Pages

31 January 2010

Central Java Local Minium Wage (UMR) 2010 Fiscal Year

Central Java authority to rise Local Minimum wage

Governor of Central Java has signed a Letter of Decree No. 561.4/108/2009 on the Local Minimum Wages of 35 local authorities (Regencies and Municipalities) for 2010 fiscal year. The 2010 Local Minimum wage is IDR55,791 more than the previous fiscal year. Of the 35 regencies/municipalities, the Municipality of Semarang tops the wage by IDR939,756, whereas the bottom rank goes to the western region of Cilacap Regency by IDR660,000. This composition makes the average Local Minimum wage of the 35 regencies/municipalities IDR734,874. 

The above Decree must be obeyed by business communities. Those who have objections, a delay proposal will be made available by the government. According to the Letter of Decree of the Minister of Employment, Transmigration, and Settlement No: Kep.231/MEN/2003, the delay proposal must be endorsed by the business owners to the governor via empowered authorities not later than 10 days before the wage taking effect. Siswolaksono said that this decision is effective by January 2010.

Central Java Local Office of Employment, Transmigration, and Settlement has planned to establish a team, which incorporates regent/municipal authorities to take the responsibility of delaying the decision-making. Previous fiscal year evidenced a delay efforts of 77 business owners. Of these numbers, three business owners removed the delay proposals, 15 were rejected, and 59 were acceptable.

Below are the list of Local Minimum Wages by localities in Indonesia Rupiah (IDR)

Banjarnegara: 662,000.00
Banyumas: 670,000.00
Batang: 745,000.00
Blora: 742,000.00
Boyolali: 748,000.00
Brebes: 681,000.00
Cilacap (urban area): 760,000.00
Cilacap (eastern area): 675,000.00
Cilacap (western area): 660,000.00
Demak: 813,400.00
Grobogan: 687,500.00
Jepara: 702,000.00
Karanganyar: 761,000.00
Kebumen: 700,000.00
Kendal: 780,000.00
Klaten: 735,000
Kudus: 775,000.00
Magelang (municipal): 745,000.00
Magelang (regent): 752,000.00
Pati: 733,000.00
Pekalongan (municipal): 760,000.00
Pekalongan (regent): 760,000.00
Pemalang: 675,000.00
Purbalingga: 695,000.00
Purworejo: 719,000.00
Rembang: 702,000.00
Semarang (municipal): 939,756.00
Salatiga (municipal): 803,185.00
Sragen: 724,000.00
Sukoharjo: 769,500.00
Surakarta (municipal): 785,000.00
Tegal: 687,500.00
Temanggung: 709,500.00
Wonosobo: 715,000.00

Data Source: The Central Governor Decree No 561.4/108/2009

Robert Ludlum

Robert Ludlum adalah seorang penulis berkebangsaan Amerika Serikat yang menghasilkan karya thriller sebanyak 29 buah novel. Reputasi Ludlum sebagai seorang penulis ialah meraih penjualan sebanyak 210 juta kopi dan banyak karyanya yang diterjemahkan ke beberapa bahasa. Tercatat sebanyak 32 bahasa yang digunakan untuk mengalihbahasakan karya cipta Ludlum.

Mengikuti jejak perjalanan karirnya, Ludlum mengawali kiprahnya di panggung sastra sebagai seorang pemain dan produser teater. Figur yang enerjik, pencinta kebebasan, suka menyendiri, dan petualangan ini sangat dipuja-puja penggemarnya. Salah satu ungkapan terkenal yang pernah ia kemukakan ialah "Saya berusaha menyeimbangkan kemampuan dalam bidang menulis dan teater dengan cara yang sama. Bahkan mungkin sebagian novel yang saya tulis tidak jauh dari sifat teatrikal."

Cerita-cerita di dalam novel Robert Ludlum menggambarkan seseorang atau sekumpulan orang dalam sebuah kelompok kecil yang berjuang melawan kekuatan besar. Kisah yang ia angkat menceritakan keberhasilan pihak yang menentang kekuasaan politik dan ekonomi melalui cara yang menakutkan. Visi yang diusung oleh Ludlum kepada dunia adalah sebuah keadaan di mana organisasi multinasional, rezim militer, dan pemerintah yang melakukan konspirasi untuk mempertahankan status quo mereka. Meskipun Ludlum tidak terlalu menguasai pengetahuan bidang militer, namun banyak dari novelnya yang ditelaah dengan penjelasan teknis, fisika, dan biologis secara mendalam, termasuk diantaranya penelitian yang dilakukan tentang cerita Bourne Identity.

Terlepas dari prestasi gemilang tersebut, sebenarnya Robert Ludlum belum mendapatkan pengakuan yang resmi dari para penulis dari genre yang berbeda, seperti John Le Carre. Para pengkritiknya tidak begitu suka dengan teknik penulisan Ludlum yang sering menggunakan tulisan miring, kalimat pendek, tanda seru, tanda sambung, dan sebagainya. Ia juga dinilai terlalu mengumbar melodrama, mempergunakan tokoh-tokoh yang simplisistik dan pengembangan psikologis yang terbatas.

Akan tetapi, Ludlum merupakan orang pertama yang menulis thriller yang menjadi tren masa kini, memberikan inspirasi sejumlah penulis seperti David Morrell dan Gayle Lynds. Ialah yang mempopulerkan operasi kerjasama intelijen dua negara adikuasa, Amerika Serikat dan Uni Soviet. Bahwasanya yang dahulunya dinilai sekedar fiksi yang tak akan menjadi kenyataan, pada akhirnya saat ini sungguh terjadi: Kedua negara adikuasa ini dapat hidup saling berdampingan pasca usainya Perang Dingin.

Data Diri:

Robert Ludlum
Nama samaran (sebagai penulis):
Jonathan Ryder, Michael Shephard
Lahir:
New York City, 25 Mei 1927
Meninggal:
Florida, 12 Maret 2001
Pendidikan:
The Rectory School
Cheshire Academy
Wesleyan University
Alpha Delta Phil
Jenis Novel:
Thriller, Misteri
Karya:
The Osterman Weekend
The Holcroft Covenant
The Apocalypse Watch
The Bourne Identity
The Bourne Supremacy
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.