Pages

31 October 2009

Alice in Chains

Dalam banyak aspek, Alice in Chains tergolong ke dalam band beraliran heavy metal. Kemunculan grup ini menandai era pasca Van Halen dengan sentuhan post-punk. Alice in Chains memiliki karakteristik bermusik grunge.
Grup in idibentuk oleh Layne Staley pada pertengahan 1980an dengan nama "Alice N Chains". Ia bertemu dengan Jerry Cantrell pada tahun 1987 di kota Seattle dan sejak saat itu mereka berdua bekerja sama, mengubah nama menjadi "Alice in Chains". Duo vokalis dan gitaris ini kemudian menggaet pemain bas Mike Starr dan penabuh drum Sean Kinney. Penampilan awal Alice in Chains ialah tampil di klub-klub musik lokal Seattle. Pada tahun 1989 Alice in Chains dikontrak oleh Columbia Records. Awal 1990an, label pertama muncul dengan nama We Die Young LP. Perkenalan album ini terjadi saat mereka tampil bersama Van Halen, Poison, dan Iggy Pop, dan ternyata menjadi hit. Di tengah persiapan album kedua, Alice in Chains mengeluarkan versi akustik EP pada tahun 1991 dan mendapat tanggapan yang luar biasa.
Menjelang peluncuran album kedua, Seattle juga dikejutkan dengan munculnya band sensasional, Nirvana. Keberadaan grup baru ini membuat Alice in Chains tidak terlalu laku pasaran baik dalam genre musik alternatif maupun metal. Namun demikian Alice in Chains tetap berproduksi dengan meluncurkan lagu berjudul "Would?". Kiprah berikutnya ialah tahun 1994 melalui EP Jar of Flies dan menjadi album EP pertama yang meraih "top chart" tangga lagi di Amerika Serikat. Akhir tahun tersebut Staley juga ikut konser bersama Gacy Bunch, sebuah supergrup asal Seattle yang berkesempatan mengiringi Mike McCready (Pearl Jam), Barrett Martin (Screaming Trees), dan John Saunders. Setelah sempat mengganti nama lagi menjadi "Mad Season" dan mengeluarkan album Above pada tahun 1995, namun akhirnya mereka kembali ke nama semula, Alice in Chains. Album ketiga mereka sukses meraih tangga teratas musik Amerika. Pada tahun 1996, Alice in Chains tampil dalam MTV Unplugged. Terlepas dari keberhasilan ini, album terakhir mereka dinilai tidak menjamin masa depan grup ini.
Dua bulan sebelum Alice in Chains meluncurkan album berikutnya, para penggemar dikejutkan oleh berita meninggalnya Layne Staley akibat overdosis kokain dan heroin pada bulan April 2002. Pasca meninggalnya Staley, Jerry Cantrell membuat album solo dan ikut dalam konser musim panas band Nickleback. Sumber photo: wallpapers.duble.com, citizendick.org, myplay.com, bandswallpapers.com

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.