Pages

28 October 2011

Menanti Emas ke-100 Bulutangkis dalam SEA Games

Pernah ditulis dalam Kompasiana.com


Tanpa mengurangi rasa hormat kepada cabang olahraga lain yang telah memberikan kontribusi bagi Kontingen Indonesia dalam SEA Games, perkenankanlah saya dalam kesempatan ini untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim bulutangkis atas sumbangan medali emasnya selama membela Kontingen Republik Indonesia sejak keikutsertaan negara kita dalam SEA Games. Menjelang edisi 2011 yang akan berlangsung di kandang sendiri, kita gantungkan harapan setinggi-tingginya untuk mencapai torehan 100 medali emas dari cabang bulutangkis. Sejak ikut serta pada edisi 1977, berdasarkan informasi yang terkumpul, bulutangkis telah menyumbang 98 keping medali emas dan tidak pernah absen meraih medali emas hingga edisi terakhir tahun 2009 lalu.
Berikut ini adalah daftar peraih medali emas bagi kontingen Republik Indonesia untuk nomor perorangan cabang olahraga bulutangkis selama mengikuti SEA Games (1977-2009). Sebagai catatan, hingga tulisan ini dimuat, sumber informasi TIDAK menyebutkan siapa peraih medali emas untuk nomor Ganda Campuran (*) pada SEA Games 1977 dan 1987, namun demikian informasi akan sesegera mungkin dilengkapi. Kemungkinan pemain yang terjun pada nomor tersebut ialah Christian Hadinata, Imelda Wiguno, Eddy Hartono, dan Verawaty Fajrin, menilik dari tren prestasi dan peran mereka. Nomor yang tertera sebelum nama sekedar untuk mengurutkan.
SEA Games 1977 di Malaysia
1.  Tunggal putra: Liem Swie King
2.  Ganda putra: Tjun Tjun/Johan Wahjudi
3.  Ganda putri: Theresia Widiastuti/Regina Masli
4.  Ganda campuran: data belum diperoleh (*)
5.  Regu putra
6.  Regu putri
Catatan:
- juara tunggal putri direbut oleh Sylvia Ng (Malaysia)
SEA Games 1979 di Indonesia
7.  Tunggal putra: Hastomo Arbi
8.  Tunggal putri: Ivana Lie
9.  Ganda putri: Verawaty Fajrin/Imelda Wiguna
10.Ganda campuran: Christian Hadinata/Imelda Wiguno
11.Regu putra
12.Regu putri
Catatan:
- juara ganda putra direbut oleh Bandid Jaiyen/Preecha Soparajee (Thailand)
SEA Games 1981 di Filipina
13. Tunggal putra: Liem Swie King
14. Tunggal putri: Verawaty Fajrin
15. Ganda putra: Kartono/Rudy Heryanto
16. Ganda putri: Verawaty Fajrin/Ruth Damayanti
17. Ganda campuran: Rudy Heryanto/Imelda Wiguno
18. Regu putra
19. Regu putri
SEA Games 1983 di Singapura
20. Tunggal putri: Ivana Lie
21. Ganda putra: Christian Hadinata/Bobby Ertanto
22. Ganda putri: Maria Francisca/Ruth Damayanti
23. Ganda campuran: Christian Hadinata/Ivana Lie
24. Regu putra
25. Regu putri
Catatan:
- juara tunggal putra direbut oleh Wong Shoon Keat (Singapura)
SEA Games 1985 di Thailand
26. Tunggal putra: Icuk Sugiarto
27. Tunggal putri: Elizabeth Latief
28. Ganda putri: Rosiana Tendean/Imelda Wiguno
29. Ganda campuran: Christian Hadinata/Imelda Wiguno
30. Regu putra
31. Regu putri
Catatan:
- juara ganda putra direbut oleh Razif Sidek/Jalani Sidek (Malaysia)
SEA Games 1987 di Indonesia
32. Tunggal putra: Icuk Sugiarto
33. Tunggal putri: Elizabeth Latief
34. Ganda putra: Liem Swie King/Eddy Hartono
35. Ganda putri: Verawaty Fajrin/Rosiana Tendean
36. Ganda campuran: data belum diperoleh (*)
37. Regu putra
38. Regu putri
SEA Games 1989 di Malaysia
39. Tunggal putra: Icuk Sugiarto
40. Tunggal putri: Susi Susanti
41. Ganda putra: Eddy Hartono/Gunawan
42. Ganda putri: Rosiana Tendean/Erma Sulistyaningsih
43. Ganda campuran: Eddy Hartono/Verawaty Fajrin
44. Regu putri
Catatan:
- juara regu putra direbut oleh Malaysia
SEA Games 1991 di Filipina
45. Tunggal putra: Ardy Wiranata
46. Tunggal putri: Susi Susanti
47. Ganda putra: Eddy Hartono/Gunawan
