Pages

12 June 2012

Ulasan Pertandingan Matchday 1 (8-11 Juni) Euro 2012

POLANDIA - YUNANI

Polandia mengawali pertandingan dengan semangat membara. Mereka memanfaatkan kegairahan sejumlah pemain yang berusia muda dan memiliki tren positif pada level klub musim ini. Piszczek, Blaszczykowski, dan Lewandowski membuat pertahanan Yunani sangat kerepotan pada babak pertama. Selain "trio Dortmund" tersebut, Perquis juga tampil bagus dengan sesekali melakukan 'overlap' dari posisinya di barisan belakang. Sedangkan Yunani mengawali pertandingan dengan situasi agak "nervous", namun lambat laun dapat menguasai keadaan. Peran Karagounis sebagai "skipper" dan pemimpin sangat signifikan. Determinasinya sangat tinggi dan layak menjadi sumber inspirasi timnya. Tren positif juga dialami oleh Holebas dan Torossidis. Setelah tampil agak "demam panggung" pada babak pertama, Holebas mampu memperbaiki permainan dan mengamankan pertahanan dari gempuran tuan rumah. Pada pertahanan sisi kanan Torossidis bermain disiplin. Secara keseluruhan kedua tim tampil bagus dan memberikan segalanya pada pertandingan pembukaan. Meskipun gagal mencetak gol saat mengeksekusi tendangan penalti, saya menilai Karagounis sebagai man-of-the-match.
Pertandingan selanjutnya: POLANDIA vs RUSIA, YUNANI vs REPUBLIK CEKO

RUSIA - REPUBLIK CEKO

Republik Ceko tampil kurang gairah. Permainan mereka di bawah standar sehingga Rusia secara mudah menembus pertahanan mereka. Rosicky seperti tidak memiliki rekan yang sepadan sehingga pergerakan ofensifnya kurang optimal. Pemain Ceko yang paling berperan dalam pertandingan ini adalah Plasil. Di tengah buruknya performa tim, Plasil masih sempat menunjukkan kelasnya sebagai salah satu pemain yang paling berpengalaman dengan menyumbang satu assist kepada Pilar. Sedangkan untuk Rusia, Arshavin menjadi bintang lapangan dengan penampilannya yang menawan. Pada lini tengah Denisov mampu menggalang koordinasi dengan Shemsov. Pada lini pertahanan, duet Berezutski dan Ignashevich berhasil menjalankan tugas dengan baik. Man-of-the-match pilihan saya adalah Arshavin.
Pertandingan selanjutnya: RUSIA vs POLANDIA, REPUBLIK CEKO vs YUNANI

DENMARK - BELANDA

Belanda bermain sporadis dan kurang terpola. Mereka bermain bukan sebagai tim dengan platform total football, melainkan sebagai sekelompok orang dengan skill perorangan. Antara Robben, Sneijder, dan N. De Jong tidak terdapat kerjasama yang rapi. van Persie tidak memperoleh kiriman bola yang bagus sehingga praktis tidak berfungsi maksimal. Secara keseluruhan Belanda tampil sangat mengecewakan. Sedangkan Denmark tampil "bersahaja" melayani invasi bintang-bintang Belanda dengan kepercayaan tinggi. Banyaknya anggota skuad Denmark yang merumput di Liga Belanda sepertinya justru lebih memahami sepakbola negeri itu daripada para pemain Belanda sendiri. Agger, Andersen, Jacobsen, dan Dehli bermain luar biasa. Pilihan man-of-the-match pertandingan ini saya jatuhkan pada Agger.
Pertandingan selanjutnya: DENMARK vs PORTUGAL, BELANDA vs JERMAN

JERMAN - PORTUGAL

Saya sepakat dengan Ronaldo bahwa Portugal sebenarnya bermain lebih bagus dalam pertandingan ini. Peluang mereka lebih bersih. Pemain yang menonjol pada pertandingan ini adalah Pereira, meskipun gagal menjaga Gomez saat terjadi gol, dan Meireles, yang rajin "naik-turun" di sepanjang pertandingan. Untuk Jerman, Hummels dan  Lahm memiliki peran yang sangat menonjol. Man-of-the-match pilihan saya adalah Hummels.
Pertandingan selanjutnya: JERMAN vs BELANDA, PORTUGAL vs DENMARK

