Pages

21 July 2011

TQM, Definisi dan Implementasi pada Perusahaan Kecil

Definisi TQM

TQM adalah sebuah system pengelolaan yang terdiri atas tiga unit yang saling bergantung: core values, teknik, dan sarana. Core value harus didukung oleh teknik, seperti manajemen proses, benchmarking, perencanaan fokus konsumen, atau penyempurnaan tim, dan diperkuat pula dengan sarana, misalnya bagan control (control charts), untuk dapat menjadi bagian dari budaya organisasi. Sasaran yang hendak dicapai TQM adalah bertambahnya tingkat kepuasan konsumen dengan memanfaatkan sumber daya yang sesedikit mungkin. Landasan dari telaksananya TQM ialah kesanggupan perusahaan mempengaruhi budaya organisasi. Di dalam budaya organisasilah budaya kualitas (quality culture) berada. Core values yang dibahas dalam kesempatan ini adalah core values berdasarkan pendapat Bergman dan Klefsjo (2002):

-kepemimpinan yang berkomitmen dengan fokus pada keputusan basis konsumen;
-fokus yang lebih serius pada proses-proses yang memperkuat komitmen individu;
-fokus pada konsumen;
-keputusan basis fokus;
-penguatan komitmen individu.

Implementasi TQM

Implementasi TQM memerlukan perubahan organisasi secara menyeluruh. Tidak semua perusahaan mampu menjalani perubahan seperti ini, khususnya perusahaan kecil. Banyak hal yang menghambat keberhasilan organisasi di dalam menerapkan TQM, antara lain sumber daya tebatas, tingkat stabilitas rendah, dan inisiatif terbatas . Dari permasalahan ini perlu pendekatan yang lebih universal agar TQM semakin mudah diterapkan di dalam perusahaan kecil (Eskildson, 1994).

 Penerapan TQM ke dalam strategi bisnis akan membuat perusahaan terhindar dari masalah-masalah yang menyangkut program-program perubahan dengan fokus perhatian pada peran dan tanggung jawab yang berhubungan dengan proses-proses di mana peran dan tanggung jawab tersebut dilaksanakan  (Oakland, 1993).

 Perusahaan kecil diyakini memiliki keuntungan yang lebih menjanjikan jika mampu menjalankan strategi TQM karena organisasi kecil biasanya memiliki fleksibilitas struktur organisasi, kemampuan inovasi, hirarki jabatan yang sederhana, dan budaya organisasi yang kuat. Mengingat bahwa TQM memerlukan komitmen pada pihak manajemen, maka organisasi kecil akan mendapatkan keuntungan karena tindakan-tindakan yang dilakukan oleh jajaran manajemen akan lebih terarah dan terlihat jelas.

Tahap Implementasi TQM pada Perusahaan Kecil

Terdapat sepuluh tahap untuk mengimplementasikan TQM di dalam perusahaan kecil berdasarkan materi empiris dari empat studi kasus, sebagai berikut (Ghobadian dan Gallear, 1997): 1) pengakuan terhadap perlunya penerapan TQM; 2) pemahaman bersama antara manajemen dan supervisor; 3) penetapan sasaran dan tujuan demi perbaikan kualitas; 4) rencana implementasi TQM; 5) pendidikan dan pelatihan karyawan; 6) penyusunan prosedur yang sistemik; 7) penyeimbangan organisasi; 8) implementasi konsep-konsep TQM; 9) pengawasan implementasi konsep-konsep TQM; 10) usaha menuju perbaikan dengan mengulangi tahap ke-3.

Referensi

Disarikan dari "A Core Value Model for Implementing Total Quality Management in Small Organizations" (Jonas Hansson and Bengt Klefsjo

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.