48. Ganda putri: Rosiana Tendean/Erma Sulistyaningsih
49. Ganda campuran: Ricky Subagja/Rosiana Tendean
50. Regu putri
Catatan:
- juara regu putra direbut oleh Malaysia
SEA Games 1993 di Singapura
51. Tunggal putra: Joko Supriyanto
52. Tunggal putri: Sarwendah Kusumawardani
53. Ganda putri: Lili Tampi/Finarsih
54. Ganda campuran: Gunawan/Eliza
55. Regu putra
56. Regu putri
Catatan:
- juara ganda putra direbut oleh Cheah Soon Kit/Soo Beng Kiang (Malaysia)
SEA Games 1995 di Thailand
57. Tunggal putra: Joko Supriyanto
58. Tunggal putri: Susi Susanti
59. Ganda putri: Lili Tampi/Finarsih
60. Ganda campuran: Tri Kusharjanto/Minarti Timur
61. Regu putra
62. Regu putri
Catatan:
- juara ganda putra direbut oleh Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock (Malaysia)
SEA Games 1997 di Indonesia
63. Tunggal putra: Heryanto Arbi
64. Tunggal putri: Mia Audina
65. Ganda putra: Candra Wijaya/Sigit Budiarto
66. Ganda putri: Eliza/Zelin Resiana
67. Ganda campuran: Candra Wijaya/Eliza
68. Regu putra
69. Regu putri
SEA Games 1999 di Brunei Darussalam
70. Tunggal putra: Taufik Hidayat
71. Tunggal putri: Cindana
72. Ganda putri: Cynthia Tuwanakota/Etty Tantri
73. Regu putra
74. Regu putri
Catatan:
- juara ganda putra direbut oleh Pramote Teerawiwatana/Teesana Panvisvas (Thailand)
- juara ganda campuran direbut oleh Chew Choon Eng/Choi Hoi Yee (Malaysia)
SEA Games 2001 di Malaysia
75. Ganda putra: Candra Wijaya/Sigit Budiarto
76. Ganda putri: Deyana Lomban/Vita Marissa
77. Ganda campuran: Nova Widianto/Vita Marissa
78. Regu Putra
79. Regu putri
Catatan:
- juara tunggal putra direbut oleh Roslin Hashim (Malaysia)
- juara tunggal putri direbut oleh Sujitra Eakmongkolpaisam (Thailand)
SEA Games 2003 di Vietnam
80. Tunggal putra: Sony Dwi Kuncoro
81. Ganda putri: Jo Novita/Lita Nurlita
82. Regu Putra
83. Regu putri
Catatan:
- juara tunggal putri direbut oleh Wong Mew Choo (Malaysia)
- juara ganda putra direbut oleh Choong Tan Fok/Lee Wan Wah (Malaysia)
- juara ganda campuran direbut oleh Sudket Parapakamol/Saralee Thungthongkam (Thailand)
SEA Games 2005 di Filipina
84. Tunggal putra: Sony Dwi Kuncoro
85. Tunggal putri: Adriyanti Firdasari
86. Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan
87. Ganda campuran: Nova Widianto/Liliana Natsir
Catatan:
- juara ganda putri direbut oleh Wong Pei Tty/Chin Eei Hui (Malaysia)
- juara regu putra direbut oleh Malaysia
- juara regu putri direbut oleh Thailand
SEA Games 2007 di Thailand
88. Tunggal putra: Taufik Hidayat
89. Tunggal putri: Maria Kristin
90. Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan
91. Ganda putri: Lilyana Natsir/Vita Marissa
92. Ganda campuran: Flandy Limpele/Vita Marissa
93. Regu Putra
94. Regu Putri
SEA Games 2009 di Laos
95. Tunggal putra: Simon Santoso
96. Ganda putra: Markis Kido/Hendra Setiawan
97. Ganda putri: Nova Widianto/Liliana Natsir
98. Regu Putra
Catatan:
- juara tunggal putri direbut oleh Salakjit Ponsana (Thailand)
- juara ganda putri direbut oleh Wing Pei Tty/Chin Eei Huy (Malaysia)
- juara regu putri direbut oleh Malaysia
Prestasi terakhir tim bulutangkis Indonesia dalam SEA Games 2009 mengalami penurunan yang drastis karena hanya meraih 4 emas (bandingkan dengan aksi “sapu bersih” pada SEAG 2007). Perkembangan bulutangkis di Asia Tenggara semakin pesat. Rival Indonesia bukan sekedar Malaysia, melainkan telah berkembang hingga Vietnam, Thailand, dan Singapura. Hal inilah yang perlu diwaspadai. Indonesia semakin sulit untuk mempertahankan hegemoni bulutangkis di kawasan ini dan hanya kerja keras lah yang dapat melakukannya.
Selamat berjuang Team Bulutangkis SEA Games Indonesia!

