Pages

31 January 2011

Percayakan Kepada Alam

Berbagai cara manusia peduli lingkungan tempuh guna menyelamatkan bumi tempat tinggal dari bahaya pencemaran. Penghijauan, hari tanpa asap rokok, hari tanpa kendaraan bermotor, daur ulang barang bekas, adalah beberapa dari sekian banyak usaha untuk menunjukkan kecintaan kepada lingkungan tempat tinggal manusia berulah seenaknya, segratis-gratisnya, hingga sampai pada suatu ketika yang cuma-cuma itu berubah menjadi sangat mahal untuk dibeli.

Sejauh mana manusia berusaha mengembalikan keadaan alam lingkungan sekitar seperti sedia kala dan sehebat apa manusia berjuang meremakan bumi yang berangsur renta ini, semuanya seperti sia-sia. Percuma, karena aksi pengrusakan terus berlangsung. Saat kita sibuk menanam seribu pohon, mereka tidak berhenti menanam seribu tiang beton; saat kita mendaur ulang sejuta bahan plastik, mereka tidak berhenti menghasilkan seribu bahan plastik; saat kita menampung seribu liter air limbah untuk dimurnikan, mereka terus membuang seribu liter limbah yang baru; dan saat kita berkeringat di jalanan tersangga oleh dua kaki, mereka tetap dengan bangga mengumumkan target penjualan kendaraan bermotornya.

Tahap yang lingkungan kita jalani sekarang bukan sekedar tahap pencegahan atau pemeliharaan, melainkan tahap pengobatan dari penyakit. Kerusakan yang diderita oleh lingkungan telah sedemikian parahnya. Seharusnya kita tiada lagi perlu memiliki toleransi terhadap siapapun yang ikut memberikan andil bagi pencemaran lingkungan sekitar.

Para pelaku pelestarian lingkungan hendaknya tidak selamanya harus mengalah dari desakan perubahan yang mengatasnamakan modernisasi, namun mengorbankan keseimbangan alam dan keragaman hayati. Memang benar bahwa daur ulang sampah dapat membuka lapangan kerja baru dan merangsang kreativitas, akan tetapi sepertinya itu bukan solusi yang tepat. Perlu kita waspadai bahwa kreativitas pendaur ulang dapat saja disalahgunakan oleh para penghasil sampah; dengan dalih ikut membantu kreativitas, mereka terus menghasilkan barang-barang yang kelak menjadi sampah itu. Boleh saja kita terus giat mengadakan penghijauan, menanam pohon. Namun akan memerlukan berapa lama hingga pohon-pohon tersebut dapat berfungsi sebagai penguat tanah, pelindung panas, penahan banjir, dan penyimpan air? Sementara pencakar langit dan fasilitas modern yang sarat akan bahan yang sulit diuraikan terus ditanam di atas bumi? Sampai kapankah kita terus berteriak “Hari tanpa kendaraan bermotor!” jika para produsen kendaraan bermotor tersebut terus memasang target kenaikan penjualan dari waktu ke waktu? Mata rantai inilah yang harus kita putus. Alam tidak boleh selamanya mengalah, melainkan perlu kita beri kesempatan untuk menikmati kemenangan. Kemenangan yang semestinya dengan cara yang cantik. Kemenangan yang bukan terpaksa berupa banjir, tanah longsor, atau pemanasan suhu bumi.

Usaha apapun untuk mengijaukan kembali bumi kita tanpa penghentian aksi-aksi pengrusakannya akan seperti sia-sia. Bukan penghijauan kembali yang alam butuhkan, melainkan kehijauan (artinya, jangan korbankan jalur hijau untuk pengalihfungsian lahan). Bukan daur ulang yang alam butuhkan tetapi kebebasan dari materi-materi yang sejatinya ia sulit daur ulang secara alami.

Ide ini mungkin sangat kabur, tak berbentuk, abstrak, absurd. Mungkin saja tidak memuat solusi yang nyata. Tulisan ini sekedar menyumbang usul tentang bagaimana jika kita hentikan cara-cara yang tidak ramah lingkungan. Kita harus mulai memikirkan cara untuk membatasi aksi pembukaan lahan dan pengalihfungsian lahan yang berlebihan, menumbuhkan kembali kepercayaan kita kepada alam dan bumi; bahwa alam dan bumi sanggup memenuhi kebutuhan kita dengan caranya sendiri. Tak perlu kita merepotkan diri dengan penanaman sejuta pohon, kampanye anti merokok dan anti kendaraan bermotor, aksi daur ulang, dan lain sebagainya. Kita dapat menghemat energi kita dengan sekedar menghentikan tindakan pencemaran-pencemaran tersebut. Terakhir, tak perlu kita merasa khawatir dan rendah diri karena tertinggal oleh modernisasi jaman (oleh sebab kita tidak memanfaatkan kemudahan-kemudahan yang tersedia saat ini namun yang akibatnya merugikan masa depan lingkungan kita).

