Pages

17 October 2008

S.O.S.! Pulsa Ku Ludes

"Kirimkan dukungan pemirsa untuk bintang pilihan anda. Begitu makin sering kata-kata itu (atau yang sejenisnya, deh.)," kita jumpai di layar televisi. Dari AFI, KDI, DAI, Penghuni Terakhir, penghargaan musik, ini, itu, inu, iti....Enak aja mau terkenal (padahal udah terkenal lho), mau kaya (padahal udah mandi duit lho) koq masih minta-minta. Dasar ga tahu cara bersyukur. Parahnya lagi, yang dimintai sampe heroik, mati-matian mendukungnya. O-alah....!! Piye jal?

Well, sobat. Aku emang engga kaya duit, ponselnya aja bukan yang paling sophisticated nan bergaya. Harganya paling 'cuma' 400an ribu sekarang. Jadi masuk akal deh kalo sayang banget ama pulsa. Tapi kayaknya acara-acara polling gituan membikin kantong tipis aja deh. Lalu rewards dari mereka yang udah jadi terkenal karena sms pemirsa itu apa hayo? Paling ya terima kasih, thok. Bahkan kalo naik podium yang disebut cuma yang dia kenal aja. "Lha tapi yang namanya fanatisme engga boleh dicerca begitu donk", demikian protes seorang teman. Lha iya, fanatisme ya fanatisme. Cinta ya cinta. Tetapi mikir doung. Bukannya apatis dengan sesama dan bukannya protes karena aku sendiri bukan orang kaya atau ngiri karena aku tidak bisa jadi mereka yang nampang di televisi. Berapa ratus ribu orang yang menyumbang pulsanya sementara pemenang hanya sedikit. Wah! Judi lagi neh berarti....makanya jangan cuma nyalahin Togel atau judi bentuk lain. Pemerintah tuh ngawur sih, lha pemikiran picik gitu koq dipelihara to?

Dan seterusnya. Prime Memory....tok..tok..tok...S.O.S....siapa nikh yang mau ganti pulsaku? Ah, tenang saja deh, Tio, minimal kan kamu juga ber SOS ial kepada kaum dhuafa di sana. Hikz. Besok-besok jangan lagi deh ya? Mendingan SMSan dengan sesama temen, atau buat nge-date dengan siapa gitu. Hihihi...bener juga ya sarannya.

No comments:

Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.