24 October 2011

Tuan Rumah Universiade 2017? Mampukah?

Indonesia berencana untuk mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah multievent olahraga tingkat perguruan tinggi se-dunia, atau kita kenal sebagai Universiade, pada tahun 2017. Multievent ini adalah olimpiade khusus untuk atlet yang berstatus mahasiswa.

Dibandingkan dengan reputasi olimpiade, universiade memang kalah, namun multievent ini tidak menutup kemungkinan tampilnya atlet-atlet tingkat dunia yang namanya sering kita dengar.

Kembali ke pencalonan Indonesia, secara hakikat kita perlu mendukung guna meningkatkan reputasi dan citra olahraga nasional di panggung internasional. Akan tetapi, dengan sisa waktu enam tahun ini KONI dan Kemenpora, bekerjasama dengan Dikti, mungkin, harus bekerja keras untuk mempersiapkan segalanya, baik secara teknis penyelenggaraan, maupun secara non-teknis faktor-faktor di luar olahraga yang ikut mempengaruhi kelancaran penyelenggaraan. Kondisi negara Indonesia akhir-akhir ini sarat dengan kerawanan politik, sosial, dan ekonomi. Akankah masuk akal ide pencalonan sebagai tuan rumah universiade 2017? Segalanya kembali kepada niat segenap insan olahraga nasional, yang, mau tidak mau, akan mendapatkan pengaruh yang signifikan dari faktor-faktor eksternal.

Negara Indonesia memerlukan sebuah "terapi kejut" untuk mendongkrak citra bangsa yang dalam tahun-tahun terakhir terganggu dan terusik oleh banyak masalah yang mengganggu stabilitas nasional. Pada satu sisi, sanggahan dapat diberikan kepada ide pencalonan tuan rumah universiade, seperti yang pernah ditempuh oleh PSSI yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun, pada sisi lain ada secercah harapan "entah di luar sana" bahwa rencana seperti ini patut pula didukung.

Semoga keadaan bangsa kita menjadi lebih baik dalam 5-6 tahun mendatang sehingga acara tingkat internasional apapun, baik dalam bidang olahraga maupun bidang lainnya, terselenggara dengan aman, tentram, dan lancar di negara kita. Potensi kita sangat melimpah dan sangat disayangkan apabila kita sia-siakan begitu saja.

19 October 2011

Sepakbola SEA Games (Putra)

Hasil pertandingan cabang olahraga Southeast Asian (SEA) Games sejak tahun 1959.

SEAP Games 1959

Penyisihan
Malaya v Burma 2-0; Vietnam Selatan v Thailand 4-0; Vietnam Selatan v Burma 3-0; Thailand v Malaya 3-1; Malaya v Vietnam Selatan 2-1; Thailad v Burma 5-2

Final
Vietnam Selatan v Thailand 3-1

SEAP Games 1961

Grup A (Vietnam Selatan, Thailand, Laos)
Vietnam Selatan v Thailand 0-0; Vietnam Selatan v Laos 7-0; Thailand v Laos 5-2

Grup B (Burma, Malaya, Kamboja)
Burma v Kamboja 4-0; Malaya v Kamboja 4-0; Malaya v Burma 2-1

Semifinal
Burma v Vietnam Selatan 2-1; Malaya v Thailand 2-2 *)

*) Malaya lolos ke final setelah menang undian

Final
Malaya v Burma 2-0

SEAP Games 1965

Penyisihan
Thailand v Vietnam Selatan 2-1; Burma v Singapura 1-0; Vietnam v Singapura 5-1; Thailand v Vietnam Selatan 2-0; Burma v Malaysia 2-0

Perebutan juara III
Vietnam Selatan v Malaysia 2-0

Final
Burma v Thailand 2-2 (Juara bersama)

SEAP Games 1967

Grup A (Thailand, Malaysia, Burma)
Thailand v Malaysia 4-0; Burma v Malaysia 2-1; Burma v Thailand 1-0

Grup B (Vietnam Selatan, Laos)
Vietnam Selatan v Laos 5-0

Semifinal
Burma v Laos 2-0; Vietnam Selatan v Thailand 5-0

Perebutan juara III
Thailand v Laos 5-2

Final
Burma v Vietnam Selatan 2-1

SEAP Games 1969

Grup A (Burma, Thailand)
Burma v Thailand 1-1 (Burma menang undian lempar koin)

Grup B (Malaysia, Laos, Vietnam)
Malaysia v Laos 2-1; Malaysia v Vietnam 2-1; Laos v Vietnam 0-0 (Laos menang undian lempan koin)

Semifinal
Malaysia v Thailand 0-3; Burma v Laos 4-0

Final
Burma v Thailand 3-0

SEAP Games 1971

Grup A (Malaysia, Laos, Thailand, Kmher)
Malaysia v Laos 5-0; Thailand v Khmer 1-1; Khmer v Laos 2-0; Malaysia v Thailand 4-2; Malaysia v Khmer 3-0; Thailand v Laos 3-0.

Grup B (Vietnam, Burma, Singapura)
Vietnam v Burma 0-0; Vietnam v Singapura 3-1; Burma v Singapura 8-1

Semifinal
Malaysia v Vietnam 3-2; Burma v Thailand 3-1

Perebutan juara III
Vietnam v Thailand 0-0

Final
Burma v Malaysia 2-1

SEAP Games 1973

Grup A (Singapura, Thailand, Malaysia)
Singapura v Thailand 1-0; Malaysia v Thailand 1-1; Singapura v Malaysia 0-0

Grup B (Burma, Laos, Vietnam)
Burma v Laos 8-0; Burma v Vietnam 3-2; Vietnam v Laos 5-1

Semifinal
Singapura v Vietnam 1-1 (adu penalti 5-4); Burma v Malaysia 1-0

Perebutan juara III

Malaysia v Singapura 3-0

Final
Burma v Vietnam 2-1

SEAP Games 1975

Grup A (Thailand, Malaysia)
Thailand v Malaysia 1-1 (adu penalti 4-3)