Unduh (download) naskah ini 

30 January 2011

Tetaplah terbelalak, mendelik, tapi ojo kapusan bakul *)

Kasus demi kasus menghiasi langit persada. Banyak kasus yang mengambang tak tentu arah. Kasus pertama dikubur yang kedua; yang kedua ditendang yang ketiga, dst. Ada yang tidak beres! Rupanya ketidakseriusan dalam menyelesaikan kasus memang sebuah kesengajaan. Target utamanya ialah ingin membuat rakyat menjadi apatis, masa bodoh. Kemudian merasa muak karena semuanya adalah sekedar dagelan, hiburan lawak anekaria jenaka.

Wow! Hebat nian strateginya dalam melumpuhkan kekuatan kita. Ada beberapa fase untuk melemahkan suatu bangsa (Iwan Laksana, 2009). Di antara fase-fase ini muncul strategi pemberangusan semangat manusia. Maka dari itu, kita perlu belajar tentang konspirasi. Jangan terbawa pengaruh suatu kelompok. Kita harus terbuka terhadap apapun: paham, ideologi, sejarah, dsb. Karena jika kita fanatik maka negara akan hancur. Lalu, mana sumbangsih kita kepada bangsa Indonesia.

Memang apatisme adalah tujuan musuh untuk menggulung kekuatan kita, yang sesungguhnya maha dahsyat. Setelah rakyat apatis maka lebih mudahlah pihak-pihak berkepentingan untuk menguasai dan berkuasa.
Bagaimanapun, kita hidup di Indonesia. Kita makan, minum, buang hajat, bereproduksi (bagi yang sudah), cari uang di Indonesia. Maka jagalah rumah kita ini.

Mari bergerak maju! Mari bahu membahu! Jangan hanya menyuarakan kebaikan namun tidak bertindak apa-apa. Sekali lagi, jangan terpengaruh oleh keadaan yang memusingkan; tapi jangan pula apatis.

Saya tidak sedang mengajari, menggurui, tapi sedang mengajak.

Entah itu Bank Century, Gayus, kisruh sepakbola, crop circles, Ariel-Luna Maya, Anang-Syahrini.... kita tetap harus tidak terlena untuk fokus, fokus, dan fokus perjuangan bangsa Indonesia menuju kesejahteraan. Mohon tidak termakan isyu yang menghabiskan energi itu.

Matur nuwun.

Catatan: mendelik = membelalakkan mata (bahasa Jawa); ojo kapusan bakul = jangan tertipu oleh penjual (barang jualan umumnya ditawarkan kepada calon pembeli dengan mengutarakan sisi baiknya, bahasa Jawa).

29 January 2011

The World's Most Expensive Cars 2010/2011

The followings are 10 most expensive cars according to www.thesupercars.org. Check them out!

Bugatti Veyron
$ 1,700,000
Top speed: 253 mph

Lamborghini Reventon
$ 1,600,000
Top speed: 211 mph

McLaren F1
$ 970,000
Top speed: 240 mph

Ferrari Enzo
$ 670,000
Top speed: 217 mph

Pagani Zonda C12 F
$ 667,321
Top speed: 215 mph

SSC Ultimate Aero
$ 654,000
Top speed: 257 mph

 Saleen S7 Twin Turbo
$ 555,000
Top speed: 248 mph

 Koenigsegg CCX
$ 545,568
Top speed: 245 mph

Mercedes-Benz SLR McLaren Roadster
$ 495,000
Top speed: 206 mph


Porsche Carrera GT
$ 440,000
Top speed: 205 mph

All photos are the courtesy of www.thesupercars.org.

28 January 2011

Horahore Sepakbola Indonesia

Sepakbola Indonesia sedang mengalami masa yang sulit. Terjadi ketegangan dua kubu yang saling ber"musuhan" terkait dengan kontroversi yang terjadi di dalam organisasi sepakbola nasional, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Gelombang tuntutan mundur yang dialamatkan kepada Nurdin Halid dari kursi Ketua Umum PSSI semakin kuat. Bahkan, seperti tidak mempedulikan kemenangan yang di raih dalam sebagian besar pertandingan di AFF Suzuki Cup 2010, tuntutan untuk mundur tidak terelakkan. Sementara itu Nurdin Halid mengatakan bahwa desakan mundur ini sebagai hal yang "aneh". Dalam sebuah wawancara Nurdin menyatakan keheranannya, bahwa tuntutan mundur kepada ketua organisasi olahraga pada saat tim meraih kemenangan adalah hal yang tidak masuk akal. Nurdin menuding ini sebagai rekayasa berbentuk penggalangan massa oleh pihak-pihak yang berseberangan dengan dirinya.

Sepakbola Indonesia penuh dengan intrik dan kontroversi. Sangat sulit menentukan pihak mana yang salah dan pihak mana yang benar. Hal ini disebabkan oleh terlibatnya berbagai kepentingan di dalamnya. Apapun cara yang digunakan oleh "demonstran" menunjukkan bahwa PSSI dalam keadaan yang tidak solid dan sehati. Bagi pihak "oposisi", sikap Nurdin Halid dan sejumlah pengurus teras PSSI boleh dianggap arogan, keras kepala, dan mau menang sendiri. Bagi pihak "supporter" Nurdin, tindakan "pemberontakan" ini dianggap menyalahi aturan organisasi sehingga tidak layak lagi untuk dilindungi dan diayomi.

