Pages

1 September 2010

Teknologi pengecek tugas mahasiswa untuk mencegah plagiarisme

Baru-baru ini Cina berhasil mengembangkan sebuah sistem pengecek tugas akhir mahasiswa yang bertujuan untuk mencegah terjadinya plagiarisme karya ilmiah. Sistem ini dikembangkan oleh perusahaan komputer terbesar kedua negara tersebut, Tsinghua Tongfang.

Sistem yang diberi nama the Paper Misconduct Literature Check System (PMLC) tersebut mampu mengecek dan mengoreksi makalah, tugas kuliah, laporan eksperimen dan pengamatan seorang mahasiswa untuk mencari kesamaan atau kemiripannya dengan hasil pekerjaan mahasiswa lain. Demikian dijelaskan oleh Sun Xiongyong, salah seorang pakar pada perusahaan Tsinghua Tonfang.

Selain berfungsi untuk mengecek hasil tulisan, PMLC memiliki "credit database" yang mampu mencatat sejauh mana tingkat plagiarisme yang dilakukan oleh seorang mahasiswa. Sistem ini juga dilengkapi dengan arsip makalah mahasiswa sehingga tidak dapat diakses atau disalin oleh mahasiswa lain atau disalurkan satu sama lain.

Inovasi PMLC ini menjawab tuntutan dari banyak universitas yang merasa khawatir terhadap semakin gencarnya aksi plagiarisme di kalangan mahasiswa mereka. Seperti hasil survei yang dilakukan oleh East China Normal University tentang perilaku online mahasiswa, bahwa terdapat 57% responden survei yang mengaku pernah melakukan plagiarisme di dalam menyusun karya ilmiah atau laporan penelitian mereka. Sejauh ini, terdapat 88 universitas Cina yang menandatangani kontrak kerjasama dengan Tsinghua Tongfang untuk menerapkan sistem PMLC pada kampus mereka.

Sumber:
english.news.cn, editor Zhang Xiang, 19 Agustus 2010.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.