Grup B (Burma, Singapura)
Burma v Singapura 1-0

Semifinal
Thailand v Singapura 2-2 (adu penalti 3-2); Malaysia v Burma 1-0

Perebutan juara III
Burma v Singapura 2-2

Final
Thailand v Malaysia 2-1

SEA Games 1977

Grup A (Thailand, Singapura, Burma)
Thailand v Singapura 2-0; Burma v Singapura 5-1; Burma v Thailand 3-0

Grup B (Malaysia, Indonesia, Brunei, Filipina)
Indonesia v Malaysia 2-1; Filipina v Brunei 4-1; Malaysia v Filipina 5-0; Indonesia v Brunei 4-0; Malaysia v Brunei 7-0; Indonesia v Filipina 1-1

Semifinal
Malaysia v Burma 9-1; Thailand v Indonesia (Thailand menang walk-out)

Perebutan juara III
Burma v Indonesia (Burma menang walk-out)

Final
Malaysia v Thailand 2-0

SEA Games 1979

Penyisihan
Indonesia v Singapura 3-0; Thailand v Burma 1-0; Malaysia v Singapura 2-0; Thailand v Indonesia 3-1; Malaysia v Burma 0-0; Singapura v Thailand 2-2; Singapura v Burma 2-1; Indonesia v Malaysia 0-0; Malaysia v Thailand 1-0; Indonesia v Burma 2-1; Indonesia v Thailand 3-1 (adu penalti)

Final
Malaysia v Indonesia 1-0

SEA Games 1981

Grup A (Malaysia, Burma, Thailand)
Malaysia v Burma 1-0; Malaysia v Thailand 2-2; Thailand v Burma 3-3

Grup B (Indonesia, Singapura, Filipina)
Indonesia v Singapura 1-0; Singapura v Filipina 4-0; Indonesia v Filipina 2-0

Semifinal
Malaysia v Singapura 6-5; Thailand v Indonesia 2-0

Final
Thailand v Malaysia 1-0

SEA Games 1983

Grup A (Singapura, Malaysia, Filipina)
Singapura v Malaysia 2-1; Malaysia v Filipina 0-0; Singapura v Filipina 5-0

Grup B (Thailand, Indonesia, Burma, Brunei)
Thailand v Indonesia 5-0; Brunei v Burma 2-1; Indonesia v Burma 2-1; Thailand v Brunei 2-1; Burma v Thailand 1-0; Indonesia v Brunei

Semifinal
Thailand v Malaysia 1-1 (adu penalti 4-3); Singapura v Brunei 4-0

Perebutan juara III
Malaysia v Brunei 5-0

Final
Thailand v Singapura 2-1

SEA Games 1985

Grup A (Singapura, Indonesia, Brunei)
Singapura v Indonesia 1-0; Brunei v Indonesia 1-1; Singapura v Brunei 3-1

Grup B (Thailand, Malaysia, Filipina)
Thailand v Malaysia 1-1; Malaysia v Filipina 6-0; Thailand v Filipina 7-0

Semifinal
Singapura v Malaysia 2-2 (adu penalti 6-5); Thailand v Indonesia 7-0

Perebutan juara III
Malaysia v Indonesia 2-0

Juara
Thailand v Singapura 2-1

SEA Games 1987

Grup A (Singapura, Malaysia, Burma)
Singapura v Malaysia 0-0; Malaysia v Burma 2-2; Singapura v Burma 0-0

Grup B (Thailand, Brunei, Indonesia)
Thailand v Brunei 3-1; Indonesia v Brunei 2-0; Indonesia v Thailand 0-0

Semifinal
Malaysia v Thailand 2-0; Indonesia v Burma 4-1

Perebutan juara III
Thailand v Burma 4-0

Final
Indonesia v Malaysia 1-0

SEA Games 1989

Grup A (Indonesia, Brunei, Filipina, Malaysia)
Indonesia v Brunei 6-0; Brunei v Filipina 2-0; Malaysia v Indonesia 2-0; Indonesia v Filipina 5-1; Malaysia v Brunei 2-1; Malaysia v Filipina 3-0

Grup B (Thailand, Myanmar, Singapura)
Thailand v Myanmar 3-0; Thailand v Singapura 1-1; Singapura v Myanmar 4-0

Semifinal
Malaysia v Thailand 1-0; Singapura v Indonesia 1-0

Perebutan juara III
Indonesia v Thailand 1-1 (adu penalti 8-7)

Final
Malaysia v Singapura 2-1

SEA Games 1991

Grup A (Singapura, Thailand, Myanmar)
Singapura v Thailand 0-0; Thailand v Myanmar 4-0; Singapura v Myanmar 2-1

Grup B (Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina)
Indonesia v Malaysia 2-0; Vietnam v Filipina 2-2; Indonesia v Vietnam 1-0; Filipina v Malaysia 1-0; Indonesia v Filipina 2-1; Malaysia v Vietnam 2-1

Semifinal
Thailand v Filipina 6-2; Indonesia v Singapura 0-0 (adu penalti 4-3)

Perebutan juara III
Singapura v Filipina 2-0

Final
Indonesia v Thailand 0-0 (adu penalti 4-3)

SEA Games 1993

Grup A (Singapura, Filipina, Indonesia, Vietnam)
Singapura v Filipina 7-0; Indonesia v Vietnam 1-0; Singapura v Indonesia 1-1; Vietnam v Filipina 1-0; Singapura v Vietnam 2-0; Indonesia v Filipina 3-1