Liga Primer Indonesia

Setelah momentum Kongres Sepakbola Nasional (KSN) yang dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kelompok yang berseberangan dengan Nurdin Halid kemudian menyusun sebuah ide. Dengan ujung tombak pendanaan dipegang oleh Arifin Panigoro, pemilik Perusahaan Medco dan Bank Saudara, kelompok tersebut kemudian membentuk sebuah konsorsium sebagai cikal bakal kompetisi tandingan Liga Super Indonesia, yakni Liga Primer Indonesia. LPI, yang oleh pers Inggris disebut "Indonesian rogue league" akhirnya jadi bergulir setelah diwarnai saling ancam antara para pemrakarsanya dan PSSI. Sebagian klub Liga Super memutuskan keluar dari kompetisi dan bergabung dengan LPI. Sebuah keadaan yang tidak kondusif bagi persepakbolaan nasional. Sangat bertolak belakang dengan euforia insan sepakbola Indonesia yang tengah mengelu-elukan penampilan tim nasional (meskipun akhirnya gagal menjuarai Piala AFF).

Irfan Bachdim

Adalah sesosok bakat muda kelahiran negeri Belanda bernama Irfan Bachdim yang sepertinya dijadikan "kartu as" bagi LPI untuk menggusur kekuatan PSSI. Bachdim memang sedang digandrungi oleh banyak orang sekarang ini. Ia memiliki modal penampilan fisik yang "menjual" sehingga eksistensinya dalam LPI sangat signifikan. Bagi Bachdim sendiri, mungkin yang penting ialah bermain sepakbola, menghibur sekaligus menyumbangkan prestasi bagi tim yang dibelanya. Namun demikian, penempatannya sebagai "kartu as" ini tidaklah sehat. Dari fenomena Bachdim ini terlihat adanya aksi "siapa jual, siapa berani beli". PSSI sendiri sedikit "limbung" manakala Bachdim memutuskan untuk tetap membela Persema Malang yang notabene anggota LPI. Sikap reaksioner yang emosional ditunjukkan oleh PSSI dengan mengancam mencoret siapa saja pemain nasional yang bergabung dengan LPI. Alhasil, aksi "baku mulut" terjadi. Saling tuding, saling hujat dan saling ancam. Sungguh-sungguh menyebalkan.

Integritas dan pengabdian berasaskan kebersamaan


Semua berawal dari visi yang diemban manakala membawa sebuah organisasi yang memuat tanggung jawab kepada khalayak ramai. PSSI sebagai top organization sepakbola Indonesia adalah harapan bagi insan sepakbola nasional, dari lapisan manapun. Akan tetapi kinerjanya seperti terbelenggu oleh sebuah visi untuk meraih keuntungan kelompok. Sedangkan kemunculan LPI sendiri penuh kontroversi. Terlalu pagi kiranya jika kita nilai LPI membawa aspirasi murni masyarakat. Masyarakat Indonesia saat ini sangat reaksioner. Kasihan sekali mereka dijejali oleh problema kompleks dari waktu ke waktu sehingga tiada jeda untuk menghela nafas. Bangsa Indonesia memerlukan penawar kegundahan yang benar-benar membawa visi untuk keuntungan bersama. Jika diibaratkan sebuah media transportasi, bangsa Indonesia layaknya sekumpulan pengendara mobil pribadi atau motor yang berusaha untuk mencari jalan pintas karena terjebak oleh kemacetan. Akibatnya, siapa yang menemukan jalan pintas itu akan lebih cepat sampai tujuan, sedangkan yang tidak kebagian akan terjebak dalam kemacetan tersebut. Kita perlu mengubah diri menjadi sebuah kereta api berikut gerbong-gerbongnya. Kereta api memiliki satu lintasan saja. Jika dalam situasi terburuk dan terfatal, terjadi insiden anjloknya lokomotif atau gerbong, maka semuanya akan merasakan. Kebersamaan inilah yang sepertinya semakin hilang ditelan oleh zaman.

Sangat bertentangan dengan prinsip sebuah tim sepakbola, yang merupakan olahraga beregu. Justru kita saling mendahului dan saling mementingkan keuntungan sendiri. Inilah koreksi yang musti dilakukan oleh segenap insan sepakbola nasional. Ketahanan mental untuk tetap bersatu padu tengah diuji oleh semangat individualisme yang semakin mengemuka. Pengabdian kepada kejayaan bangsa, khususnya sepakbola dan olahraga, terganggu oleh aroganisme satu dengan yang lainnya.

Sampai kapan pertikaian ini akan berakhir?

