Pages

31 August 2012

Usaha Menyelamatkan Eksistensi Bahasa Inferior


Bahasa sebagai identitas diri

Saya pernah mendapati pernyataan "bahasa menunjukkan bangsa". Ya, menurut pendapat saya pernyataan tersebut memang benar. Salah satu faktor yang membedakan -- atau menciptakan keragaman -- bangsa-bangsa yang ada di dunia ini ialah bahasa. Ketika kita berjumpa dengan seseorang yang berbicara bahasa A maka kita dapat menerka bahwa orang tersebut berasal dari bangsa A, atau sekurang-kurangnya memiliki hubungan dengan bangsa A. Terlepas dari kefasihan seseorang mempergunakan bahasa selain bahasa ibunya dengan jalan mempelajari bahasa tersebut, sebuah bahasa adalah penunjuk identitas seseorang, dan lebih luas lagi, suatu masyarakat.

Bahasa sebagai alat komunikasi

Dapat kita bayangkan jika suatu masyarakat tidak memiliki bahasa, akan bagaimanakah masyarakat tersebut berkomunikasi? Mempergunakan bahasa isyarat memang mungkin terjadi namun manusia dianugerahi oleh alat wicara yang dapat memproduksi bahasa. Kedudukan bahasa sebagai alat komunikasi menciptakan hubungan antarpersona dan antarkelompok, di mana masing-masing orang dapat berdiskusi, bercurah hati, bertukar pendapat, bahkan beradu pendapat. Bahasa sebagai alat komunikasi dapat pula menunjukkan warna budaya suatu kelompok masyarakat yang menjadikannya unik. Setiap kelompok masyarakat memiliki bahasa tersendiri sehingga membuatnya berdiri sendiri sebuah sebuah bangsa yang melengkapi keragaman kehidupan umat manusia di dunia.

Tanpa mengecilkan makna dan keberadaan setiap bahasa, memang harus diakui bahwa dari waktu ke waktu terjadi dominasi sejumlah bahasa. Di antara bahasa-bahasa yang saat ini menempatkan diri sebagai bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi internasional adalah bahasa Prancis, Spanyol, Latin, dan tentu saja bahasa Inggris. Hal demikian sedikit-banyak tidak terlepas dari perjalanan sejarah masa lalu, yakni terjadinya imperialisme oleh bangsa Spanyol, Portugis, Prancis, Belanda dan Inggris terhadap bangsa-bangsa lain. Alhasil, pengaruh imperialisme tersebut praktis menjadi sangat signifikan terhadap wilayah yang didudukinya. Bahasa pada masa kolonial menjadi salah satu unsur penting untuk memperkuat hegemoni imperialis terhadap wilayah jajahan. Sebagai contoh, banyak bangsa di kawasan Afrika yang menjadikan bahasa Prancis dan Inggris sebagai bahasa resmi nasional karena mereka dahulunya adalah jajahan Prancis dan Inggris. Situasi yang sama terjadi pula di Amerika Selatan dengan bahasa Spanyol dan Portugis yang berakar dari bahasa Latin. Bahkan kawasan tersebut sampai dikenal pula sebagai Amerika Latin. Sebagai tambahan, elemen bahasa Yunani dan Latin juga masih dipergunakan sebagai lambang rumus dalam ilmu-ilmu pasti dan nama ilmiah spesies flora dan fauna.

Ancaman kepunahan bahasa

Menurut laporan UNESCO Ad Hoc Expert Group of Endangered Language (2003), suatu bahasa dikatakan "terancam" adalah jika bahasa tersebut beranjak menuju kepunahan. Punahnya bahasa adalah suatu kejadian yang tak dapat dihindari jika tidak ada usaha yang serius untuk mendokumentasikan dan menyelamatkannya. Laporan tersebut menambahkan bahwa sebuah bahasa dikatakan terancam adalah jika para penggunanya tidak malu lagi mempergunakannya, jarang menggunakannya sebagai alat komunikasi massal, dan tidak mau menularkannya kepada generasi penerus. Dengan tidak adanya pembelajaran yang berkelanjutan maka generasi berikutnya akan tidak mengenal lagi eksistensi bahasa dimaksud. Hasil penelitian Bernard (1996:142) melaporkan bahwa 97% dari jumlah penduduk dunia pada era 1990an lalu mempergunakan 4% dari seluruh bahasa yang ada.

Riset berikutnya yang dilakukan oleh UNESCO melalui "UNESCO Project: Atlas of the World's Languages in Danger" (2011) melaporkan bahwa di seluruh dunia saat ini terdapat sekitar 6.000 bahasa yang dipergunakan oleh manusia di dalam berkomunikasi. Dari jumlah tersebut hampir separuhnya terancam kepunahan. Secara lebih detil UNESCO melaporkan bahwa jumlah bahasa yang terancam kepunahan saat ini telah mencapai 2.473, yang terdiri atas 178 bahasa yang digunakan oleh 10-50 orang, 146 bahasa yang digunakan oleh kurang dari 10 orang, 577 bahasa yang terancam kepunahan, dan 230 bahasa yang telah punah terhitung sejak berakhirnya Perang Dunia II.

Usaha mencegah kepunahan bahasa

Menanggapi ancaman hilangnya bahasa sebagai identitas suatu bangsa dan masyarakat ini, pada awal dekade ini UNESCO memperkenalkan inisiatif dan proyek yang memiliki jangkauan global. Unsur utama dari usaha penyelamatan bahasa tersebut adalah akademisi, khususnya pada tingkat pendidikan tinggi, dengan kerjasama yang dilakukan oleh sejumlah institusi pendidikan tinggi di berbagai negara, terutama yang memiliki tingkat resiko kepunahan bahasa yang relatif tinggi. Mereka menjalankan inisiatif dan proyek penyelamatan eksistensi bahasa dalam tiga bentuk kegiatan, yaitu: a) proyek riset mahasiswa; b) proyek riset fakultas; dan c) proyek bentuk lain.

a) Riset tingkat mahasiswa

Riset pada tingkat mahasiswa yang diselenggarakan saat ini adalah sebagai berikut (institusi di dalam kurung adalah pelaksana dan/atau lokasi riset):
- Riset tentang Bahasa Indonesia (University of Hamburg, Jerman)
- Riset tentang kepunahan bahasa (University of Karachi, Pakistan)
- Riset tentang bahasa yang terancam kepunahan di Selandia Baru (University of Greenwhich, Britania Raya)
- Riset tentang bahasa Tikuna (National University of Colombia, Kolombia)
- Riset tentang bahasa, budaya, dan identitas yang terancam kepunahan di Indonesia (London School of Public Relations, Britania Raya)
- Riset tentang bahasa isyarat (University of Quebec)
- Riset tentang Perbandingan situasi-situasi linguistik di negara Iran dan Afghanistan masa kini (Uppsala University, Swedia)
- Riset tentang bahasa yang terancam kepunahan di Vietnam (University Paris VII, Prancis)
- Riset tentang teori penerjemahan pascakolonial (South-Western University of Finance and Economics, Republik Rakyat Cina)
- Riset tentang ancaman kepunahan bahasa dan gangguan lingkungan di Brasil (University of Michigan, Amerika Serikat)
- Riset tentang perbandingan deskriptif gramatikal antara bahasa Inggris dan bahasa Nafara (yang digunakan oleh bangsa Gur di Afrika) (University of Bouake, Pantai Gading)

b) Riset pada fakultas

Riset pada tingkat fakultas yang diselenggarakan saat ini adalah sebagai berikut (institusi di dalam kurung adalah pelaksana dan/atau lokasi riset):
- Riset tentang bahasa (Meikai University, Jepang)
- Riset tentang bahasa yang terancam kepunahan (Eastern Michigan University, Amerika Serikat)
- Riset tentang revitalisasi bahasa (Georgia Southern University, Amerika Serikat)
- Riset tentang perbandingan kebijakan pemerintah Australia dan Cina tentang bahasa (Monash University, Australia)
- Riset tentang program perkuliahan bahasa-bahasa yang terancam kepunahan pada jenjang pendidikan Master (University of Cambridge, Britania Raya)
- Riset tentang etnologi bahasa-bahasa penduduk asli Amerika: daerah yang dihuni oleh suku Maya (Meksiko) dan Amazonas (Peru) (University of Georgia, Amerika Serikat)
- Riset tentang perkuliahan untuk mahasiswa (Independent University, Bangladesh)
- Riset tentang bahasa di wilayah timur-laut India (North-Eastern Hill University, India)
- Riset penyusunan buku tentang linguistik (University of Oxford, Britania Raya)
- Riset statistik tentang populasi manusia/budaya yang terancam kepunahan dan hubungannya dengan wilayah biogeografi (Community College, Vermont, Amerika Serikat)
Riset tentang pembuatan GIS data set di dalam Pelajaran Geografi pada jenjang sekolah menengah atas (Virginia Beach City Public Schools, Amerika Serikat)