Grup B (Thailand, Laos, Myanmar, Brunei, Malaysia)
Thailand v Laos 4-1; Myanmar v Brunei 6-0; Malaysia v Laos 9-0; Thailand v Myanmar 2-0; Laos v Brunei 3-2; Thailand v Malaysia 2-0; Myanmar v Laos 7-1; Malaysia v Brunei 3-1; Myanmar v Malaysia 2-1; Thailand v Brunei 5-2

Semifinal
Myanmar v Singapura 2-2 (adu penalti 5-4); Thailand v Indonesia 1-0

Perebutan juara III
Singapura v Indonesia 3-1

Final
Thailand v Myanmar 4-3

SEA Games 1995

Grup A (Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja)
Thailand v Indonesia 2-1; Thailand v Vietnam 9-0; Thailand v Malaysia 0-0;  Indonesia v Kamboja 10-0; Vietnam v Indonesia 1-0; Indonesia v Malaysia 3-0; Vietnam v Kamboja 4-0; Vietnam v Malaysia 2-0; Malaysia v Kambija 9-0.

Grup B (Myanmar, Brunei, Singapura, Laos, Filipina)
Myanmar v Brunei 2-0; Singapura v Myanmar 4-2; Myanmar v Laos 1-0; Singapura v Brunei 2-2; Singapura v Laos 0-0; Singapura v Filipina 4-0; Laos v Brunei 3-0; Laos v Filipina 1-0; Filipina v Brunei 1-0.

Semifinal
Thailand v Singapura 1-0; Myanmar v Vietnam 1-1 (Vietnam lolos)

Perebutan juara III
Singapura v Myanmar 1-0

Final
Thailand v Vietnam 4-0

SEA Games 1997

Grup A (Indonesia, Laos, Malaysia, Vietnam, Filipina)
Indonesia v Laos 5-2; Malaysia v Vietnam 1-0; Malaysia v Filipinia 4-0; Indonesia v Vietnam 2-2; Indonesia v Malaysia 4-0; Laos v Filipina 4-1; Vietnam v Laos 2-1; Indonesia v Filipinia 2-0; Vietnam v Filipina 3-0; Laos v Malaysia 1-0.

Grup B (Thailand, Myanmar, Kamboja, Brunei, Singapura)
Thailand v Myanmar 2-1; Kamboja v Brunei 4-0; Thailand v Brunei 6-0; Singapura v Myanmar 2-2; Singapura v Kamboja 2-1; Myanmar v Brunei 6-1; Singapura v Brunei 1-0; Thailand v Kamboja 4-0; Kamboja v Myanmar 3-1; Singapura v Thailand 0-0.

Semifinal
Thailand v Vietnam 2-1; Indonesia v Singapura 2-1

Perebutan tempat III
Vietnam v Singapura 1-0

Final
Thailand v Indonesia 1-1 (adu penalti 5-3)

SEA Games 1999

Grup A (Thailand, Filipina, Vietnam, Laos, Myanmar)
Thailand v Filipina 9-0; Vietnam v Laos 9-0; Thailand v Laos 4-1; Myanmar v Filipina 4-1; Vietnam Myanmar 2-0; Laos v Filipina 3-2; Laos Myanmar 0-0; Vietnam v Thailand 0-0; Vietnam v Filipina 2-0;
Thailand v Myanmar 7-0.

Grup B (Indonesia, Kamboja, Singapura, Malaysia, Brunei)
Indonesia v Kamboja 1-0; Singapura v Malaysia 2-1; Indonesia v Malaysia 6-0; Brunei v Kamboja 3-3; Singapura v Brunei 3-1; Malaysia v Kamboja 7-2; Malaysia v Brunei 2-0; Singapura v Indonesia 1-1; Singapura v Kamboja 2-0; Indonesia v Brunei 3-0.

Semifinal
Thailand v Singapura 2-0; Vietnam v Indonesia 1-0

Perebutan juara III
Indonesia v Singapura (adu penalti 4-2)

Final
Thailand v Vietnam 2-0

SEA Games 2001

Grup A (Thailand, Myanmar, Singapura, Laos, Kamboja)
Thailand v Kamboja 7-0; Laos v Singapura 0-4; Singapura v Thailand 0-1; Myanmar v Kamboja 0-0; Myanmar v Laos 4-0; Kamboja v Singapura 0-5; Singapura v Myanmar 1-2; Laos v Thailand 0-1; Kamboja v Laos 0-2; Thailand v Myanmar 3-1.

Grup B (Malaysia, Indonesia, Vietnam, Brunei)
Malaysia v Brunei 5-0; Vietnam v Brunei 5-1; Vietnam v Malaysia 0-1; Indonesia v Malaysia 0-1; Brunei v Indonesia 0-9; Malaysia v Vietnam 2-0.

Semifinal
Thailand v Indonesia 2-1; Malaysia v Myanmar 1-0

Perebutan juara III
Myanmar v Indonesia 0-1

Final
Thailand v Malaysia 1-0

SEA Games 2003

Grup A (Thailand, Vietnam, Indonesia, Laos)
Indonesia v laos 1-0; Laos v Thailand 0-6; Vietnam v Indonesia 1-0; Indonesia v Thailand 0-6; Vietnam v Laos 1-0.