27 January 2011

Jalan Raya Paling Ruwet di Dunia

Masyarakat modern sangat identik dengan yang namanya berkendara, entah itu roda dua, roda tiga, roda empat, maupun roda lebih dari empat. Eksistensi jalan yang memadai sangat berpengaruh bagi kenyamanan berkendara dan kelancaran transportasi yang menghantarkan kita dari satu tempat ke tempat lain. Para arsitek terus berfikir keras untuk sekiranya mengimbangi pesatnya pertumbuhan kendaraan dewasa ini. Berbagai macam teknik dan montase (lhah! kok malah koyo drama radiyo, ya...hehe) ditempuh guna menyulap sebuah daratan menjadi jalan. Ada yang lurus, menanjak, menurun, dan berkelok. Berikut ini akan saya sajikan 9 (sembilan) jalan raya yang paling ruwet atau "semrawut" dari berbagai tempat di dunia. Koleksi ini saya peroleh hasil berselancar di worldbiggests.com/. Apakah Jakarta termasuk di dalamnya? Baik, pembaca selamat menikmati.Artikel ini sudah saya terjemahkan, sumpah, nggak pake Google Translate maupun Transtool.... apaan tuh? Sampah!!! hahaha.

Col de Turini

Jalan raya ini terletak di negara Prancis. Berketinggian sekitar 1 mil di atas permukaan laut. Col de Turini merupakan jalan berkelok yang melingkari pegunungan Alpen di daerah Prancis Selatan. Jalan raya ini digunakan untuk Reli Monte Carlo, rangkaian dari World Rally Championships. Terdiri atas 34 kelokan 'hairpins' dan kendaraan yang melintas di atasnya dapat menggeber kecepatan hingga 111 m/jam. Col de Turini adalah salah satu jalan yang paling mengagumkan di dunia. Pada ujung jalan ini kita akan menjumpai sebuah sungai di sebelah Kiri dan sebuah tebing batu karang di sebelah kanannya.

Stelvio Pass

Stelvio Pass terletak di negara Italia, tepatnya di bagian Selatan pegunungan Alpen. Jalan raya ini menghubungkan Valtellina dan Merano, termasuk juga lembah Adige bagian atas. Stelvio Pass adalah jalan yang mengitari pegunungan yang berlokasi 1,7 mil di atas permukaan laut. Terdiri atas 48 tikungan 'hairpin', menyempit pada beberapa bagian, dan dihiasi dengan tanjakan curam. Sebuah perjalanan yang mendebarkan jika anda berkesempatan untuk melintasi Stelvio Pass. Mau? hehe...

Leh-Manali Highway

Terletak di India. Panjang keseluruhan jalan ini adalah 297 mil dan berada di kawasan pegunungan Himalaya. Dengan kata lain, Leh-Manali adalah jalan yang melintasi jajaran pegunungan tertinggi di dunia. Ketinggiannya 2-3 mil di atas permukaan laut. Leh-Manali menjadi salah satu jalan paling ruwet dan paling menantang di dunia, identik dengan salju, tanah longsor, sehingga pengendara akan menemui kesulitan (KSLT...hehe). Jalan ini dibangun dan dikelola oleh Angkatan Bersenjata India.

The Puxi Viaduct

The Puxi Viaduct berada di kota Shanghai, Republik Rakyat Cina. Jalan ini menjadi tempat ribuan kendaraan berlalu-lalang setiap jamnya. Terdiri atas lima tingkat. Puxi Viaduct diharapkan mempercepat rute perjalanan di tengah-tengah lalu lintas yang ekstrapadat dan menyebalkan.

The Judge Harry Pregerson Interchange

Berada di Los Angeles, Amerika Serikat. Jalan ini adalah salah satu jalan ter-sarkawut, eh semrawut di Amerika Serikat. Mulai beroperasi sejak tahun 1993 dan memiliki 4 (empat) tingkat jalan. The Judge Harry Pregerson Interchange memberlakukan batasan muatan kendaraan yang melintas di atasnya. Jadi, bagi yang sering boncengan "ketelon" hati-hati ya kalo liwat jalan ini? haha.

Gravelly Hill Interchange

GHI adalah nama jalan di Birmingham, Inggris. Terkenal dengan julukan 'Spaghetti Junction'. Sebutan ini pertama kali diberikan oleh Roy Smith, seorang wartawan dari Birmingham Evening Mail pada era 1970an. Jika dilihat dari udara, memang nampak menyerupai spaghetti, katanya. Simpang-simpang yang ruwete ra karuwan ini menempati areal seluas 30 are, dan memiliki 6 (enam) tingkat jalan yang disangga oleh 559 tiang beton dengan ketinggian 24,4 meter. Praktis GHI menjadi jalan raya paling 'kating pecothot' di Inggris, hehe.

Trollstigen

Trollstigen berada di Norwegia, salah satu negara di kawasan Skandinavia. Tepatnya berada di kawasan wisata Fjord. Jalan raya ini dihiasi oleh rute yang menantang, mendebarkan, namun kita dapat melihat keindahan alam karena meliwati air terjun. Trollstigen dalam bahasa Inggris diartikan sebagai Troll Ladder. Meskipun tergolong memiliki standar keamanan yang memuwaskan, pengendara harus konsentrasi penuh selama berkendara di jalur ini. Hati-hati lho!

Los Caracoles Pass

Dari namanya kita pasti tahu asalnya to? Hehe, ya, ya.... pasti berbau Latino. Tepat sekali! Los Caracoles Pass berada di pegunungan Andes, Amerika Selatan. Jalan raya ini menghubungkan Chile dan Argentina, bertebing-tebing, sering tertutup salju (hampir sepanjang tahun lho!). Maka dari itu jalan ini relatip licin sehingga anda perlu fokus, fokus, dan fokus agar tidak kepleset. Ya, menurut setatistik dari juru sensus setempat sih Los Caracoles Pass tergolong minim kecelakaan.