3. Riset bentuk lainnya

Riset bentuk lain yang diselenggarakan saat ini adalah sebagai berikut (institusi di dalam kurung adalah pelaksana dan/atau lokasi riset):
- Riset tentang kartografi (National Geographic's College Atlas)
 - Riset tentang aksi peduli di Coimbatore, Tamul Nadu, India (Professional Group of Institutions)
- Riset tentang dialek Chippewa/Ojibwe pada suku asli Amerika Grand Portage (Grand Portage Band of Cippewa Indians, Amerika Serikat)
- Riset tentang bahasa Punjabi (Daily Times, Pakistan)
- Riset tentang penyusunan peta tujuan riset dan pendidikan (Gobaia, Kanada)
- Riset, pengajaran publik, penulisan (K. David Harrison, penulis "When Languages Die")
- Riset tentang bahasa di Meksiko (CIMMYT, Meksiko)
- Riset jurnalis (www.slon.ru, Moskow, Rusia; derStandanl.at, Wien, Austria; Business Standard Ltd, New Delhi, India)
- Riset tentang masyarakat pengguna bahasa Telugu (Telugu Association of London)
- Serial laporan tentang bahasa penduduk asli India yang terancam kepunahan (HT Media, New Delhi, India)
- Fitur cerita tentang bahasa-bahasa yang terancam kepunahan (News Corp, New-York, Amerika Serikat)
- Riset tentang pelestarian bahasa-bahasa penduduk asli dan pedalaman di Amerika Utara (Mazinaate, Inc; Kanada)

Pengaruh Krisis Global Terhadap Pendidikan Tinggi Negara Thailand


Akibat dari krisis keuangan global bagi negara Thailand sangatlah nyata. Di antaranya ialah terjadinya pengurangan permintaan untuk barang-barang olahan dari pembeli-pembeli utama seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dan Jepang. Sektor lain yang terkena dampak krisis adalah pariwisata. Angka pengangguran di negara Thailand, khususnya yang berasal dari masyarakat terdidik, juga mengalami peningkatan. Data tahun 2008 menyebutkan bahwa angka pengangguran Thailand mencapai 28,98 persen.

Di negara Thailand terdapat 8 (delapan) kategorisasi pendidikan tersier, sebagai berikut:
- universitas publik
- universitas publik otonom
- universitas terbuka
- Rajabhat University
- Rajamongala University of Technology
- sekolah tinggi kejuruan publik
- universitas swasta, dan
- sekolah tinggi swasta

Jumlah total institusi pendidikan tinggi yang terdapat di negara Thailand adalah 143 buah, terbagi atas 77 swasta dan 66 publik (atau di Indonesia disebut perguruan tinggi negeri). Pada periode 2006-2009 terjadi penurunan jumlah mahasiswa pendaftar pendidikan tinggi, yakni dari 2,05 juta (2006) menjadi 2,00 juta (2008). Pada tahun 2006 jumlah belanja pemerintah Thailand untuk pendidikan adalah 21,7 persen dari belanja total, kemudian bertambah menjadi 22,7 persen pada tahun 2009 dan kemudian 23,7 persen pada tahun 2010. Sebagian besar belanja dialokasikan untuk penyelenggaraan pendidikan dasar. Belanja pemerintah untuk universitas publik masih dikatakan belum memenuhi kebutuhan dan di negara tersebut sedang terjadi krisis potensi sumber daya manusia karena terlalu banyaknya peserta didik pendidikan tinggi yang tidak memiliki kompetensi dalam bidang mereka masing-masing.

Menanggapi minimnya kualitas tersebut sejumlah langkah telah ditempuh, antara lain dengan memberlakukan dana pinjaman kuliah, pendirian universitas-universitas baru, transformasi institusi publik menjadi universitas swasta, reformasi sistem pendaftaran, hingga penggalakan riset dan inovasi. Akan tetapi, seperti halnya yang dialami oleh negara lain pada saat menderita krisis ekonomi, langkah-langkah tersebut tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

Akibat terjadinya krisis keuangan global ialah berkurangnya dana alokasi institusi pendidikan tinggi. Penurunan dana ini membuat pelaksanaan program-program yang telah direncanakan menjadi terhambat. Krisis ekonomi global telah benar-benar mempengaruhi situasi pendidikan tinggi di negara Thailand dan banyak pihak, terutama akademisi di negara tersebut, terus mendorong pemerintah untuk melakukan reformasi struktural. Meskipun langkah ini tidak muda namun merupakan tindakan yang signifikan guna memperkuat sistem administrasi dan memperbaiki kualitas pendidikan, terutama pendidikan tinggi.

Dokumen rujukan:

UNESCO Bangkok. 2009. Concept Note. Consultation Meeting on the Impact of the Economic Crisis on Higher Education in Asia and the Pacific. Bangkok, Thailand, 22-23 October. www.unescobkk.org/education/apeid/news/news-details/article/consultation-meeting-on-the-impact-of-theeconomic-
crisis-on-higher-education-in-asia-and-the-pacific
UNESCO Bangkok. 2010. Information Note. Regional Seminar on the Impact of the Economic Crisis on Higher Education and the Use of ICT in Universities in Asia and the Pacific. Bangkok, 30 June – 2 July. www.unescobkk.org/?id=9709
OECD. 2010. Education at a Glance. OECD, Paris.
Schneller, C. (2010), “Introductory Paper”, in C. Schneller and S. Golden, The Impact of the Financial Crisis to Higher Education, Asia-Europe Foundation, Singapore, pp. 8 – 24.
Schneller, C. and Golden, S., eds. (2010), “Workshop Summary”, in C. Schneller and S. Golden, The Impact of the Financial Crisis to Higher Education, Asia-Europe Foundation, Singapore, pp. 25 – 42.
UNESCO (2009), Quick Survey, UNESCO, Paris.
Union of Colleges and Universities (UCU) United Kingdom (2011), “Draft Resolution on Higher Education and Research and the Global Financial Crisis”, in Congress Book 5: Draft Congress Resolutions, Education International 6th World Congress, Education International, Brussels, p. 43.
Varghese, N.V. (2010) Running to stand still: Higher education in a period of global economic crisis, UNESCO: International Institute for Educational Planning, Paris.
Varghese, N.V. (2001) Impact of the economic crisis on higher education in East Asia: Country experiences, UNESCO: International Institute for Educational Planning, Paris.

Sumber:
The Impact of Economic Crisis on Higher Education
Asia and Pacific Regional Bureau for Education
UNESCO Bangkok 2012

30 August 2012

Raih Keberhasilan dengan Membuat Orang Lain Berhasil


"Anda hanya bisa mendapatkan apa yang menjadi milik Anda dengan memberikan apa yang menjadi milik orang lain." (Wallace Wattles)

Apakah yang menurut Anda layak untuk Anda miliki? Mungkin satu kata ini adalah jawabannya: Sukses. Ya, pasti semua orang suka dan ingin sukses. Namun, sukses itu ada syaratnya, yaitu sebelum Anda meraih sukses bagi diri Anda, buatlah orang lain sukses terlebih dulu. Disadari atau tidak peluang Anda untuk meraih sukses ada di tangan orang lain. Bayangkan jika Anda pengusaha, apakah yang Anda lakukan agar produk Anda laris? Pastilah mencari konsumen. Bukankah konsumen itu orang lain? Bukankah pegawai yang Anda gaji sebagai sales adalah orang lain? Jadi, ternyata "sukses bergantung pada dukungan orang lain" (David, 1992:170). Tanpa orang lain, sia-sia sajalah semua jerih payah kita karena tak ada yang mendukung kita. Oleh karena itu, berpikirlah benar tentang orang lain kalau Anda menyadari bahwa kesuksesan itu tergantung pada dukungan orang lain.

Sumber kutipan:
101 Tips Kilat Berpikir Positif dan Berjiwa Besar (hal. 34-35)
Pengarang: Yopi Jalu Paksi
Penerbit: Media Pressindo
Tahun terbit: 2010
ISBN: 9797881830, 9789797881832