Grup B (Malaysia, Myanmar, Singapura, Kamboja)
Malaysia v Kamboja 8-1; Myanmar v Singapura 2-0; Singapura v Malaysia 0-2; Kamboja v Myanmar 0-6; Kamboja v Singapura 1-5.

Semifinal
Thailand v Myanmar 2-0; Malaysia v Vietnam 3-4

Perebutan tempat III
Malaysia v Myanmar 1-1 (adu penalti 4-2)

Final
Thailand v Vietnam 2-1

SEA Games 2005

Grup A (Thailand, Malaysia, Filipina, Kamboja)
Malaysia v Kamboja 5-0; Filipina v Thailand 0-1; Kamboja v Filipina 2-4; Malaysia v Thailand 1-2; Malaysia v Filipina 4-2; Kamboja v Thailand 0-1.

Grup B (Vietnam, Indonesia, Singapura, Laos, Myanmar)
Myanmar v Laos 2-3; Vietnam v Singapura 1-2; Laos v Vietnam 2-8; Indonesia v Myanmar 0-0; Singapura v Indonesia 0-0; Myanmar v Vietnam 0-1; Vietnam v Indonesia 0-1; Laos Singapura 0-1; Indonesia v Laos 4-0; Myanmar v Singapura 0-1.

Semifinal
Thailand v Indonesia 3-1; Vietnam v Malaysia 2-1

Perebutan juara III
Malaysia v Indonesia 1-0

Final
Thailand v Vietnam 3-0

SEA Games 2007

Grup A (Thailand, Myanmar, Indonesia, Kamboja)
Indonesia v Kamboja 3-1; Myanmar v Thailand 2-3; Indonesia v Myanmar 0-0; Kamboja v Thailand 0-8; Myanmar v Kamboja 6-2; Thailand v Indonesia 2-1.

Grup B (Vietnam, Singapura, Malaysia, Laos)
Vietnam v Malaysia 3-1; Singapura v Laos 0-0; Malaysia v Laos 4-0; Singapura v Vietnam 3-2; Laos v Vietnam 1-2; Malaysia v Singapura 1-1.

Semifinal
Vietnam v Myanmar 0-0 (adu penalti 1-3); Thailand v Singapura 3-0

Perebutan juara III
Singapura v Vietnam 5-0

Final
Thailand v Myanmar 2-0

SEA Games 2009

Grup A (Vietnam, Malaysia, Thailand, Kamboja, Timor-Leste)
Malaysia v Timor-Leste 11-0; Thailand v Vietnam 1-1; Thailand v Kamboja 4-0; Vietnam v Timor-Leste 4-0; Vietnam v Malaysia 3-1; Timor-Leste v Kamboja 1-4; Timor-Leste v Thailand 0-9; Kamboja v Malaysia 0-4;  Kamboja v Vietnam 1-6; Malaysia v Thailand 2-1.

Grup B (Laos, Singapura, Myanmar, Indonesia)
Singapura v Indonesia 2-2; Laos v Myanmar 1-1; Myanmar v Singapura 1-2; Indonesia v Laos 0-2; Myanmar v Indonesia 3-1; Laos v Singapura 0-0.

Semifinal
Vietnam v Singapura 4-1; Laos v Malaysia 1-3

Perebutan juara III
Singapura v Laos 3-1

Final
Malaysia v Vietnam 1-0

17 October 2011

Sebastian Vettel, the making of the world champions

Vettel boy with Schummi in 2001 (Sebastian-Vettel.ORG)

Season: 2003

Event: Efelland Racing, Team: Formula BMW ADAC, Races: 19, Wins: 5, Poles: 5, Points: 216, Position: # 2

Season: 2004

Event: ADAC Berlin-Brandenburg, Team: Formula BMW ADAC, Races: 20, Wins: 18, Poles: 14, Points: 387, Position: # 1

Season: 2005

Event: Formula 3 Euro Series, Team: ASL Muecke Motorsport, Races: 20, Wins: 0, Poles: 0, Points: 57,  Position: # 5

Event: Master of Formula 3, Team: ASL Muecke Motorsport, Position: # 11,
Event: Spanish Formula Three Championship, Racing Engineering, Position: # 15

Event: Macau Grand Prix, Team: ASM F3, Position: # 3,

Season: 2006

Event: Formula 3 Euro Series, Team: ASM Formula 3, Races: 20, Wins: 4, Poles: 1, Points: 75, Position: # 2

Event: Macau Grand Prix, Position: # 23

Event: Formula Renault 3.5 Series, Team: Carlin Motorsport, Position: # 15

Event: Masters of Formula 3, Team: ASL Muecke Motorsport, Position: # 6

Event: Formula One, Team: BMW Sauber F1 Team, Position: Test driver

Season 2007

Event: Formula Renault 3.5 Series, Team: Carlin Motorsport, Races: 7, Wins: 1, Poles: 1, Points: 74, Position: # 5

Event: Formula One, Team: BMW Sauber F1 Team, Races: 1, Wins: 0, Poles: 0, Points: 6, Position: # 14

Event: Formula One, Team: Scuderia Toro Rosso, Races: 7, Wins: 0, Poles: 0, Points: 0, Position: N/A

