Pages

20 July 2012

Sekilas Tentang Moda Transportasi

ALASAN PERLUNYA MODA TRANSPORTASI

Terdapat sejumlah alasan mengapa ketiga moda transportasi di atas diperlukan, sebagai berikut:

- Alasan geografis
- Alasan ekonomi: yakni untuk mengimbangi ketatnya persaingan di dalam Perdagangan Internasional; untuk mempercepat dan menghemat operasi; untuk memperkuat kerjasama antar moda transportasi.
- Alasan lingkungan: meningkatnya kepekaan terhadap perlindungan lingkungan (khususnya pembatasan untuk transportasi jalan darat)
- Alasan peraturan: untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu-lintas darat; karena peraturan transportasi antara satu negara dan negara lainnya berbeda.

TRANSPORTASI UNIMODA 

Transportasi Unimoda adalah pengangkutan barang oleh lebih dari satu moda transportasi, misalnya oleh angkutan darat, kereta api (rel), angkutan dari laut ke darat, udara, dan pipa.

TRANSPORTASI MULTIMODA

Transportasi Multimoda menurut definisi European Conference of Ministers of Transport (ECMT) adalah pengangkutan barang oleh sekurang-kurangnya dua moda transportasi yang berbeda. Sedangkan menurut  definisi United Nations on International Multimodal Transport of Goods adalah pengangkutan barang oleh sekurang-kurangnya dua moda transportasi yang berbeda berdasarkan kontrak transportasi multimoda (multimodal transport contract) dari sebuah tempat di sebuah negara tempat barang tersebut diambil oleh operator transportasi multimoda menuju tempat tujuan pengiriman di negara yang berbeda.

Kontrak Transportasi Multimoda

Kontrak transportasi multimoda adalah sebuah kontrak tunggal untuk pengangkutan barang oleh sekurang-kurangnya dua moda transportasi yang berbeda.Pengangkutan barang ini dilakukan oleh Operator Transportasi Multimoda, yakni setiap pihak yang menjalankan kontrak transportasi multimoda dan memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan pengangkutan dari tempat asal menuju tempat tujuan.

TRANSPORTASI ANTARMODA

Transportasi antarmoda adalah jenis khusus dari transportasi multimoda, yang berhubungan dengan pemindahan barang pada satu tempat atau kendaraan muat yang sama yang menggunakan sekurang-kurangnya dua moda transportasi yang berbeda secara bergantian tanpa penanganan barang tersebut pada saat berganti moda. Lebih lanjut, istilah antarmodalitas telah digunakan sejak lama untuk menjelaskan sebuah sistem transportasi di mana sekurang-kurangnya dua moda transportasi digunakan untuk mengangkut unit angkutan atau truk yang sama dengan cara yang terpadu, tanpa harus disertai dengan kegiatan bongkar-muat, di dalam rantai transportasi (dari pintu ke pintu).

TRANSPORTASI GABUNGAN (COMBINED)

Tranportasi gabungan (combined transport) menurut definisi United Nations Europe Economic Commission (UN/ECE) tidak jauh berbeda dari definisi transportasi antarmoda, namun perkembangan terakhir terjadi perubahan definisi oleh ECMT berdasarkan petunjuk pelaksanaan ECE/FAL Recommendation No. 19 "Code for Modes of Transport", sehingga definisinya menjadi "gabungan sarana-sarana transportasi di mana sebuah sarana transportasi yang pasif diangkut oleh sarana transportasi lainnya yang aktif yang menyediakan traksi (traction) dan memerlukan energi."

Untuk memenuhi kebijakan transportasi maka ECMT membatasi istilah transportasi gabungan hanya untuk transportasi antarmoda yang di sebagian besar wilayah Eropa dilakukan melalui perjalanan kereta api, jalur laut ke darat atau perjalanan akhir oleh darat dilakukan dengan jarak sedekat mungkin.

Karakteristik transportasi antarmoda

1) menggunakan lebih dari satu moda transportasi
2) menggunakan Unit Transportasi antarmoda (ITU) yang dapat berupa kontainer atau "swap body" atau kendaraan darat semi-trailer/pengangkut barang
3) tidak memerlukan penanganan barang

Alasan diadakannya transportasi antarmoda

Transportasi antarmoda bertujuan untuk membentuk sebuah rantai transportasi yang efisien. Transportasi antarmoda semakin penting karena adanya pertumbuhan permintaan-persediaan di dalam bidang industri. Transportasi ini memiliki aliran informasi yang lebih efisien yang memungkinkan pertukaran informasi sebelum dan pada saat perjalanan, termasuk ketersediaan layanan, prosedur negosiasi, tracking dan aliran dokumen.

Sumber: Presentasi dari Ozkaner, Sadun Zeki, "Intermodal Transport & Freight", Term II Module I Professional Skills, 04 October 2005. 

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.