28 August 2012

Datang Membawa Bendera, Pulang Membawa Medali: Cerita Manis Para Pembawa Bendera Olimpiade London 2012

ja.twitter.com
  Luciana Paula Aymar ARGENTINA - hoki 
Perak

news.com.au
 Lauren Elizabeth Jackson AUSTRALIA - bola basket
Perak

zimbio.com

  Christopher Brown KEPULAUAN BAHAMA - atletik
Emas 4x400m estafet


belarus.by
  Max Mirny BELARUS - tenis
Emas ganda campuran

mylikeposter.com
  Mariana Pajon Londono KOLOMBIA - balap sepeda
Emas BMX

tumblr.com
  Venio Losert KROASIA - bola tangan
Perunggu

therepublic.com
 Kirani James GRENADA - atletik
Emas 400m

taipeitimes.com
 Lee Wai Sze CINA TAIPEI - balap sepeda
Perunggu keirin

deepkraft.net
Sushil Kumar INDIA - gulat
Perak gaya bebas kelas 66kg

siliconrepublic.com
Katie Taylor REPUBLIK IRLANDIA - tinju
Emas kelas ringan

zimbio.com
Valentina Vezzali ITALIA - anggar
Emas team foil putri; Perunggu individual foil



jamaipanese.com
Usain St. Leo Bolt JAMAIKA - atletik
Emas 100m; Emas 200m; Emas 4x100m estafet

english.ahram.org.eg
Saori Yoshida JEPANG - gulat
Emas gaya bebas kelas 55kg

waazaap.com
Fehaid Al-Deehani KUWAIT - menembak
Perunggu trap

fivb.org
Martins Plavins LATVIA - bola voli pantai
Perunggu

whatsonningbo.com
Pandelela Rinong Pamg MALAYSIA - loncat indah
Perunggu 10m platform

voxxi.com
Maria del Rosario Espinoza MEKSIKO - taekwondo
Perunggu kelas +67kg

zapaday.com
Dorian van Rijsselberghe BELANDA - layar
Emas sailboard

zimbio.com
Javier Culson Perez PUERTO RICO - atletik
Perunggu 400m gawang

daylife.com
Maria Yuryevna Sharapova FEDERASI RUSIA - tenis
Perak tunggal putri

sports.xin.msn.com
Feng Tianwei SINGAPURA - tenis meja
Perunggu tunggal putri; Perunggu beregu

thenewage.co.za
Mokgadi Caster Semenya AFRIKA SELATAN - atletik
Perak 800 m

2012.qq.com
Paul Gasol i Saez SPANYOL - bola basket
Perak

zimbio.com
Mavzuna Chorieva TAJIKISTAN - tinju
Perunggu kelas terbang

bigstory.ap.org
Marc Burns TRINIDAD & TOBAGO - atletik
Perunggu 4x100m estafet 

dailyrecord.co.uk
Christopher Andrew Hoy BRITANIA RAYA - balap sepeda
Emas team Sprint; Emas keirin

Daftar Rekor Nasional Renang Indonesia (per Agustus 2012)



REKORNAS RENANG PUTRA

Gaya Bebas

50 m - Omar Suryaatmaja - 22.97 - Jakarta 27.12.2009
100 m - Richard Sam Bera - 50.80 - Kuala Lumpur 10.09.2001
200 m - Triadi Fauzi - 1:52.18 - Singapura 22.06.2011
400 m - M. Akbar Nasution - 4:00.57 - Los Banos 01.12.2005
800 m - M. Akbar Nasution - 8:27.26 - Tenggarong 08.07.2009
1500 m - Steven Chandra - Brisbane 1999

Gaya Punggung 

50 m - I Gede Siman Sudartawa - Palembang 16.11.2011
100 m - I Gede Siman Sudartawa - Singapura 15.06.2012
200 m - I Gede Siman Sudartawa - Palembang 14.11.2011

Gaya Dada

50 m - Indra Gunawan - Roma 28.07.2009
100 m - Indra Gunawan - Vientiane 12.12.2009
200 m - Indra Gunawan - Palembang 12.11.2011

Rekornas Renang Indonesia
GLENN VICTOR (rri.co.id)
Gaya Kupu-kupu

50 m - Glenn Victor Sutanto - Palembang 12.11.2011
100 m - Glenn Victor Sutanto - Palembang 14.11.2011
200 m - Triadi Fauzi - Singapura 24.06.2011

Gaya Ganti Perorangan

200 m - Albert C. Sutanto - Hanoi 07.12.2003
400 m - Albert C. Sutanto - BS Begawan 08.08.1999



Estafet 

4x100 m gaya bebas - Triadi, Glenn, Guntur, Brian - 3:25.34 - Vientiane 12.12.2009
4x200 m gaya bebas - Triadi, Putera, Idham, Alexis - Palembang 16.11.2011
4x100 m - gaya ganti - Siman, Indra, Glenn, Triadi - Palembang 17.11.2011

REKORNAS RENANG PUTRI 

Gaya Bebas

50 m - Enny Susilawati - Palembang 15.11.2011
100 m - Enny Susilawati - Singapura 25.06.2011
200 m - Patricia Yosita Hapsari - Singapura 16.06.2012
400 m - Raina Saumi GR - Singapura 14.06.2012
800 m - Raina Saumi GR - Surabaya 19.05.2012
1500 m - Magdalena Sutanto - 17:05.38 - Seattle 2005

Gaya Punggung 

50 m - Yessy Venisia Y. - 30.58 - Jakarta 11.10.2011
100 m - Yessy Venisia Y. - 1:04.76 - Jakarta 2011
200 m - Yessy Venisia Y. - 2:15.73 - Palembang 13.11.2011

Gaya Dada 

50 m - Enny Susilawati - 33.54 - Palembang 17.11.2011
100 m - Rita Mariani - 1:11.96 - Jakarta 1997
200 m - Rita Mariani - 2:33.94 - Jakarta 1997

Renang Indonesia
CATHERINE SURYA (Tempo Photostock)
Gaya Kupu-kupu

50 m - Shelomita E.- 28.27 - Tenggarong 18.07.08
100 m - Catherine Surya - 1:02.40 - Jakarta 1997
200 m - Catherine Surya - 2:13.77 - Jakarta 1996










Gaya Ganti Perorangan

200 m - Fibriani R. Marita - 2:21.00 - Vientiane 10.12.2009
400 m - Fibriani R. Marita - 4:57.16 - Vientiane 14.12.2009

Estafet

4x100 m gaya bebas - Enny, Patricia, Raina, Ressa - 3:52.72 - Singapura 14.06.2012
4x200 m gaya bebas - Enny, Raina, Ressa, Patricia - 8:32.37 - Singapura 13.06.2012
4x100 m gaya ganti - Yessy, Margaretha, Ressa, Enny - Palembang 12.11.2011


27 August 2012

Lega Calcio Serie A - 26.08.2012

Latest Results - 26.08.2012

MILAN - SAMPDORIA 0-1
Costa Andrea

ACM C. Abbiati, M. De Sciglio, D. Bonera, M.A. Yepes, L. Antonini, A. Nocerino/K. Constant, M. Flamini, R. Montolivo, Robinho/U. Emanuelson, K.P. Boateng, S. El Shaarawy/G. Pazzini.

SAM S.G. Romero, A. Costa, G. Berardi, D. Gasteidello, J. Rossini, M. Estigarribia/Maxi L., F.D. Tissone, Obiang, A. Poli/G. Munari, N. Krsticic, Eder/R. Soriano.

acmilan.com


ATALANTA - LAZIO 0-1
Hernanes

ATA A. Consigli, S. Lucchini, G. Bellini, D. Brivio, F. Peluso, E.M. Schelotto/J. Troisi, G. Bonaventura/P. Facundo, M. Moralez, L. Cigarini, D. Biondini/R. Cazzola, G.G. Denis.

LAZ Dias, S. Lulic, G. Biava, A. Konko, Hernanes, A. Gonzalez/L. Cana, C. Ledesma, S. Mauri/O.E. Onazi, M. Klose, A. Candreva/L.S. Scaloni.

CHIEVO VERONA - BOLOGNA 2-0
Pellissier, Cruzado

CHI S. Sorrentino, D. Dainelli, C. Bostjan, G. Sardo, N.S. Frey, Luciano/K. Vacek, L. Rigoni, P. Hetemaj, C. Thereau/D. Moscardelli, D. Di Michele/Cruzado.

BOL F. Agliardi, M. Antonsson, N. Cherubin, Carvalho, S.S. Taider, G. Garics/M. Gabbiadini, M. Motta, D. Perez, T. Guarente/N. Pulzetti, A. Diamanti, R. Acquafresca/C. Pasquato.

GENOA - CAGLIARI 2-0
Merkel, Immobile

GEN S.Frey, L. Antonelli/E. Moretti, G. Mesto, M. Canini, A. Merkel, F. Seymour/D. Tozser, J. Kucka, B. Jankovic, C. Immobile, C. Jorquera/M. Rossi.

CAG M. Agazzi, A. Danilo/G. Perico, D. Astori, F. Pisano, L. Rossettini, R. Nainggolan, A. Ekdal, D. Dessena/V. Ibarbo, A. Cossu, J. Larrivey, Pinilla/R. Thiago.

PALERMO - NAPOLI 0-3
Hamsik, Maggio, Cavani

PAL S. Ujkani, M. Cetto, E.M. Munoz, S. Von Bergen, E.O. Barreto/I. Budan, N.S. Bertolo, F. Brienza/G. Migliaccio, M. Donati/E.R. Arevalo Rios, E. Pisano, F. Miccoli, Hernandez.

NAP M. De Sanctis, M.A. Britos, H.A. Campagnaro, P. Cannavaro, S. Aronica, C. Maggio, M. Hamsik/M. Donadel, V. Behrami, G. Inler/E. Vargas, E. Cavani, L. Insigne/B. Dzemaili.

PESCARA - INTERNAZIONALE 0-3
Sneijder, Milito, Coutinho

PES M. Perrin, D. Zanon, M. Capuano, S. Romagnoli, A. Balzano, E. Cascione, G. Colucci, Nielsen/Juan Q., V. Weiss, Jonatas/E. Abbruscato, G. Caprari/M. Celik.

