Pages

18 July 2009

Sejarah Ilmu Kimia

Judul asli: History of Chemistry Sejarah ilmu kimia, atau sejarah penelitian tentang komposisi, susunan, dan sifat darn substansi materi, interaksi antarsubstansi, dan dampak dari substansi penambahan atau penghilangan energi pada berbagai bentuk. Telah banyak observasi mengenai perubahan kimia dan penyebab dari perubahan tersebut. Proses-proses kimia yang pertama kali dikenal dilakukan oleh para seniman di Mesopotamia, Mesir, dan Cina. Pada zaman logam manusia membuat peralatan yang berasal dari emas atau tembaga, yang kadang-kadang terjadi secara alami dengan sifat yang murni, namun setelah itu manusia segera mempelajari bagaimana mencium oksida dan sulfida metalik dengan memanaskan materi-materi tersebut dengan kayu atau batubara agar menghasilkan logam yang diinginkan. Kemajuan pemanfaatan tembaga, perunggu, dan besi melahirkan nama-nama logam yang berguna untuk kepentingan arkeologi. Teknologi kimia kuno juga lahir dari budaya ini misalnya dalam bentuk perawatan pakaian dan pembuatan gelas dari kaca. Para alkemi bangsa Arab juga berhubungan dengan Cina di belahan bumi Timur, dengan menerima konsep-konsep mengenai emas sebagai obat, sama halnya ide orang Yunani bahwa emas adalah logam yang sempurna. Agen spesifik, yang dikenal dengan sebutan batu filsuf (philosopher's stone), diyakini dapat memicu dilakukannya imitas, dan menjadi obyek penelitian para alkemi. Alkemi saat itu menambahkan insentif untuk mempelajari proses-proses kimia, yang dari hal tersebut mereka dapat mencapai kemakmuran dan kesehatan. Penelitian tentang cabang ilmu kimia mengalami kemajuan yang tidak terlalu pesat. Pada masa ini ditemukan alkali (lihat Logam Alkali) dan garam amoniak (lihat Ammonia) dan proses distilasi. Kebangkitan intelektual terjadi di Eropa Barat pada abad ke-11. penyebabnya sebagian ialah pertukaran budaya antara ilmuwan Arab dan Barat di Sisilia dan Spanyol. Sekolah-sekolah penerjemah didirikan, dan terjemahan mereka mengalihbahasakan naskah berbahasa Arab ke bahasa yang digunakan bangsa Eropa. Pengetahuan Yunani yang digunakan dalam bahasa Siriac dan Arab menjadi dapat mereka pahami, yang berbahasa Latin dan bangsa lain di belahan Eropa. Banyak manuskrip mengenai alkemi yang dipelajari dengan giat pada masa itu. Download artikel selengkapnya

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.