Season 2008

Event: Formula One, Team: Scuderia Toro Rosso, Races: 18, Wins: 1, Poles: 0, Points: 35, Position: # 8

Season 2009

Event: Formula One, Team: Redbull Racing Renault, Races: 17, Wins: 4, Poles: 4, Points: 84, Position: # 2

Season 2010

Event: Formula One, Team: Redbull Racing Renault, Races: 19, Wins: 5, Poles: 10, Points: 256, Position: # 1

Season 2011 (as of Korean GP, the season is still underway)

Event: Formula One, Team: Redbull Racing Renault, Races: 15, Wins: 10, Poles: 12, Points: 349, Position: # 1

16 October 2011

Times Higher Education - World University Rankings 2012/2012 By Region

The THE WUR of 2011/2012 was announced on October 6, 2011.

AFRICA (Top 4)

1. University of Capetown (South Africa, world #103)
2. Stellenbosch University (South Africa, #251-275)
3. University of Witwatersrand (South Africa, 251-275)
4. Alexandria University (Egypt, 301-350)

AMERICA, NORTH (Top 25)

1. California Institute of Technology (United States, world #1)
2. Harvard University (United States, #2)
3. Stanford University (United States, #3)
4. Princeton University (United States, #5)
5. Massachusetts Institute of Technology (United States, #7)
6. University of Chicago (United States, #9)
7. University of of California, Berkeley (United States, #10)
8. Yale University (United States, #11)
9. Columbia University (United States, #12)
10.University of California, Los Angeles (United States, #13)
11.Johns Hopkins University (United States, #14)
12.University of Pennsylvania (United States, #15)
13.University of Michigan (United States, #18)
14.University of Toronto (Canada, #19)
15.Cornell University (United States, #20)
16.Carnegie Mellon University (United States, #21)
17.University of British Columbia (United States, #22)
18.Duke University (United States, #24)
19.Georgia Institute of Technology (United States, #24)
20.University of Washington (United States, #25)
21.Northwestern University (United States, #26)
22.University of Wisconsin-Madison (United States, #27)
23.McGill University (United States, #28)
24.University of Texas at Austin (United States, #29)
25.University of Illinois at Urbana Champaign (United States, #31)

AMERICA, SOUTH (Top 3)

1. University of Sao Paulo (Brazil, world #178)
3. State University of Campinas (Brazil, #276-300)
4. Pontificial Catholic University of Chile (Chile, #351-400)

ASIA (Top 25)

1. University of Tokyo (Japan, world #30)
2. University of Hong Kong (Hong Kong, #34)
3. National University of Singapore (Singapore, #40)
4. Peking University (PR of China, #49)
5. Kyoto University (Japan, #52)
6. Pohang University of Science and Technology (Korea Republic, #53)
7. Hong Kong University of Science and Technology (Hong Kong, #62)
8. Tsinghua University (PR of China, #71)
9. Korea Advanced Institute of Science and Technology (Korea Republic, #94)
10.Tokyo Institute of Technology (Japan, #108)
11.Osaka University (Japan, #119)
12.Tohoku University (Japan, #120)
13.Hebrew University of Jerusalem (Israel, #121)
14.Seoul National University (Korea Republic, #124)
15.Chinese University of Hong Kong (Hong Kong, #151)
16.National Taiwan University (Taiwan, #154)
17.Tel-Aviv University (Israel, #166)
18.Nanyang Technological University (Singapore, #169)
19.University of Science and Technology of China (PR of China, #192)
20.City University of Hong Kong (Hong Kong, #193)
21.Bilkent University (Turkey, #201-225)
22.Nagoya University (Japan, #201-225)
23.National Tsing Hua University (Taiwan, #201-225)
24.Technion Israel Institute of Technology (Israel, #201-225)
25.Fudan University (PR of China, #201-225)

EUROPE (Top 25)

1. University of Oxford (United Kingdom, world #4)
2. University of Cambridge (United Kingdom, #6)
3. Imperial College London (United Kingdom, #8)
4. ETH Zurich - Swiss Federal Institute of Technology (Switzerland, #15)
5. University College London (United Kingdom, #17)
6. Karolinska Institute (Sweden, #32)
7. University of Edinburg (United Kingdom, #36)
8. Ludwig-Maximilians-Universitaet Muenchen (Germany, #45)
9. Ecole Plytechnique Federale de Lausanne (Switzerland, #46)
10.London School of Economics and Political Sciences (United Kingdom, #47)
11.University of Manchester (United Kingdom, #56)
12.King's College London (United Kingdom, #59)
13.University of Zurich (Switzerland, #61)
14.Ecole Polytechnique (France, #63)
15.University of Bristol (United Kingdom, #66)
16.Katholieke Universiteit Leuven (Belgium, #67)
17.Utrecht University (Netherlands, #68)
18.Georg-August-Universitaet (Germany, #69)
19.Universitaet Heidelberg (Germany, #73)
20.Wegeningen University and Reseach Center (Netherlands, #75)
21.Leiden University (Netherlands, #79)
22.Lund University (Sweden, #80)
23.Durham University (United Kingdom, #83)
24.Universite Pierre et Marie Curie (France, #84)
25.University of St. Andrews (United Kingdom, #85)