INT L. Castelazzi, J. Zanetti, M.A. Silvestre, A. Ranocchia, Y. Nagatomo, W. Sneijder, F.A. Guarin V., E.M. Cambiasso, Gargano/J.A. Duncan, D.A. Milito/M. Livaja, A. Cassano/Coutinho.

ROMA - CATANIA 2-2
Osvaldo, Lopez; Marchese, Gomez

ROM M. Stekelenburg, C. Leandro, P. Ivan, N.A. Burdisso. F. Balzaretti, Bradley, M. Pjanic/Marquinho, D. De Rossi, E. Lamela/Marquinho, P.D. Osvaldo, F. Totti/Nicolas L.

SIENA - TORINO 0-0
SIE G. Pegolo, Neto, Felipe/M. Paci, M. Contini, C. Del Grosso, S. Vergassola, G. D'Agostino, V. Verre/A. Sestu, D. Mannini, E. Calaio, E. Bogdani/F. Vallari.

TOR J.F. Gillet, A.O. Ogbonna, S. Masiello/D. D'Ambrosio, K. Glik, M. Darmian, A.C. Gazzi, A. Stevanovic/M.A. Santana, G. Vives/M. Basha, M. Brighi, R. Bianchi, R. Meggiorini.

Next Fixtures - 01.09.2012

Torino - Pescara
Bologna - Milan

Jalan-jalan Lebaran 1433 H

Tugu Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-2
Tugu Peringatan Proklamasi RI Ke-2 Juwangi
Telawa Railway Station
Telawa Railway Station
Telawa Railway Track (West)
Telawa Railway Track (East)

Jolotundo
Sendang Tirtosoma Jolotundo

Sendang Tirtosoma Jolotundo

26 August 2012

Lega Calcio Serie A - 25.08.2012

Latest Results - 25.08.2012

FIORENTINA - UDINESE 2-1
Jovetic (2); Maicosuel

FIO E.Viviano, G.Rodriguez, P.Roncaglia, M.Nastasic, M.Cassani/J.Cuadrado, M.Pasqual, Romulo/A.Aquilani, S.Jovetic, B.Valero, A.Ljajic/M.El Hamdaoui, D.Pizarro.

UDI Z.Brkic, Danilo, D.Faraoni, G.Pasquale/M.Domizzi, T.Heurtaux, E.Aubameyang, C.Battocchio, Maicosuel, Willians/R.Pereyra, L.Muriel/D.Fabbrini.


JUVENTUS - PARMA 2-0
Lichsteiner, Pirlo

JUV M.Storari, A.Barzagli, L.Bonucci, S.Lichsteiner/S.Padoin, C.Marchisio, K.Asamoah, A.Pirlo, A.Vidal, L.Marrone, S.Giovinco/P.De Ceglie, M.Vucinic/A.Matri.

PAR A.Mirante, C.Zaccardo, A.Lucarelli, G.Paletta, J.Valdes, M.Parolo, M.Gobbi, A.Acquah/S.Ninis, A.Rosi/G.Pelle, D.Pabon/I.Belfodil, J.Biabiany.

Next Fixtures - 26.08.2012

Milan - Sampdoria
Atalanta - Lazio
Chievo Verona - Bologna
Genoa - Cagliari
Palermo - Napoli
Pescara - Internazionale
Roma - Catania
Siena - Torino

Indonesia To Participate Into The Paralympic Games London 2012


Republic of Indonesia is taking part into the 2012 Paralympic Games held in London from 29 August to 9 September. Indonesia delegates 4 athletes who are going to compete in four different sports. They are Ni Nengah Widiasih (women's 40kg weightlifting), Setyo Budi Hartanto (men's athletics - long jump & high jump), Agus Ngaimin (men's (men's S6 swimming), and David Dian Michael Yakob (men's table tennis). All the athletes have qualified the Paralympic thresholds during their participation at the Asian ParaGames held in Guangzhou, China. 

There will be 4,200 athletets from 150 countries competing at the 2012 Paralympic Games, London, Great Britain. They will compete in 21 sports and 471 events, as follows:

Archery (9 events)
Athletics (170 events)
Boccia (7 events)
Cycling Road (30 events)
Cycling Track (20 events)
Equestrian (11 events)
Football 5-a-side (1 event)
Football 7-a-side (1 event)
Goalball (2 events)
Judo (13 events)
Powerlifting (20 events)
Rowing (4 events)
Sailing (3 events)
Shooting (12 events)
Swimming (148 events)
Table Tennis (29 events)
Sitting Volleyball (2 events)
Wheelchair Basketball (2 events)
Wheelchair Fencing (12 events)
Wheelchair Rugby (1 event)
Wheelchair Tennis (6 events)

This year is the 14th edition of the Summmer Paralympic Games since its inauguration Games in Rome 1960 (originally known as 9th Annual International Stoke Mandeville Games). Like the Olympic Games, Paralympic Games is held quadrennially and until the last occasion (Beijing 2008). London 2012 becomes the 9th city to host the Paralympic Games as well as the Olympic Games in the same year.

Republic of Indonesia made the Paralympic debut in 1976 when the Games was held in Toronto, Canada. Through the history Indonesia have collected 16 medals, consisting of 4 golds, 3 silvers, and 9 bronzes. The first gold medal was won in 1976 by Itria Dini (men's precision javelin), followed by Syarifuddin (men's singles of lawn bowls). The other two Indonesian gold medalists are Yan Soebiyanto (the similar event with Syafruddin's) and R. S. Arlen (men's weightlifting).

25 August 2012

SQUADRA ROSSONERI 012-2013

football jersey
store.acmilan.com


SQUADRA ROSSONERI

Goalkeepers

Christian Abbiati
Born : Abbiategrasso, 08.07.1977
Ht/Wt : 191/92
Jersey : 32
Serie A debut : Milan - Perugia (17.01.1999)
Titles with AC Milan : 3 Serie A, 1 Coppa Italia, 2 Supercoppa Italia, 1 UEA Champions League, 1 European Supercup.

Marco Amelia
Born : Roma, 02.04.1982
Ht/Wt : 190/90
Jersey : 1
Serie A debut : Lazio - Lecce (31.08.2003)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Gabriel Vasconcelos Ferreira
Born : Unai, 22.09.1992
Ht/Wt : 193/84
Jersey : 59
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Defenders

Ignazio Abate 
Born : S. Agata di Goti, 12.11.1986
Ht/Wt : 180/73
Jersey : 20
Serie A debut : Empoli - Inter (01.09.2007)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Francesco Acerbi
Born : Milan, 10.02.1988
Ht/Wt : 192/90
Jersey : 13
Serie A debut : Catania - Chievo Verona (20.11.2011)
Titles with AC Milan : -

Luca Antonini 
Born : Milan, 04.08.1982
Ht/Wt : 182/70
Jersey : 77
Serie A debut : Perugia - Sampdoria (13.12.2003)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Itala

Daniele Bonera
Born : Brescia, 31.05.1981
Ht/Wt : 183/74
Jersey : 25
Serie A debut : Udinese - Brescia (01.10.2000)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 UEFA Champions League, 1 UEFA Supercup, 1 FIFA Club World Cup, 1 Supercoppa Italia.

Mattia De Sciglio
Born : Milan, 20.10.1992
Ht/Wt : 181/70
Jersey : 2
Serie A debut : Chievo Verona - Milan (10.04.2012)
Titles with AC Milan : -

Djamel Mesbah
Born : Zighoud Youcef, 09.10.1984
Ht/Wt : 178/74
Jersey : 15
Serie A debut : Milan - Lecce (29.08.2010)
Titles with AC Milan : -

Philippe Mexes
Born : Tolosa, 30.03.1982
Ht/Wt : 187/82
Jersey : 5
Serie A debut : Roma - Fiorentina (12.09.2004)
Titles with AC Milan : 1 Supercoppa Italia.

Didac Vila' 
Born : Mataro, 09.08.1989
Ht/Wt : 184/74
Jersey : 0
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Mario Yepes
Born : Cali, 13.01.1976
Ht/Wt : 186/83
Jersey : 76
Serie A debut : Sampdoria - Chievo Verona (21.09.2008)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Cristian Zapata
Born : Padilla, 30.09.1986
Ht/Wt : 187/82
Jersey : 17
Serie A debut : Udinese - Messina (19.11.2005)
Titles with AC Milan : -

Midfielders

Massimo Ambrosini 
Born : Pesaro, 29.05.1977
Ht/Wt : 182/72
Jersey : 23
Serie A debut : Milan - Cagliari 05.11.1995
Titles with AC Milan : 4 Serie A, 2 UEFA Champions League, 2 UEFA Supercup, 1 Coppa Italia, 2 SUpercoppa Italia, 1 FIFA Club World Cup.