SPANYOL - ITALIA

Spanyol memutuskan untuk menjalani babak pertama tanpa striker murni. Keputusan yang kontroversial dari Vicente del Bosque ini mungkin dilandasi oleh pertimbangan bahwa Italia memiliki serangan balik yang cepat. Namun, dalam prakteknya Spanyol dikejutkan oleh permainan agresif Italia, yang meninggalkan ciri khas bertahan dengan keluar menyerang. Lini tengah Spanyol tampak kewalahan meskipun dalam penguasaan bola masih unggul. Xavi kurang nyaman dalam bermain, begitu pula Silva dan Busquets, sedangkan Iniesta terus "dihajar" oleh marking ketat para pemain Italia yang berada di dekatnya. Pada kubu Italia, Marchisio tampil sangat berbahaya. Ia sukses menjalanan peran sebagai "breaker", disusul kemudian Pirlo, yang seperti biasa, menjadi pengatur permainan dengan umpan-umpan akuratnya. Man-of-the-match pilihan saya adalah Pirlo.
Pertandingan selanjutnya: SPANYOL vs REPUBLIK IRLANDIA, ITALIA vs KROASIA

KROASIA - REPUBLIK IRLANDIA
Kedua tim memperagakan permainan yang sangat terbuka sehingga menjadi tontonan yang sangat menarik. Kroasia berhasil memanfaatkan keunggulan skill individu para pemain mereka dengan unggul cepat melalui Mandzukic. Mandzukic berhasil mencuri perhatian saat konsentrasi pertahanan lawan tertuju pada Jelavic. Modric menjadi kunci kemenangan dengan menggerakkan dinamo lini tengah timnya. Sedangkan pemain Irlandia yang tampil menonjol adalah Andrews dan Cox. Keduanya beberapa kali berani mengambil keputusan saat terjadi peluang mencetak gol. Pertandingan antara dua tim yang kurang diunggulkan ini justru menjadi salah satu "the most interesting match" sepanjang Matchday 1 Euro 2012. Adapun pilihan man-of-the-match saya jatuh pada Mandzukic.
Pertandingan selanjutnya: KROASIA vs ITALIA, REPUBLIK IRLANDIA vs SPANYOL

PRANCIS - INGGRIS

Pertandingan ada dua tim yang dihuni sejumlah pemain yang telah saling mengenal. Ini disebabkan oleh kebersamaan mereka di dalam English Premier League. Nasri memanfaatkan bekal pengetahuannya selama merumput di Inggris dengan menjadi salah satu motor serangan. Pada lini belakang Mexes terhitung sukses menjalankan tugasnya yang, mungkin, relatif lebih ringan karena Inggris turun tanpa Rooney. Barisan gelandang Prancis lebih unggul dalam persaingan dengan bermain lebih tenang dan terpola, sedangkan para gelandang Inggris masih mencari bentuk permainan terbaik. Secara keseluruhan Prancis bermain lebih baik dibandingkan Inggris. Akan tetapi, di tengah kekurang-rapian permainan Inggris sepanjang pertandingan, mereka patut bersenang hati karena telah mendapatkan seorang penjaga gawang yang handal. Penampilan Hart boleh dikatakan yang terbaik setelah Peter Shilton. Krisis kualitas pada sektor ini telah berhasil dicarikan solusinya.
Man-of-the-match pilihan saya pada pertandingan ini adalah Nasri.
Pertandingan selanjutnya: PRANCIS vs UKRAINA, INGGRIS vs SWEDIA

UKRAINA - SWEDIA

Pertandingan sangat terbuka, keras dan penuh semangat. Kedua tim masih mengandalkan pemain senior. Tetapi bukan berarti mereka mudah kehabisan tenaga, justru sebaliknya tampil "all-out". Meskipun banyak pelanggaran terjadi, namun pertandingan ini termasuk sebagai pertandingan yang paling menarik pada matchday pertama. Pemain Ukraina yang penampilannya menonjol adalah Piatov, Tymoshchuk, Konoplianka, Yarmolenko, dan tentu saja "talisman" mereka, Shevchenko. Sedangkan pada kubu Swedia, Ibrahimovic telah bermain semaksimal mungkin, hanya saja ia kurang didukung oleh lini pelapis yang biasanya diperankan oleh Kallstrom dan Larsson, yang ternyata lebih sibuk membantu barisan pertahanan. Justru Rasmus Elm yang menunjukkan potensi yang menjanjikan sebagai salah satu calon pemain pilar Swedia. Meskipun Shevchenko menjadi "newsmaker", saya memilih Konoplianka sebagai man-of-the-match.
Pertandingan selanjutnya: UKRAINA vs PRANCIS, SWEDIA vs INGGRIS

TIYO WIDODO'S MATCHDAY 2 ALL-STARS

Penjaga gawang: JOE HART
Belakang-1: PHILIPPE MEXES
Belakang-2: MATS HUMMELS
Belakang-3: IOSIF CHOLEVAS
Belakang-4: PATRICE EVRA
Tengah-1: SAMIR NASRI
Tengah-2: ANDREA PIRLO
Tengah-3: MARIO MANDZUKIC
Tengah-4: LUKA MODRIC
Depan-1: ANDRY SHEVCHENKO
Depan-2: ANDREY ARSHAVIN

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.