OCEANIA (Top 26)

1. University of Melbourne (Australia, #37)
2. Australian National University (Australia, #38)
3. University of Sydney (Australia, #74)
4. Monash University (Australia, #117)
5. University of Auckland (New Zealand, #173)
6. University of New South Wales (Australia, #173)
7. University of Western Australia (Australia, #189)
8. University of Adelaide (Australia, #201-225)
9. University of Otago (New Zealand, #201-225)
10.Macquarie University (Australia, #226-250)
11.Victoria University of Wellington, #251-275)
12.University of Wollonglong (Australia, #251-275)
13.University of Newcastle (Australia, #276-300)
14.Queensland University of Technology (Queensland, #276-300)
15.University of Canterburry (New Zealand, #301-350)
16.Charles Darwin University (Australia, #301-350)
17.University of Tasmania (Australia, #301-350)
18.University of Waikato (New Zealand, #301-350)
19.Curtin University (Australia, #351-400)
20.Deakin University (Australia, #351-400)
21.Flinders University (Australia, #351-400)
22.Griffith University (Australia, #351-400)
23.La Trobe University (Australia, #351-400)
24.Massey University (New Zealand, #351-400)
25.University of South Australia (Australia, #351-400)
26.Swinburne University of Technology (Australia, #351-400)

THE WUR 2011/2012 is powered by Thompson Reuters

14 October 2011

Sekedar Tulisan Kepada Pimpinan Nasional

Dengan hormat,

Setelah saya mengambil sampel 100 tulisan mengenai Bapak, sebagian besar muatan tulisan cenderung TIDAK MEMIHAK kepada Bapak. Menggunakan sampel secara random semata memang tidak signifikan karena menurut saya segala isinya akan bergantung kepada sudut pandang si penulis sendiri, apakah layak diterbitkan atau tidak layak menurut aturan main yang berlaku oleh. Akan tetapi, setidaknya ini memberikan sebuah gambaran tentang reaksi yang timbul dari diri masyarakat warga negara Republik Indonesia tentang kepemimpinan Bapak saat ini.

Bapak Presiden,

Perlu Bapak ketahui bahwa pada Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden tahun 2009 lalu saya tidak memilih Bapak, tetapi saya memilih Bapak Jusuf Kalla dan Bapak Wiranto. Jelasnya, saya bukan salah satu dari yang orang sebut sebagai "Golput", atau warga negara yang tidak memilih. Apakah Bapak berkeberatan dengan pilihan saya ini? Setidaknya saya telah berusaha untuk menjadi warga negara yang mendapatkan hak untuk memilih dalam Pemilu.

Akan tetapi, di tengah, ehm, boleh saya katakan rasa kekecewaan atau ketidakpercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bapak Presiden saat ini, saya tidak akan ikut menambah "pedasnya" masakan yang dihidangkan kepada Bapak, meskipun saya berkedudukan sebagai oposisi. Saya memutuskan untuk bersikap seperti ini karena memahami dan menyadari betapa sulitnya memimpin negara Indonesia dalam era keterbukaan dan kebebasan. Saya sangat memahami hal tersebut. Beruntung sekali memang para pejabat negara pada masa lalu yang "steril" dari serangan publik dengan tangan besinya, dan "apes" sekali para pejabat negara hari ini yang begitu "fertil" untuk dibuahi oleh "sanggahan-sanggahan" yang tidak bersahabat. Saya paham bahwa semua reaksi itu adalah demi keadaan bangsa Indonesia yang lebih baik.

Bapak Presiden,

Saya tidak mengerti banyak tentang "dampak sistemik", Bank Century, Nazarudin, Gayus, Partai Demokrat, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan sejenisnya dan sejenisnya. Saya tidak secakap beliau-beliau yang begitu fasih melafalkan setiap jengkal permasalahan berikut dengan uraian dan "udaran sabda" nan indah dan memesonakan pembaca, pendengar, dan pemirsa.

Atas segala kebodohan, kedunguan, dan ketololan saya tersebut di atas, saya hanya dapat berharap agar bangsa dan negara yang sekarang Bapak nakhodai ini mampu keluar dari gelombang pusaran masalah yang tiada henti. Saya sangat yakin bahwa suatu saat bangsa kita akan mencapai kejayaan, entah pada masa pemerintahan Bapak atau pada masa yang akan datang.

10 October 2011

Dari Take Me Out Indonesia Menuju Pelaminan

Resepsi Pernikahan VIDA dan GARASKI, pasangan yang dipertemukan melalui program reality show televisi Indosiar, TAKE ME OUT INDONESIA, edisi 2 Oktober 2009. Hmm....

Nhaa, sekarang berubah jadi Take Me Home dong, Mbak Vida...hehe...Selamat yoo...

The Meeting


Big smiles

I'm heading for the wedding spot

Jelang resepsi

Jelang resepsi

Jelang resepsi

Jelang resepsi

Jelang resepsi

Jelang resepsi

Jelang resepsi



Jelang resepsi

Lounge Announcement


The making of...

Finally the day :)


















Janji Mempelai
Lokasi Resepsi: Patra Office Tower Jakarta, Patra Jasa Building, 1st Floor, Jl. Gatot Subroto Kav. 32-24 Jakarta 102950.
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.