Kevin-Prince Boateng
Born : Berlin, 06.03.1987
Ht/Wt : 185/86
Jersey : 10
Serie A debut : Milan - Lecce (29.08.2010)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Adria Carmona Perez
Born : Igualda, 02.02.1992
Ht/Wt : 172/70
Jersey : 55
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Kevin Constant 
Born : Frejus, 15.05.1987
Ht/Wt : 184/80
Jersey : 21
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Urby Emanuelson
Born : Amsterdam, 16.06.1986
Ht/Wt : 176/68
Jersey : 27
Serie A debut : Catania - Milan (20.01.2011)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Mathieu Flamini
Born : Marseilles, 07.03.1984
Ht/Wt : 178/67
Jersey : 16
Serie A debut : Milan - Bologna (30.08.2008)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Riccardo Montolivo 
Born : Bergamo, 18.01.1985
Ht/Wt : 181/65
Jersey : 18
Serie A debut : Atalanta - Lecce (12.09.2004)
Titles with AC Milan : -

Sulley Ali Muntari
Born : Accra, 27.08.1984
Ht/Wt : 179/76
Jersey : 4
Serie A debut : Milan - Udinese (06.11.2002)
Titles with AC Milan : -

Antonio Nocerino
Born : Napoli, 09.04.1985
Ht/Wt : 175/75
Jersey : 8
Serie A debut : Sampdoria - Messina (12.12.2006)
Titles with AC Milan : -

Rodney Strasser 
Born : Freetown, 30.03.1990
Ht/Wt : 178/80
Jersey : 14
Serie A debut : Milan - Udinese (21.12.2008)
Titles with AC Milan : -

Bakaye Traore' 
Born : Bondy, 06.03.1985
Ht/Wt : 186/77
Jersey : 12
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Mattia Valoti
Born : Vicenza, 06.09.1993
Ht/Wt : 181/62
Jersey : 57
Serie A debut : -
Titles with AC Milan : -

Forwards

Stephan El Shaarawy
Born : Savona, 27.10.1992
Ht/Wt : 178/72
Jersey : 92
Serie A debut : Chievo Verona - Genoa (21.12.2008)
Titles with AC Milan : 1 Supercoppa Italia.

Alexandre Rodriguez da Silva
Born : Pato Branco, 02.09.1989
Ht/Wt : 179/78
Jersey : 9
Serie A debut : Milan - Napoli (13.01.2008)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Giampaolo Pazzini
Born : Pescia, 02.08.1984
Ht/Wt : 180/74
Jersey : 11
Serie A debut : Atalanta - Lecce (12.09.2004)
Titles with AC Milan : -

Robson de Souza
Born : Sao Vicente, 25.01.1984
Ht/Wt : 172/60
Jersey : 7
Serie A debut : Milan - Cesena (08.2010)
Titles with AC Milan : 1 Serie A, 1 Supercoppa Italia.

Bojan Krkic Perez (loaned from AS Roma)
Born : Linyola, 28.08.1990
Ht/Wt : 170
Jersey : ...
Serie A debut : 2011
Titles with AC Milan : -

COACHING STAFF

Head Coach :
Massimiliano Allegri

Born: Livorno, 11.08.1967
Playing careers: Cuoiopelli (1984-85), Livorno (1985-88; 1989-90), Pisa (1988-89), Pavia (1990-91), Pescara (1991-93; 1998-2000), Cagliari (1993-95), Perugia (1995-97), Padova (1997-98), Napoli (1998), Pistoiese (2000-01), Aglianese (2001-03); 420 matches-56 goals.
Coaching careers: Aglianese (2003-04), SPAL (2004-05), Grosseto (2005-06), Sassuolo (2007-08), Cagliari (2008-10), Milan (since 2010).


Assistant Coach :
Mauro Tassotti

Born: Roma, 19.01.1960
Playing careers: Lazio (1978-80), Milan (1980-97); 470 matches-8 goals.
Coaching careers: Milan youth (1997-2001), Milan (since 2001).


Goalkeeper Coach :
Marco Landucci

Born: Lucca, 25.03.1964
Playing careers: Fiorentina (1980-91), Viareggio (1981-1982 loan), Rondinella (1984-85 loan), Lucchese (1991-92; 1997-2001), Brescia (1992-94), Avellino (1994-95), Internazionale (1995-96), Venezia (1996), Hellas Verona (1997),Cuoiopelli (1998-99 loan); 327 matches.


Technical Assistant :
Andrea Maldera
Born: Milan, 18.05.1971

Medical Director :
Rodolfo Tavana

Careers: Team Physician AC Bellinzona, Team Physician SKI, Sportsmedicine Doctor, Sports Rehabilitation Department Doctor.
Academic affiliations: Universita Commerciale Luigi Bocconi, Universita degli Studi di Milano.


Club Doctors :
Armando Gozzini
Stefano Mazzoni

Fitness Coaches :
Simone Folletti
Fabio Allevi
Bruno Dominici
Sergio Mascheroni
Andrea Primitivi

Chiropractor :
Carlo Stefano Arata

Physiotherapists :
Marco Cattaneo
Marcelo Costa Pereira 
Dario Lorenzo Fort
Stefano Grani
Roberto Morosi 
Marco Paesanti 

Masseur :
Tomonori Endo

14 August 2012

The Olympic Dream Teams


Lists of London 2012 Olympic Gold Medalists in Team Competitions

ITA - Archery Men's Team

Michele Frangilini
Marco Galiazzo
Mauro Nespoli

KOR - Archery Women's Team

Ki Bo-bae
Lee Sung-jin
Chui Hyeon-ju

JAM - Athletics Men's 4x100m Relay

Nesta Carter
Michael Frater
Yohan Blake
Usain Bolt

BAH - Athletics Men's 4x400m Relay

Chris Brown
Demetrius Pinder
Michael Mathieu
Ramon Miller

USA - Athletics Women's 4x100m Relay

Tianna Madison
Allyson Felix
Bianca Knight
Carmelita Jeter

USA - Athletics Women's 4x100m Relay

Deedee Trotter
Allyson Felix
Francena McCorory
Sanya Richards-Ross

USA - Men's Basketball

Tyson Chandler (New York Knicks)
Kevin Durant (Oklahoma City Thunder)
Lebron James (Miami Heat)
Russell Westbrook (Oklahoma City Thunder)
Deron Williams (Brooklyn Nets)
Andre Iguodala (Philadelphia 76ers)
Kobe Bryant (Los Angeles Lakers)
Kevin Love (Minnesota Timberwolves)
James Harden (Oklahoma City Thunder)
Chris Paul (Los Angeles Clippers)
Anthony Davis (New Orleans Hornets)
Carmelo Anthony (New York Knicks)

USA - Women's Basketball

Lindsay Whalen (Minnesota Lynx)
Selmone Augustus (Minnesota Lynx)
Sue Bird (Seattle Storm)
May Moore (Minnesota Lynx)
Angel McCoughtry (Atlanta Dream)
Asjha Jones (Connecticut Sun)
Tamika Catchings (Indiana Fever)
Swin Cash (Chicago Sky)
Diana Taurasi (Phoenix Mercury)
Sylvia Fowles (Chicago Sky)
Tina Charles (Connecticut Sun)
Candace Parker (Los Angeles Sparks)

GER - Men's Beach Volleyball

Julius Brink
Jonas Reckermann

USA - Women's Beach Volleyball

April Ross
Jennifer Kessy

GBR - Canoe Slalom Men's Canoe Double (C2)

Timm Baillie
Etienne Stott

HUN - Canoe Sprint - Men's Kayak Double (K2) 1000m

Rudolf Dombi
Roland Kokeny

RUS - Canoe Sprint - Men's Kayak Double (K2) 200m

Yury Postrigay
Alex Dyachenko

AUS - Canoe Sprint - Men's Kayak Four (K4) 1000m

Tate Smith
Dave Smith
Murray Stewart
Jacob Clear

HUN - Canoe Sprint - Women's Kayak Four (K4) 500m

Gabriella Szabo
Danuta Kozak
Katalin Kovacs
Krisztina Fazekas

GBR - Cycling Track - Men's Team Sprint

Philip Hindes
Chris Hoy
Jason Kenny

GBR - Cycling Track - Men's Team Pursuit

Stevan Burke
Edward Clancy
Peter Kennaugh
Thomas Geraint

GER - Cycling Track - Women's Team Sprint

Kristina Vogel
Miriam Welte

GBR - Cycling Track - Women's Team Pursuit

Dani King
Joanna Rowsell
Laura Trott

CHN - Diving - Men's Synchronised 10m Platform

Cao Yuan
Zhang Yanquan

CHN - Women's Synchronised 10m Platform

Chen Ruolin
Wang Hao

GBR - Equestrian Team Dressage

Carl Hester (Horse: Uthopia)
Laura Bechtolsheimer (Horse: Mistral Hojris)
Charlotte Dujardin (Horse: Valegro)

GBR - Equestrian Team Jumping

Nick Skelton (Horse: Big Star)
Ben Maher (Horse: Tripple X)
Scott Brash (Horse: Hello Sanctos)
Peter Charles (Horse: Vindicat)

GER - Equestrian Team Eventing

Peter Thomsen (Horse: Barny)
Dirk Schrader (Horse: King Artus)
Sandra Auffarth (Horse: Opgun Louvo)
Michael Jung (Horse: Sam)
Ingrid Klimke (Horse: Butts Abraxxas)

