Pages

15 February 2012

Cerita Raja Dangol Halungunan

Cerita "Raja Dangol Halungunan" berasal dari daerah Batak. Cerita ini bersumberkan naskah berbahasa Belanda, dengan judul asli "Raja Dangol Halungunan Dohot Nan Sillak Mata Ni Ari". Di bawah terjemahan dalam bahasa Belanda tersebut tertulis nama orang, yakni "Tristian en Isolde".

Naskah ini diterjemahkan ke dalam bahasa Batak Toba oleh Sergius Hutagalung pada tahun 1932 dan diterbitkan oleh Balai Pustaka, Batavia-Centrum. Selanjutnya, naskah bahasa Batak Toba ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh S.R.H. Sitanggang dengan judul "Raja Dangol Halungunan dan Putri Nan Sillak Mata Ni Ari".

Cerita di dalamnya adalah tentang keperkasaan seorang hulubalang yang harus mengabdi kepada raja dan keluarga. Cerita ini mengajarkan tentang nilai moral seorang anak, seorang hulubalang, dan seorang utusan.

Referensi: Maini Trisna Jayawati, dalam "Antologi Sastra Daerah Nusantara: Cerita Rakyat Suara Rakyat", Nurhayati Rahman dan Sri Sukesi Diwimarta.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.