Pages

19 December 2008

Rindu Lagu Perjuangan

Menyimak lagu-lagu karya Gombloh (Almarhum) semangat kebangsaan muncul kembali. "Berita Cuaca", "Merah Putih", dan "Kebyar Kebyar", tiga lagu ini begitu merasuk ke hati sanubari. Hati sering bergetar dan bulu kuduk sering berdiri jika mendengarnya. Gombloh memang seniman besar yang pernah kita kenal. Karya-karyanya menunjukkan kecintaan terhadap negeri. Kapan lagi kita pejuang seperti Gombloh itu? Kangen rasanya dengan masa-masa bergelora seperti dulu. Masih ingat ketika RI merayakan ulang tahun proklamasi kemerdekaan ke-50 beberapa penyanyi membuat rekaman bersama, menyanyikan lagu "Merah Putih". Wah, hati ini masih bergetar jika ada kesempatan untuk mendengarnya.
Lagu-lagu yang beredar sekarang kok gitu ya? Minim visi dan misi. Maunya sih lagu yang mendorong semangat "percaya diri" sebagai orang Indonesia. Di samping balutan syair yang indah, musik yang bermutu pula. Harapannya tema yang dibawakan mewakili keberadaan bangsa Indonesia. Dulu sewaktu zaman perjuangan pra-kemerdekaan tercipta ratusan, bahkan mungkin ribuan lagu perjuangan. Tujuannya yaitu untuk menyemangati rakyat untuk dapat memerdekakan diri. Lagu-lagu "masterpiece" itu sukses memberi ruh kepada perjuangan bangsa. Nah, sekarang kita boleh dibilang sedang berjuang lagi, memerdekakan diri dari tekanan pihak luar bukan dalam bentuk invasi fisik, melainkan dalam bentuk invasi ekonomi, akhlak, sosial, dan budaya. Maka dari itu ada baiknya para musisi memberikan sumbangsih sesuai profesi mereka dengan menciptakan lagu-lagu bernuansa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.