ITA - Fencing Men's Team Foil

Andrea Baldini
Giorgio Avola
Andrea Cassara

ITA - Fencing Women's Team Foil

Valentina Vezzali
Arianna Errigo
Elisa Di Francisca

KOR - Fencing Men's Team Sabre

Kim Jung-hwan
Won Woo-young
Gu Bong-li
Oh Eun-seok

CHN - Fencing Women's Team Epee

Li Na
Sun Yujie
Xu Anqi

MEX - Men's Football

Jose Corona (Cruz Azul)
Israel Jimenes (Tigres)
Carlos Salcido (Tigres)
Hiram Mier (CF Monterrey)
Darvin Chavez (CF Monterrey)
Hector Herrera (Pachuca)
Javier Cortes (Pumas UNAM)
Marco Fabian (Chivas)
Oribe Peralta (Santos Laguna)
Giovani dos Santos (Tottenham Hotspur)
Javier Aquino (Cruz Azul)
Raul Jimenez (America)
Diego Reyes (America)
Jorge Enriquez (Chivas)
Nestor Vidrio (Pachuca)
Miguel Ponce (Chivas)
Nestor Araujo (Cruz Azul)
Jose Rodriguez (Chivas)

USA - Women's Football

Hope Solo (Seattle Sounders)
Heather Mitts (no club)
Christie Rampone (no club)
Becky Sauerbrunn (DC United)
Kelly O'Hara (no club)
Amy le Peilbet (no club)
Shannon Boxx (no club)
Amy Rodriguez (no club)
Heather O'Reilly (Boston Breakers)
Carli Lloyd (no club)
Sydney Leroux (Seattle Sounders)
Lauren Cheney (no club)
Alex Morgan (Seattle Sounders)
Abby Wambach (no club)
Megan Rapinoe (Seattle Sounders)
Rachel Buehler (no club)
Tobin Heath (New York Fury)
Nicole Barnhart (no club)

CHN - Gymnastics Artistic Men's Team

Chen Yibing
Feng Zhe
Guo Weiyang
Zhang Chenglong
Zou Kai

USA - Gymnastics Artistic Women's team 

Gabrielle Douglas
McKayla Maroney
Alexandra Raisman
Kyla Ross
Jordyn Wieber

RUS - Gymnastics Rhythmic Group All-around

Evgeniya Kanaeva
Anastasia Blyznyuk
Uliana Donskova
Kesenia Dudkina
Alina Makarenko
Karolina Sevastyanova

FRA - Men's Handball

Jerome Fernandez (Fenix Toulouse)
Didier Dinart (Atletico Madrid)
Xavier Barachet (Chambery Savoie HB)
Guillaume Gille (HSV Handball)
Bertrand Gille (HSV Handball)
Daniel Narcisse (THW Kiel)
Giullaume Joli (BM Valladolid)
Samuel Honrubia (MAHB Montpellier)
Daouda Karaboue (Fenix Toulouse)
Nikola Karabatic (MAHB Montpellier)
Thierry Omeyer (THW Kiel)
Wiliam Accambray (MAHB Montpellier)
Luc Abalo (Atletico Madrid)
Cedric Sorhaindo (FC Barcelona)
Michael Cuigou (MAHB Montpellier)

NOR - Women's Handball

Kari Aalvik Grimsbo (Team Esbjerg)
Ida Alstad (Byasen Elite Trondheim)
Heidi Loke (Audi Eto Gyor)
Tonje Notsvold (Byasen Elite Trondheim)
Karoline Dyhre Breivang (Larvik HK)
Kristine Lunde-Borgersen (VAG Vipers)
Kari Mette Johansen (Larvik HK)
Marit Malm Frafjord (Viborg HK)
Linn Jorum Sulland (Larvik HK)
Katrine Lunde Haraldsen (Audi Eto Gyor)
Linn-Kristin Koren (Larvik HK)
Goril Snorroeggen (Team Esbjerg)
Amanda Kurtovic (Larvik HK)
Camilla Herrem (Byasen Elite Trondheim)

NED - Women's Hockey


Joyce Sombroek (Larensche MHC)
Kitty van Male (Amsterdamsche HBC)
Carlien Dirkse van den Heuvel (SCHC)
Kelly Jonker Amsterdamsche HBC)
Maartje Goderie (HC's-Hertogenbosch)
Lidewij Welten (HC's-Hertogenbosch)
Caia van Maasakker (SCHC)
Maartje Paumen (HC's-Hertogenbosch)
Naomi van As (Larensche MHC)
Elien Hoog (Amsterdamsche HBC)
Sophie Polkamp (Amsterdamsche HBC)
Kim Lammers (Larensche MHC)
Eva de Goede (Amsterdamsche HBC)
Marilyn Agliotti (HC Oranje Zwart)
MErel de Blaeij (Larensche MHC)
Margot van Geffen (HC's-Hertogenbosch)


GER - Men's Hockey

Maximilian Mueller (Nurnberg HTC)
Martin Haener (Berliner HTC)
Oskar Deecke (Crefelder HTC)
Christopher Wesley (Nurnberg HTC)
Moritz Fuertse (UHC Hamburg)
Tobias Hauke (Harvestehuder THC)
Jan Philipp  Rabente (Uhlenhorst Mulheim)
Benjamin Wess (Rott-Weiss Koln)
Timo Wess (Rot-Weiss Koln)
Oliver Korn (UHC Hamburg)
Christopher Zeller (Rot-Weiss Koln)
Max Weinhold (Rot-Weiss Koln)
Matthias Witthaus (Mannheimer HC)
Florian Fuchs (UHC Hamburg)
Philipp Zeller (Rot-Weiss Koln)
Thilo Stralkowski (Uhlenhorst Mulheim)

GBR - Rowing Women's Pair 

Helen Glover
Heather Stanning

NZL - Rowing Men's Pair 

Eric Murray
Hamish Bond

GBR - Rowing Women's Double Sculls

Anna Watkins
Katherine Grainger

NZL - Rowing Men's Double Sculls

Nathan Cohen
Joseph Sullivan

GBR - Rowing Men's Four 

Alex Gregory
Pete Reed
Tom James
Andrew Triggs Hodge

GBR - Rowing Women's Lightweight Double Sculls 

Katherine Copeland
Sophie Hosking

DEN - Rowing Men's Lightweight Double Sculls 

Mads Rasmussen
Rasmus Quist

RSA - Men's Lightweight Four 

James Thompson
Matthew Brittain
John Smith
Sizwe Ndlovu

UKR - Women's Quadruple Sculls

Kateryna Tarasenko
Nataliya Dovgodko
Anastasiia Kozhenova
Yana Dementieva

GER - Men's Quadruple Sculls 

Karl Schulze
Philipp Wende
Lauritz Schoof
Tim Grohmann

USA - Women's Eight 

Erin Cafaro
Zsuzsanna Francia
Esther Lofgren
Taylor Ritzel
Meghan Musnicki
Eleanor Logan
Caroline Lind
Caryn DAvis
Mary Whipple

GER - Men's Eight

Filip Adamski
Andreas Kuffner
Eric Johannesen
Maximilian Reinelt
Richard Schmidt
Lukas Mueller
Florian Menningen
Kristof Wilke
Martin Sauer

FRA - Swimming Men's 4x100m Freestyle Relay

Amaury Leveaux
Fabien Gilot
Clement Lefert
Yannick Agnel

USA - Swimming Men's 4x200m Freestyle Relay

Ryan Lochte
Conor Dwyer
Ricky Berens
Michael Phelps

USA - Swimming Men's 4x100m Medley Relay

Matthew Grevers
Brendan Hansen
Michael Phelps
Nathan Adrian

AUS - Swimming Women's 4x100m Freestyle Relay

Alicia Coutts
Cate Campbell
Brittany Elmslie
Melanie Schlanger

USA - Swimming Women's 4x200m Freestyle Relay

Missy Franklin
Dana Vollmer
Shannon Vreeland
Allison Schmitt

USA - Swimming Women's 4x100m Medley Relay 

Missy Franklin
Rebecca Soni
Dana Vollmer
Allison Schmitt

RUS - Synchronised Swimming Duet

Natalia Ishchenko
Svetlana Romashina

RUS - Synchronised Swimming Team

Anastasia Davydova
Maria Gromova
Natalia Ishchenko
Elvira Khasyanova
Dari Korobova
Alexandra Patskevich
Alla Shishkina
Anzhelika Timanina
Svetlana Romashina

CHN - Table Tennis Men's Team

Ma Long
Wang Hao
Zhang Jike

CHN - Table Tennis Women's Team

Ding Ning
Guo Yue
Li Xiaoxia

RUS - Men's Volleyball

Nikolay Apalikov (Zenit Kazan)
Taras Khtev (Belogorie)
Sergey Grankin (Dinamo)
Sergey Tetyukhin (Belogorie)
Alexander Sokolov (Fakel)
Yury Berezehko (Zenit Kazan)
Alexander Butko (Lokomotiv)
Dmitriy Muserskiy (Belogorie)
Dmitriy Ilinykh (Belogorie)
Maxim Mikhaylov (Zenit Kazan)
Alexander Volkov (Zenit Kazan)
Alexey Obmochev (Zenit Kazan)