Lysebotn Road

Kembali ke Norwegia, kita akan mampir ke Lysebotn Road. Kata orang jalan raya ini cocok untuk berkendara santai, atau, bahkan untuk jalan kaki (bagi yang hobi bek-peker itu lho, mengasikkan jarene). Tapi, jangan lupa; Lysebotn Road termasuk salah satu jalan paling berbahaya di benua Eropa. Jalan ini melintasi sebuah terowongan sepanjang 1,1 kilometer! Opo ora peteng ndedet hayoo? Hihi. Teksturnya? Anda akan seolah-olah naik roller-coaster bung! Jangan lupa kalo sampeyan-sampeyan sempat bermotor riya di Eropa mampir ke situ ya? Awas lho nek ora mampir, tak bilangin Tore-Andre Flo.... hahaha

Matur nuwun..

25 January 2011

Sejarah Kota Semarang

Semarang dahulunya berupa dataran lumpur. Kala itu seorang pejabat penting dari Kesultanan Demak, Pangeran Made Pandan, bersama putranya, Raden Pandan Arang, pergi meninggalkan kerajaan menuju ke daerah Barat. Saat tiba di sebuah tempat bernama Pulau Tirang, mereka membuka hutan dan mendirikan pesantren untuk syiar agama Islam. Daerah tersebut menjadi subur dan ditumbuhi banyak pohon asam (Asem Arang). Dari situlah nama Semarang (asem + arang) berasal. 

Pangeran Made Pandan kemudian menjadi kepala daerah Semarang bergelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Setelah itu kepemimpinan digantikan oleh putranya dengan gelar Pandan Arang II. Pada masa inilah Semarang mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang. 

Pandan Arang diangkat oleh Sultan Pajang, atas konsultasi Sunan Kalijaga, diangkat menjadi bupati pertama Semarang pada tanggal 2 Mei 1547. Secara adat dan politik tanggal tersebutlah yang resmi dijadikan hari jadi Kota Semarang. 

Sesudah Bupati Pandan Arang mengundurkan diri lalu diganti oleh Raden Ketib, Pangeran Kanoman atau Pandan Arang III (1553-1586), kemudian disusul pengganti berikutnya yaitu Mas R.Tumenggung Tambi (1657-1659), Mas Tumenggung Wongsorejo (1659 - 1666), Mas Tumenggung Prawiroprojo (1966-1670), Mas Tumenggung Alap-alap (1670-1674), Kyai Mertonoyo, Kyai Tumenggung. Yudonegoro atau Kyai Adipati Suromenggolo (1674 -1701), Raden Maotoyudo atau Raden Summmgrat (1743-1751), Marmowijoyo atau Sumowijoyo atau Sumonegoro atau Surohadmienggolo (1751-1773), Surohadimenggolo IV (1773-?), Adipati Surohadimenggolo V atau kanjeng Terboyo (?), Raden Tumenggung Surohadiningrat (?-1841), Putro Surohadimenggolo (1841-1855), Mas Ngabehi Reksonegoro (1855-1860), RTP Suryokusurno (1860-1887), RTP Reksodirjo (1887-1891), RMTA Purbaningrat (1891-?), Raden Cokrodipuro (?-1927), RM Soebiyono (1897-1927), RM Amin Suyitno (1927-1942), RMAA Sukarman Mertohadinegoro (1942-1945), R. Soediyono Taruna Kusumo (1945-1945), hanya berlangsung satu bulan, M. Soemardjito Priyohadisubroto (tahun 1946, 1949 - 1952 yaitu masa Pemerintahan Republik Indonesia) pada waktu Pemerintahan RIS yaitu pemerintahann federal diangkat Bupati RM.Condronegoro hingga tahun 1949. Sesudah pengakuan kedaulatan dari Belanda, jabatan Bupati diserah terimakan kepada M. Sumardjito. Penggantinya adalah R. Oetoyo Koesoemo (1952-1956). Kedudukannya sebagai Bupati Semarang bukan lagi mengurusi kota melainkan mengurusi kawasan luar kota Semarang. Hal ini terjadi sebagai akibat perkembangnya Semarang sebagai Kota Praja.

