Pages

29 April 2012

Pembagian Obat Menurut Undang-Undang

(1) Kelompok Obat Bebas


Kelompok obat-obatan bebas dijualbelikan secara bebas, tidak memerlukan resep dokter. Tanda khusus obat kelompok ini adalah lingkaran berwarna Hijau dengan garis tepi Hitam. Obat-obatan yang termasuk ke dalam kelompok ini antara lain Vitamin B complex, Vitamin B1, Vitamin A, Vitamin C, dan Multivitamin.


(2) Kelompok Obat Bebas Terbatas


Terdapat beberapa tanda peringatan untuk kelompok obat ini, yaitu:
- Peringatan No.1 Awas! Obat keras. Bacalah aturan pemakaiannya.
- Peringatan No.2 Awas! Obat keras. Hanya untuk kumur, jangan ditelan.
- Peringatan No.3 Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar badan.
- Peringatan No.4 Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar (untuk rokok asma)
- Peringatan No.5 Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
- Peringatan No.6 Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan.


Tanda khusus untuk obat-obatan ini adalah lingkaran berwarna Biru dengan garis tepi Hitam. Contohnya antara lain: tablet antimo, merkurokrom, vitamin E (maksimal 120 mg), dan kreosol.


(3) Kelompok Obat Keras


Obat-obatan kelompok ini sangat berbahaya, memiliki efek samping yang sangat besar dan untuk mendapatkannya kita memerlukan resep dari dokter dan pembeliannya harus di apotek, tidak dapat diperoleh di warung-warung biasa. Tanda khusus untuk obat-obatan ini ialah lingkaran berwarna Merah dengan garis tepi Hitam.


(4) Kelompok Narkotika


Obat ini hanya dapat diperoleh di apotek dan harus disertai dengan resep dokter. Perbedaannya dari obat keras, obat narkotika mendapatkan pengawasan yang jauh lebih ketat dari badan pengawas obat. Tanda khusus untuk kelompok narkotika ialah pada pembungkusnya diberi tanda Palang Merah dengan latar belakang berwarna Putih, di dalam lingkaran berwarna Merah.


Referensi:


V. Nuraini Widjajanti, Dra., Apt. Obat-obatan. Kanisius: Jakarta.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.