BRA - Women's Volleyball 

Fabiana Claudina (Fenerbahce)
Danielle Lins (Sesi/SP)
Paula Pequeno (Volei Futuro)
Adenizia Silva (Sollys Osasco)
Thaisa Menezes (Sollys Osasco)
Jacqueline Carvalho (Sollys Osasco)
Fernanda Ferreira (Iqtisadchi Baku)
Tandara Caixeta (Sollys Osasco)
Natalia Pereira (Unilever)
Sheilla Castro (Sollys Osasco)
Fabiana Oliveira (Unilever)
Fernanda Rodrigues (Volei Futuro)

CRO - Men's Water Polo

Josip Pavic
Damir Buric
Miho Boskovic
Niksa Dobud
Maro Jokovic
Ivan Buljubasic
Petar Muslim
Andro Buslje
Sandro Sukno
Samir Barac
Igor Hinic
Paulo Obradovic
Frano Vican

USA - Women's Water Polo 

Betsey Armstrong
Heather Petri
Melissa Seidemann
Brenda Villa
Lauren Wenger
Maggie Steffens
Courtney Mathewson
Jessica Steffens
Elsie Windes
Kelly Rulon
Annika DRies
Kami Craig
Tumua Anae

CHN - Badminton Men's Doubles 

Cai Yun
Fu Haifeng

CHN - Badminton Women's Doubles 

Tian Qing
Zhao Yunlei

CHN - Badminton Mixed Doubles 

Zhang Nan
Zhao Yunlei

BLR - Tennis Mixed Doubles 

Victoria Azarenka
Max Mirnyi

USA - Tennis Women's Doubles 

Venus Williams
Serena Williams

USA - Tennis Men's Doubles

Mike Bryan
Bob Bryan

8 August 2012

Daftar Rekor Renang Dalam Olimpiade London 2012

Ye SW
YE SHIWEN. Rekor Dunia, Olimpiade, dan Asia 400m ind. medley putri

Cabang olahraga Renang adalah arena yang sangat menjanjikan pemecahan rekor, baik Dunia, Olimpiade, maupun Kontinental/zona. Dari waktu ke waktu rekor terus diperbarui. Sebelum Olimpiade London 2012 berlangsung sempat muncul asumsi bahwa dengan dilarangnya pakaian renang yang berteknologi mempercepat laju perenang akan menghambat pemecahan rekor. Namun, ternyata faktor 'swimsuit' tidaklah terlalu signifikan. Rekor tetap diciptakan dan ini adalah hasil kerja keras dan keseriusan para perenangnya, bukan sekedar fashion atau gaya pakaian ataupun teknologi yang dipergunakan untuk membuat pakaian.  Berikut ini adalah daftar pencetak rekor cabang olahraga Renang pada Olimpiade London 2012 yang berlangsung antara tanggal  28 Juli dan 10 Agustus 2012. Rekor di bawah ini di luar rekor marathon putra/putri yang finalnya belum berlangsung pada saat tulisan ini diunggah. 

Total terdapat 8 Rekor Dunia, 20 Rekor Olimpiade, dan 24 Rekor Kontinental baru yang tercipta di Aquatics Centre.

RENANG PUTRI

Rekor Dunia

200m gaya punggung : Missy Franklin (USA) 2:04,06 menit
200m gaya dada : Rebecca Soni (USA) 2:19,59 menit
100m gaya kupu-kupu : Dana Vollmer (USA) 55,98 detik
400m gaya ganti perorangan : Ye Shiwen (CHN) 4:28,43 menit
4x100m gaya ganti estafet : Amerika Serikat (USA) 3:52,05 menit

Rekor Olimpiade

50m gaya bebas : Ranomi Kromowidjojo (NED) 24,05 detik
100m gaya bebas : Ranomi Kromowidjojo (NED) 53,00 detik
200m gaya bebas : Allison Schmitt (USA) 1:53,61 menit
400m gaya bebas : Camille Muffat (FRA) 4:01,45 menit
100m gaya punggung : Emily Seebohm (AUS) 58,23 detik
200m gaya punggung : Missy Franklin (USA) 2:04,06 menit
200m gaya dada : Rebecca Soni (USA) 2:19,59 menit
100m gaya kupu-kupu : Dana Vollmer (USA) 55,98 detik
200m gaya kupu-kupu : Jiao Liuyang (CHN) 2:04,06 menit
200m gaya ganti perorangan : Ye Shiwen (CHN) 2:07,57 menit
400m gaya ganti perorangan : Ye Shiwen (CHN) 4:28,43 menit
4x100m gaya bebas estafet : Australia (AUS) 3:33,15 menit
4x200m gaya bebas estafet : Amerika Serikat (USA) 7:42,92 menit
4x100m gaya ganti estafet : Amerika Serikat (USA) 3:52,05 menit

Rekor Kontinental/Zona

Amerika 

200m gaya bebas : Allison Schmitt (USA) 1:53,61 menit
400m gaya bebas : Allison Schmitt (USA) 4:01,77 menit
800m gaya bebas : Katie Ledecky (USA) 8:14,63 menit
100m gaya punggung : Missy Franklin 58,33 detik
200m gaya dada : Rebecca Soni (USA) 2:19,59 menit
100m gaya kupu-kupu : Dana Vollmer (USA) 55,98 detik
4x100 gaya bebas estafet : Amerika Serikat (USA) 3:34,24
4x100m gaya ganti estafet : Amerika Serikat (USA) 3:52,05 menit

Oceania

800m gaya bebas : Lauren Boyle (NZL) 8:22,72 menit
100m gaya punggung : Emily Seebohm (AUS) 58,23 detik

Asia

100m gaya punggung : Aya Terakawa (JPN) 58,83 detik
200m gaya dada : Satomi Suzuki (JPN) 2:20,72 detik
200m gaya ganti perorangan : Ye Shiwen (CHN) 2:07,57 menit
400m gaya ganti perorangan : Ye Shiwen (CHN) 4:28,43 menit

Eropa

100m gaya dada : Ruta Meilutyte (LTU) 1:05,21 menit
200m gaya dada : Iuliia Efimova (RUS) 2:20,92 detik

Afrika

200m gaya dada : Suzaan van Biljon (RSA) 2:23,21 menit

RENANG PUTRA

Rekor Dunia

1500m gaya bebas : Sun Yang (CHN) 14:31,02 menit
100m gaya dada : Cameron van der Burgh (RSA) 58,46 detik
200m gaya dada : Daniel Gyurta (HUN) 2:07,28 menit

Rekor Olimpiade

400m gaya bebas : Sun Yang (CHN) 3:40,14 menit
1500m gaya bebas : Sun Yang (CHN) 14:31,02 menit
100m gaya punggung : Matthew Grevers (USA) 52,16 detik
200m gaya punggung : Tyler Clary (USA) 1:53,41 menit
100m gaya dada : Cameron van der Burgh (RSA) 58,46 detik
200m gaya dada : Daniel Gyurta (HUN) 2:07,28 menit

Rekor Kontinental/Zona

Asia

400m gaya bebas : Sun Yang (CHN) 3:40,14 menit
1500m gaya bebas : Sun Yang (CHN) 14:31,02 menit
400m gaya ganti perorangan : Kosuke Hagino (JPN) 4:08,94 menit

Amerika

1500m gaya bebas : Ryan Cochrane (CAN) 14:39,63 menit

Afrika

100m gaya dada : Cameron van der Burgh (RSA) 58,46 detik
200m gaya kupu-kupu : Chad le Clos (RSA) 1:52,96 menit

Eropa 

200m gaya dada : Daniel Gyurta (HUN) 2:07,28 menit

London 2012: Asia Tenggara Harus Introspeksi


Menyaksikan kegagalan Kontingen Indonesia untuk mempertahankan tradisi medali Emas dalam Olimpiade memang cukup membuat hati kecewa. Namun, dalam kesempatan ini saya ingin mengutarakan pendapat tentang prestasi yang diraih oleh negara-negara Asia Tenggara, yang notabene adalah 'alumni' SEA Games. Pada Olimpiade London 2012 ini tidak satupun negara (selanjutnya saya tulis NOC) regional Asia Tenggara (selanjutnya ditulis 'Astra') yang berhasil membawa pulang medali Emas. Raihan tertinggi NOC Astra adalah medali Perak, yaitu sebanyak 3 keping atas nama Triyatno (angkat besi, Indonesia), Pimsiri Sirikaew (angkat besi, Thailand), dan Lee Chong Wei (bulutangkis, Malaysia). Raihan berikutnya adalah 3 keping medali perunggu berasal dari Eko Yuli Irawan (angkat besi, Indonesia) dan Feng Tianwei (Singapura) dari tenis meja tunggal putri dan beregu putri.