Daftar Kepala Daerah Semarang Sejak tahun 1945

1. Mr. Moch.lchsan
2. Mr. Koesoebiyono (1949 - 1 Juli 1951)
3. RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo (1 Juli 1951 - 1 Januari 1958)
4. Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat (7Januari 1958 - 1 Januari 1960)
5. RM Soebagyono Tjondrokoesoemo (1 Januari 1961 - 26 April 1964)
6. Mr. Wuryanto (25 April 1964 - 1 September 1966)
7. Soeparno (1 September 1966 - 6 Maret 1967)
8. R.Warsito Soegiarto (6 Maret 1967 - 2 Januari 1973)
9. Hadijanto (2Januari 1973 - 15 Januari 1980)
10. Imam Soeparto Tjakrajoeda (15 Januari 1980 - 19 Januari 1990)
11. Soetrisno Suharto (19Januari 1990 - 19 Januari 2000)
12. Sukawi Sutarip (19 Januari 2000 - 2010)
13. Soemarmo (Sejak 2010)

24 January 2011

Jelang Semifinal Piala Asia 2011

Di luar kesannya yang kurang gereget, seperti yang dapat kita saksikan dalam siaran langsung melalui televisi di mana sering stadion nampak kosong dari antusiasme penonton, Piala Asia 2011 memberikan cerita yang unik bagi warga Timur Tengah. Mereka harus merelakan diri untuk sekedar menjadi penonton sebelum turnamen berakhir. Adalah Korea Selatan, Jepang, Uzbekistan, dan Australia yang melenggang ke semifinal. Korea Selatan dan Jepang berhasil menjaga konsistensi mereka sebagai tim terbaik di benua Asia; seperti empat tahun lalu, mereka lolos dari hadangan lawan pada babak kedua. Uzbekistan seolah ingin bernostalgia sukses Asian Games 1990, yang mana pada waktu itu mereka sebagai pendatang baru langsung menyabet medali emas. Sedangkan the new kids on the block, Australia, setidaknya memperbaiki prestasi. Hijrahnya mereka dari OFC ke AFC sekarang berbuah manis.

"Eropa" vs. Asia Timur
Sudah dipastikan bahwa dalam partai final nanti, kita akan disuguhkan oleh pertarungan antara tim Asia Timur dan tim "Eropa". Ya, meskipun bernaung di bawah konfederasi AFC, Australia dan Uzbekistan lebih "meng-Eropa" karena memang pemain-pemain mereka adalah orang dengan ras Eropa. Korea Selatan bernostalgia dengan Jepang. Pada Piala Asia 2007, dua tim ini juga bertemu ketika hanya tersisa empat tim, namun perjumpaan mereka waktu itu ialah dalam perebutan tempat ketiga (di Stadion Jakabaring Palembang). Kini kiranya laga dua raksasa Asia Timur ini lebih bergensi karena menentukan tiket ke final. Sementara itu "duo Eropa" mengisi separuh semifinal lainnya. Australia begitu antusias untuk menjadi yang terbaik di kawasan barunya. Hal ini disebabkan karena mereka "telanjur" tenar oleh gemerlap para bintangnya yang bermain di liga-liga elite Eropa. Sedangkan Uzbekistan ingin memperbaiki reputasi dari tahun lalu, yakni semifinalis, menjadi finalis. Empat tahun lalu di Jakarta Uzbekistan takluk oleh Arab Saudi.

Timur Tengah Merana
Tanda-tanda keruntuhan tim-tim Timur Tengah sepertinya telah muncul ketika wakil terbaik mereka, Arab Saudi, menelan kekalahan memalukan dari Jepang. Kekalahan lima gol tanpa balas ini mungkin menjadi salah satu catatan terburuk sejarah mereka dalam turnamen regional empat tahunan ini. Tuan rumah Qatar, yang sedang berharu-biru lantaran terpilih menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022, hanya bertahan hingga perempat final. Sementara itu Iran dan Irak tidak mampu melanjutkan perjuangan mereka setelah disingkirkan oleh Korsel dan Australia dalam pertandingan yang dramatis.

Sebuah catatan penting dari kejuaraan sepakbola antarnegara Asia, the AFC Nation's Cup 2011 yang berlangsung di Qatar.  Piala Asia tahun ini ternyata tidak begitu ramah bagi "tuan rumah". Terbukti, tidak satupun negara dari Timur Tengah yang lolos ke empat besar alias semifinal. Tidak seperti edisi yang lalu, 2007 yang diselenggarakan di Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia, yang mempertemukan Irak dan Arab Saudi pada partai puncak di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, tahun ini tim-tim padang pasir hanya bertahan sejauh perempat final. Bahkan, nasib menyesakkan dialami oleh salah satu wakil reguler Asia pada Piala Dunia, Arab Saudi. Sons of the Desert dihajar 0-5 oleh the Blue Samurai Jepang, sebuah kekalahan yang memalukan dan mungkin yang terburuk semenjak kekalahan 0-8 dari Jerman (2002).

Asia Tenggara dan Asia Selatan

AFC Nation's Cup 2011 tidak diwakili oleh satupun negara Asia Tenggara. Sebuah kemunduran prestasi karena dalam tiga turnamen sebelumnya (selain tahun 2007 manakala Asteng menjadi tuan rumah) selalu mewakilkan tim pada putaran final. Tim-tim Asia Tenggara kalah bersaing dalam babak kualifikasi. Sedangkan Asia Selatan mencatat reputasi yang lebih baik karena adanya kebijakan AFC yang memberikan jatah kepada tim-tim dari seleksi AFC Challenge, yang salah satunya diikuti oleh India. 

Kesimpulannya, akan terjadi dua hal yang menarik kita tunggu, yakni antara bertahannya hegemoni Asia Timur dan lahirnya juara baru. Hal ini patut kita tunggu.

