Pages

21 August 2011

Mudik Sepi Kapan?

Mudik telah menjadi semacam ritual bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di Pulau Jawa. Bahkan mudik telah dapat kita sebut sebagai budaya orang Indonesia. Orang mudik untuk meluangkan waktu liburan di tempat tertentu yang dapat mereka gunakan untuk bersantai, berkumpul dengan sanak-saudara, mengenang masa lalu bersama teman-teman lama.

Istilah mudik sendiri kemungkinan berasal dari kata "udik" (desa/kampung). Istilah ini mengandung arti "pulang kampung", sebuah kegiatan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang yang menetap di daerah perkotaan untuk mencari nafkah atau melanjutkan studi pada saat masa liburan tiba. Kita dapat mudik kapanpun, tetapi mudik dalam tulisan ini berhubungan dengan liburan yang berlangsung selama Hari Raya Islam Idul Fitri, atau Lebaran. Mudik Lebaran selalu membawa dampak bagi keadaan lalu-lintas Indonesia.

Mudik adalah sebuah momentum bagi orang yang melakukannya untuk meluangkan waktu liburan di daerah asal, berjumpa dengan keluarga, kerabat, dan teman yang masih berada di tempat tersebut. Waktu mudik sangat tepat untuk mempererat kembali tali persaudaraan setelah sekian lama tidak saling berjumpa karena kesibukan masing-masing. Pada saat Lebaran mudik menjadi salah satu keinginan bagi orang yang telah sekian lama merantau di tempat lain guna mencari nafkah atau belajar. Kesempatan mudik adalah sebuah kesempatan yang sangat ditunggu-tunggu. Orang seperti rela melakukan apa saja untuk dapat mudik pada waktu Lebaran.

Beberapa tahun belakangan ini peristiwa mudik telah menyebabkan timbulnya masalah serius dalam bidang transportasi, khususnya transportasi darat. Banyaknya kendaraan dan penumpang membuat jalan semakin padat dan macet. Jalan-jalan di Indonesia seperti tidak mampu menampung beban yang berlebihan ini, terutama di kota-kota besar. Keberadaan petugas lalu-lintas sepertinya tidak seimbang dengan jumlah kendaraan dan penumpang yang berada di jalan sehingga lalu lintas menjadi semrawut dan tak terkendalikan. Terlalu banyaknya kendaraan pribadi juga menyumbang kemacetan jalan raya.

Satu hal lagi yang menyebabkan kemacetan pada saat Mudik Lebaran ialah paham sentralistik dari sebagian masyarakat Indonesia. Sebagian orang masih menganggap Jakarta sebagai tempat paling ideal untuk mencari nafkah atau mengembangkan karir. Akibatnya, banyak orang menuju ke Jakarta sehingga kota ini terpadati oleh penduduk. Masalah timbul ketika terjadi mudik. Tanpa penjelasan yang lebih lanjut, pembaca pasti telah mengetahui bagaimana skenarionya.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.