Berdasarkan hasil yang diperoleh -- yang berarti penurunan dibandingkan Olimpiade Beijing 2008 -- seluruh NOC Astra hendaknya melakukan introspeksi bahwa iklim persaingan olahraga multievent pada area SEA Games, yang notabene merupakan 'seleksi dan uji kelayakan tidak resmi' menuju multievent yang lebih besar, seperti Asian Games dan Olimpiade, tidak lagi mendukung sehingga perlu dirubah. Saya mengamati, terutama dalam beberapa edisi SEA Games terakhir, iklim persiangan yang berbau hegemoni kebangsaan lebih mendominasi warna perlombaan dibandingkan target prestasi global. Hal demikian dapat dilihat dari 'kengototan' hampir setiap negara penyelenggara SEA Games untuk mencantumkan sejumlah cabang olahraga yang menjadi 'tambang medali' demi meraih predikat juara umum. Alhasil, persaingan yang sesungguhnya dalam semangat sportivitas menuju kompetensi yang maksimal sebagai seorang olahragawan/olahragawati menjadi terkaburkan. 

Telah tiba saatnya bagi seluruh NOC Astra melakukan reformasi sikap antarsesama, bahwa sentimen kebangsaan hanya akan memperburuk prestasi masing-masing. Tidak ada greget sama sekali jika kita melihat hasil akhir yang dicapai oleh masing-masing NOC Astra selama Olimpiade London 2012. Dari sini dapat disimpulkan bahwa 'ajang seleksi melalui SEA Games' belum memberikan hasil yang nyata. 

SEA Games sebenarnya merupakan arena yang sangat potensial untuk memperbaiki rekor dan mengukur kompetensi setiap atlet guna berangkat ke ajang yang lebih besar. Mungkin telah menjadi target dan misi yang dicanangkan sejak lama bahwa adanya SEA Games salah satunya bertujuan untuk mencapai prestasi yang lebih baik pada multievent yang lebih besar. Boleh dikatakan, SEA Games, dan juga Asian Games, merupakan bagian integral dari Olimpiade -- atau, dalam beberapa aspek, World Games. Aneh rasanya jika ada orang berpendapat bahwa SEA Games adalah SEA Games, Olimpiade itu perkara lain. Pendapat seperti ini sangat dangkal dan tidak memahami makna pembinaan dan prestasi yang berkelanjutan. 

Dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, merupakan sebuah kerugian bagi NOC Astra secara kolektif mengirimkan atlet ke Olimpiade dengan jumlah kumulatif tidak lebih banyak daripada, misalnya, Kontingen Cina, Amerika Serikat, atau Rusia. Kemana sajakah para atlet itu berada? Bukankah mereka berkiprah dalam SEA Games? Ini adalah bukti 'ketidakseriusan' di dalam mengusahakan prestasi sebaik-baiknya. 

Mengamati kiprah para atlet dari NOC kawasan di luar Astra, seperti misalnya dalam cabang olahraga Panahan, Menembak, Senam, Loncat Indah, dan Berkuda, sebenarnya para atlet NOC Astra mampu mengimbangi. Perbedaannya adalah kompetensi para atlet dari NOC di luar kawasan Astra tersebut, yang sepertinya sangat sadar dengan kelebihan dan kekurangan; artinya, memaksimalkan kelebihan untuk memberikan hasil yang maksimal bagi kontingennya. 

Belum terlambat bagi NOC Astra untuk bersikap lebih selektif di dalam menyelenggarakan multievent regional, salah satunya dengan memperlombakan cabang-cabang olahraga yang resmi dipertandingkan di dalam multievent yang lebih tinggi tingkatannya. Tidak lagi tepat bagi NOC Astra mengedepankan reputasi sebagai juara umum dengan memperlombakan cabang-cabang olahraga yang 'tidak signifikan', yang tidak setiap negara mampu melakukannya. Hasil akhir Olimpiade London 2012 adalah bukti yang nyata dan valid, bahwa kegagalan kolektif NOC Astra adalah akibat dari ketidakseriusan di dalam menargetkan prestasi pada multievent yang lebih tinggi.

5 August 2012

Hasil Kontingen Indonesia Dalam Olimpiade London 2012


IKA YULIANA ROCHMAWATI
Archery - Women's Individuals
Ranking Round : 638 pts.
1/32 Eliminations vs. Fang Yuting (CHN) 6-4
1/16 Eliminations vs. Amy Oliver (GBR) 7-1
1/8 Eliminations vs. Xenia Perova (RUS) 5-6

FERNANDO LUMAIN 
Athletics - Men's 100m
Preliminaries: Heat 2, 2nd place, 10.80 secs.
Round-1: Heat 2, 8th place, 10.90 secs.
Overall rank: 53rd (of 57)

TRIYANINGSIH 
Athletics - Women's Marathon
Rank 84 of 118, time: 2:41:20 hrs.

SIMON SANTOSO
Badminton - Men's Singles
Group stage Match 1 vs. Raul Must (EST) 21-12 21-8
Group stage Match 2 vs. Michael Lahnsteiner (AUT) 21-11 21-7
Round-16 vs. Lee Chong Wei (MAS) 12-21 8-21

TAUFIK HIDAYAT
Badminton - Men's Singles
Group stage Match 1 vs. Petr Koukal (CZE) 21-8 21-8
Group stage Match 2 vs. Pablo Abian (ESP) 22-20 21-11
Round-16 vs. Lin Dan (CHN) 9-21 12-21

ADRIANTI FIRDASARI
Badminton - Women's Singles
Group stage Match 1 vs. Alesia Zaitsava (BLR) 21-10 16-21 21-14
Group stage Match 2 vs. Petya Nedelcheva (BUL) 21-10 21-15
Round-16 vs. Wang Xin (CHN) 16-21 8-21

MOHAMMAD AHSAN, BONA SEPTANO
Badminton - Men's Doubles
Group stage Match 1 vs. Bodin Issara, Maneepong Jongjit (THA) 11-21 16-21
Group stage Match 2 vs. Ko Sung-hyun, Yoo Yeon-seong (KOR) 24-22 21-12
Group stage Match 3 vs. Adam Cwalina, Michal Logosz (POL) walkover win
Quarterfinals vs. Jung Jae-sung/Lee Yong-dae (KOR) 12-21 16-21

GREYSIA POLII, MEILIANA JAUHARI 
Badminton - Women's Doubles
Group stage Match 1 vs. Leanne Choo, Renuga Veeran (AUS)
Group stage Match 2 vs. Michelle Edwards, Annari Viljoen (RSA)
Group stage Match 3 vs. Ha Jung-eun, Kim Min-jung (KOR)
*disqualified by the BWF

TONTOWI AHMAD, LILIYANA NATSIR
Badminton - Mixed Doubles
Group stage Match 1 vs. Diju V, Jwala Gutta 21-16 21-12
Group stage Match 2 vs. Lee Yong-dae, Ha Jung-eun 21-19 21-12
Group stage Match 3 vs. Thomas Laybourn, Kamilla Juhl 24-22 21-16
Quarterfinals vs. Michael Fuchs, Birgit Michels (GER) 21-15 21-9
Semifinals vs. Xu Chen, Ma Jin (CHN) 23-21 18-21 13-21
Bronze Medal match vs. Joachim Fischer, Christinna Pedersen (DEN) 12-21 12-21

DIAH PERMATASARI
Fencing - Women's Individual Sabre
Round-32 vs. Mariel Zagunis (USA) 7-15

PUTU WIRADAMUNGGA
Judo - Men's 81kg
Round-64 vs. bye
Round-32 vs. Laszlo Csoknyai (HUN) 1-20 (Kata-gatame)

DIAZ KUSUMAWARDANI
Shooting - Women's 10m Air Rifle
Qualifications, Rank 55 of 56, Score 382 pts.

I GEDE SUDARTAWA
Swimming - Men's 100m backstroke
Eliminations, Heat 2, Rank 7 of 8, Time 55.99 secs.
Overall Rank: 39 of 43

CITRA FEBRIANTI
Weightlifting - Women's 53kg
Rank 4 of 18, Lifts: Snatch 91, Clean & Jerk 115, Total 206

DENI
Weightlifting - Men's 69kg
Rank 12 of 24, Lifts: Snatch 140, Clean & Jerk 171, Total 311

EKO YULI IRAWAN - Bronze Medal
Weightlifting - Men's 62kg
Rank 3 of 15, Lifts: Snatch 140, Clean & Jerk 177, Total 317

MUHAMAD HASBI
Weightlifting - Men's 62kg
Rank 7 of 15, Lifts: Snatch 138, Clean & Jerk 163, Total 301

JADI SETIADI 
Weightlifting - Men's 56kg
Rank 5 of 18, Lifts: Snatch 127, Clean & Jerk 150, Total 277

TRIYATNO - Silver Medal
Weightlifting - Men's 69kg
Rank 2 of 24, Lifts: Snatch 144, Clean & Jerk 188, Total 333

"Terima kasih untuk perjuangan para atlet Republik Indonesia selama berlangsungnya Olimpiade London 2012. Tingkatkan prestasi dan reputasi. Sampai jumpa lagi di Brasil 2016."
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.