22 January 2011

Mengenal Kucing

Si Kerney (alias Manuwel Neuwer)
Selayang pandang

Kucing adalah jenis hewan pemakan daging (karnivora). Kucing di sini bukan sekedar hewan piaraan yang "lulut" (jinak), melainkan termasuk di dalamnya yalah singa, harimau, dan sejenisnya.

Awal kisah asmara yang begitu mesra antara kucing dan manusia telah terjadi sebelum kisah Romeo-Juliet ada, yakni sejak tahun 6.000 Sebelum Masehi. Hal ini setidaknya ditandai oleh penemuan kerangka kucing di Pulau Siprus. Pada tahun 3.500 SM bangsa Mesir Kuno menggunakan kucing sebagai pengusir tikus (halah, berarti ora kacek karo ning Candiroto ya...). Fungsinya yalah sebagai Satpol PP lumbung hasil panen. Pada yaman moderen sekarang ini, kucing adalah salah satu hewan piaraan terpopuler di dunia.

Kucing jinak yang dipelihara merupakan salah satu predator terhebat di dunia. Kucing dapat membunuh atau memakan beribu spesies. Sementara itu kucing besar memakan tidak lebih dari 100 spesies. Karena ukurannya kecil, kucing rumahan relatif tidak berbahaya bagi manusia (biarpun tangan kiri saya codet seumur hidup gara-gara rebutan kerupuk sama kucing saya dulu...).

Ras Kucing

Kucing di seluruh dunia memiliki ras yang banyak sekali. Setiap ras memiliki ciri khusus, namun karena adanya kawin silang, maka banyak kucing yang dikelompokkan berdasarkan panjang bulu dan jenis rambut. Berikut ini pengelompokkannya:

Ras Manx : Dinamakan pula Rumpy. Ekornya pendek, warna bulu cokelat dan lavender, sifatnya setia, ramah dan pintar.
wikimedia.org
Ras Maine Coon : Berasal dari Maine (USA), keturunan Anggora dan American Shorthair. Memiliki sifat lucu, pemalu tapi mau, dan mudah akrab (kalo manusia, "orangnya asik lah pokoknya), berbulu tipis, lembut, warna bermacam-macam.
Ras British Shorthair : Berkembangbiak di Inggris. Sifatnya kalem, lembut, hangat, dan pintar. Memiliki warna bulu yang polos (putih, hitam, biru, merah, dan krem).
Ras Burmese (Burma) : Pertama-tama dibiakkan oleh Dr. Thompson dari AS, hasil persilangan kucing Ratu Wong Mau (Burma) dan Kucing Siam. Warna bulunya cokelat terang, ada pula yang biru, merah, cokelat tua dan biru kura-kura (iki werno opo neh ya? kok aneh-aneh...berarti ono warna biru kegayus-gayusan mungkin ya...wakakak). Sifatnya periang dan lucu.
Ras Chinchilla longhair : Kucing Persia yang dikagumi banyak orang. Berasal dari Inggris (kucing Persia kok dari Inggris ya?). Terdiri atas Chinchilla warna cerah dan warna gelap (nggak pake metalik lho...haha).

Curriculum Vitae Kucing

wikimedia.org
Status Konservasi : dijinakkan
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Class : Mamalia
Ordo : Carnivore
Genus : Felis
Spesies: Felis silvestris
Upaspesies: catus
Nama Binomial: Felis silvestris catus, Linnaeus (1758)

21 January 2011

Berita Lingkungan dari Center for International Forestry Research (CIFOR)

Kalender kegiatan tahun 2011

International Green Week national awareness campaign launch
21-30 Januari
Federal Ministry of Food, Agriculture, and Consumer Protection
Berlin, Jerman

9th Session of the UN Forum on Forests and Launch of the Internationall Year of Forests
24 Januari-4 Pebruari
UNForum on Forest Secretariat, UN headquarters, New York, United States

World Wetlands Day
2 Pebruari
Ramsar Convention

26th Session of the UN Environment Programme Governing Council 
of the Global Ministerial Environmental Forum
21-25 Pebruari
UNEP, Nairobi, Kenya

Preparatory Committee for the UN Conference on Sustainable Development (Rio+20)
7-8 Maret
Division for Sustainable Development
UN headquarters, New York, United States

China Tree Planting Day
12 Maret
Beijing, China

Symposium on ecosystem and landscape-level approaches to sustainability
22-24 Maret
Burgos, Spain

World Water Day
22 Maret
Bulgaria Professional Holiday for Foresters, Bulgaria

Earth Day
22 April
worldwide

19th meeting, Commission on Sustainable Development
2-13 Mei
Division for Sustainable Development
UN headquarters, New York, United States


World Migratory Bird Day
9-10 Mei
worldwide

10th Session of the UN Permanent Forum on Indigenous Issues
16-27 Mei
PFII Secretariat, UN headquarters, New York United States

International Day for Biological Diversity: Biodiversity and Forests
22 Mei
Convention for Biological Diversity Secretariat

World Environment Day
5 Juni
UNEP

6th Forest Europe Ministerial Conference
(6th Ministerial Conference on the Protection of Forest in Europe)
14-16 Juni
Forest Europe, Oslo, Norwegia

