pernyataan kepedulian kepada lingkungan dari BWF tertuang di dalam BWF Policy on the Environment, atau BWF Environmental Policy.

"Tanggung Jawab Lingkungan (Environmental Responsibility)" telah secara resmi tercantum di dalam Statuta BWF, Klausul 4.5 dengan pernyataan sebagai berikut:

The Federation shall take a responsible approach to safeguarding the environment and managing resources through its practices in hosting events and in managing its operations.

Dari pernyataan tersebut jelas bahwa BWF merasa ikut bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya dalam wujud kegiatan olahraga bulutangkis yang tidak merugikan lingkungan sekitar.

BWF Environmental Policy memiliki tujuan untuk: a) menggalakkan praktek-praktek pelestarian lingkungan, b) memberikan pedoman dan menyelenggarakan penyuluhan, c) menjaga tanggung jawab sosial dan ekonomi guna menjamin segala bentuk kebutuhan olahraga dan BWF saat ini dan masa mendatang. Adapun prinsip kebijakan lingkungan yang dipegang oleh BWF adalah: a) pelestarian sumber daya, b) pengurangan limbah, c) kondisi kesehatan untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan peristiwa dan kegiatan bulutangkis, dan d) kepedulian dan pendidikan lingkungan.

Hal-hal yang melatarbelakangi Kebijakan Lingkungan antara lain sebagai berikut: Pertama, pemahaman tentang perlunya peralatan dan perlengkapan olahraga yang bersumber dari alam, seperti pencahayaan, udara, dan arena tempat bermain bulutangkis. Kedua, Statuta IOC (International Olympic Committee) dan Agenda 21 for Sport yang mengatur tanggung jawab terhadap isu-isu lingkungan. Ketiga, Statuta BWF tentang pengambilan langkah-langkah untuk melestarikan lingkungan dan mengelola sumber dayanya. Keempat, pebulutangkis, anggota Federasi, pelaksana kegiatan, administratur, dan setiap pihak terkait dapat ikut berperan.

Pelaksanaan Kebijakan Lingkungan dilimpahkan kepada BWF Administration Committee, yang kemudian akan mengemban tanggung jawab dalam bidang-bidang berikut ini:
1. Menjalankan tanggung jawab lingkungan di dalam merencanakan dan menyusun kegiatan-kegiatan bulutangkis;
2. Meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan melalui komunitas bulutangkis;
3. Mengikuti dan mempelajari perkembangan publikasi/pedoman tentang kelestarian lingkungan untuk bidang olahraga, pengelolaan kegiatan dan dampak lingkungan yang ditimbulkannya, kepedulian secara menyeluruh terhadap isu-isu lingkungan yang berhubungan dengan kegiatan olahraga;
4. Menggalakkan riset yang bertujuan memasyarakatkan penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan untuk perlengkapan dan peralatan olahraga bulutangkis;
5. Mengadakan mediasi dengan institusi-institusi selain BWF seperti otoritas pemerintah, organisasi lingkungan dan lembaga-lembaga olahraga lainnya; dan
6. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dan pedoman lingkungan BWF.

Sumber: BWF Policy on the Environmental, Badminton World Federation publications. Diakses pada tanggal 9 September 2012.

Salam Olahraga! Jayalah Bulutangkis!

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.