Counting on the environment: the contribution of forests to rural livelihoods
15 Juni
The Royal Society, London, United Kingdom

World Day to Combat Desertification and Drought
17 Juni
UNCCD Secretariat

Tree Biotechnology 2011: From genomes to integration and delivery
26 Juni-1 Juni
International Union of Forestry Research Organizations
Bahia, Brazil

International Day of the World's Indigenous People
9 Agustus
UN Permanent Forum on Indigenous Issues Secretariat

Global Forest Conference for Children Environment Online (ENO)
13-17 September
Joensuu, Finland

7th Environment for Europe Ministerial Conference
1 Oktober-1 Nopember
Astana, Kazakhstan

UN Convention to Combat Desertification COP 10
10-21 Oktober
Changwon City, Republik Korea

World Food Day
16 Oktober
Food and Agricultural Organization of the UN
worldwide

17th Session of the Conference of the Parties to the UNFCC (COP 17)
7th Session of the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (MOP 7)
28 Nopember-9 Desember
Durban, Afrika Selatan

International Mountain Day
11 Desember
Food and Agriculture Organization of the UN
Polandia

5 January 2011

Lindungilah Sepakbola Indonesia dari Politisi yang Terkutuk

Insan sepakbola Indonesia tentu saja menginginkan agar sepakbola mampu berbicara sebagai representasi bangsa Indonesia. Insan sepakbola Indonesia tidak mempedulikan siapa yang bermain "di balik layar" keberhasilan dan kemunduran sepakbola nasional. Insan sepakbola Indonesia hanya ingin menyaksikan sepakbola dapat menjadi salah satu modal kekuatan untuk menunjukkan kejayaan bangsa di arena dunia.

Sebuah kenyataan yang unik, bahwasanya dari segi prestasi sepakbola nasional masih berada pada jajaran bawah peta kekuatan dunia. Namun, kita saksikan antusiasme rakyat terhadap olahraga ini. Sepakbola menjadi olahraga paling digemari oleh seluruh negeri meskipun prestasinya secara historis kalah dari bulutangkis atau tinju, atau cabang olahraga lainnya.
 Sepakbola seakan menjadi "nation's sweetheart" yang kehadirannya membuat "gundah-gulana", bagaikan seseorang terpanah asmara. Sayang sekali, sepakbola Indonesia lebih sering menjadi "heart-breaker" bagi para pemujanya. Cinta yang tiada akhir, itulah yang tersemat di dalam dada setiap orang yang mencintai sepakbola Indonesia.

Maka dari itu, janganlah kecintaan yang tulus ini; kepasrahan yang seutuhnya ini, dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan pribadi dan golongan. Seperti inilah kelihatannya warna sepakbola Indonesia saat ini. Antusiasme yang meledak-ledak dijadikan manuver untuk saling menjatuhkan, mencaci-maki. Massa termakan oleh sebuah skenario yang entah untuk apa skenario itu dibuat.

Sepertinya begitu melelahkan penantian ini. Lelah menunggu kejayaan di dalam lapangan dan lelah menunggu kesadaran pihak-pihak yang secara tidak berperikemanusiaan memanfaatkan semangat yang murni demi harga diri yang sesungguhnya tak lebih baik dari alas kaki.

Janganlah kalian berbuat demikian. Janganlah sakiti tulusnya cinta kami kepada Merah-Putih. Kami telah sedemikian rupa bersabar; seluas samudera teduh kesabaran kami. Sekali lagi, samudera teduh....yang tatkala mengalami pasang dapat sewaktu-waktu menenggelamkanmu, meluluhlantakkan bahtera keangkuhanmu hingga berkeping-keping.

Menunggu citra kemuliaan, cahaya keagungan dari mereka yang dianggap lebih mampu menakhodai kapal di tengah amukan gelombang sepertinya ibarat "menanti sesuatu yang tak pasti." Maka dari itu, mungkin....ya sekedar mungkin, telah tiba saatnya untuk bergerak; bergerak tanpa jeratan dari pihak-pihak berkepentingan, untuk membuktikan bahwa sepakbola Indonesia adalah milik rakyat Indonesia, bukan milik si A, B, C, D, E, dan seterusnya.

Manakala kesadaran semakin sirna oleh rumitnya sebuah rencana, maka kitalah, kita semua yang berada di luar "lingkaran maut" itu, yang sebaiknya menentukan masa depan. Percayalah, kekuatan itu adalah milik kita, bukan milik mereka. Mereka tidak memiliki apa-apa tanpa hadirnya kita. Mereka hanyalah sekelompok penghasut yang menipu kita dengan sabda-sabda mulia namun palsu belaka.

Bergerak ke muka seiring aliran darah kita. Yakinlah bahwa tulang-tulang kita akan kuat mengemban tugas yang maha berat ini. Hanya semangat yang membara sebagai penawarnya. Semerah darah yang mengalir dengan niat seputih tulang yang berderap melangkah. Sementara hati tetap murni, sebening embun, titik air hujan, kristal, jendela kaca, dan air jernih. Hanya dengan kejernihan inilah merah-putih akan berkibar gagah di angkasa.

Jayalah sepakbola Indonesia!
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.