Pages

22 October 2006

Simple Words In Holy Days

:: Engga ada kata selain mohon maaf atas segala kesalahan yang telah saya perbuat, semoga ujian iman selama bulan Ramadhan ini membawa kita menuju manusia yang lebih baik, itu saja. TAQABALALLAHU MINA WA MINKUM....

14 October 2006

FIFAWPOY2006

Nama-nama kandidat peraih pemain terbaik dunia tahun 2006 telah diumumkan oleh FIFA. Pemilihan siapa yang akan meraih title pemain terbaik dunia akan dilaksanakan pada acara 16th FIFA World Player Gala, di Zurich Opera House, 18 Desember mendatang. Kandidat dipilih dari polling yang dilakukan oleh komite dan staff ahli FIFA, termasuk di dalamnya The Committee for Women's Football dan FIFA Women's World Cup. Setelah dilakukan penyaringan, maka terpilihlah 50 pemain sebagai nomine penghargaan. Seperti penyelenggaraan yang sudah-sudah, para kapten tim nasional (baik pria maupun wanita) akan ikut memberikan suaranya untuk memilih siapa yang terbaik. Memasuki awal Desember direncanakan FIFA akan mengumumkan secara resmi (berdasarkan urutan abjad) tiga nama peraih penghargaan. Sebagai tambahan, akan diberikan pula penghargaan khusus FIFA Presidential Award dan FIFA Fairplay Award. Untuk penyelenggaraan tahun ini diramaikan pula dengan penghargaan para pemain yang bersinar di Piala Dunia 2006 di Jerman, musim panas lalu. Zinedine Zidane, Fabio Cannavaro, Andrea Pirlo, Miroslav Klose, Hernan Crespo, Ronaldo akan diberi penghargaan. Fair Play Award Germany 2006 jatuh ke tangan Spanyol dan Brasil, sedangkan penjaga gawang terbaik jatuh ke tangan Gianluigi Buffon. Berikut daftar lengkap nomine: FIFA Women's World Player of the Year 2006: Laura Georges, Duan Han, Laura Kalmari, Kristine Lily, Renate Lingor, Ma Xiaoxiu, Marta, Malin Mostrom, Monica Ocampo, Cathrine Paaske Sorensen, Kum Suk Ri, Christine Sinclair, Cheryl Salisbury, Lotta Schelin, Silke Rottenberg, Kelly Smith, Sandrine Soubeyrand, Ingvild Stensland, Cynthia Uwak, dan Abby Wambach. FIFA World Player of the Year 2006: Adriano, Michael Ballack, Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Cristiano Ronaldo, Petr Chech, Deco, Didier Drogba, Michael Essien, Samuel Etoo, Luis Figo, Gennaro Gattuso, Steven Gerrard, Thierry Henry, Frank Lampard, Miroslav Klose, Philipp Lahm, Jens Lehmann, Juan Roman Riquelme, Ronaldinho, Franck Ribery, Wayne Rooney, Tomas Rosicky, Andriy Shevchenko, Lilian Thuram, Patrick Vieira, dan Zinedine Zidane.

The Nominees 06

Nama-nama kandidat peraih pemain terbaik dunia tahun 2006 telah diumumkan oleh FIFA. Pemilihan siapa yang akan meraih title pemain terbaik dunia akan dilaksanakan pada acara 16th FIFA World Player Gala, di Zurich Opera House, 18 Desember mendatang. Kandidat dipilih dari polling yang dilakukan oleh komite dan staff ahli FIFA, termasuk di dalamnya The Committee for Women's Football dan FIFA Women's World Cup. Setelah dilakukan penyaringan, maka terpilihlah 50 pemain sebagai nomine penghargaan. Seperti penyelenggaraan yang sudah-sudah, para kapten tim nasional (baik pria maupun wanita) akan ikut memberikan suaranya untuk memilih siapa yang terbaik. Memasuki awal Desember direncanakan FIFA akan mengumumkan secara resmi (berdasarkan urutan abjad) tiga nama peraih penghargaan. Sebagai tambahan, akan diberikan pula penghargaan khusus FIFA Presidential Award dan FIFA Fairplay Award. Untuk penyelenggaraan tahun ini diramaikan pula dengan penghargaan para pemain yang bersinar di Piala Dunia 2006 di Jerman, musim panas lalu. Zinedine Zidane, Fabio Cannavaro, Andrea Pirlo, Miroslav Klose, Hernan Crespo, Ronaldo akan diberi penghargaan. Fair Play Award Germany 2006 jatuh ke tangan Spanyol dan Brasil, sedangkan penjaga gawang terbaik jatuh ke tangan Gianluigi Buffon. Berikut daftar lengkap nomine: FIFA Women's World Player of the Year 2006: Laura Georges, Duan Han, Laura Kalmari, Kristine Lily, Renate Lingor, Ma Xiaoxiu, Marta, Malin Mostrom, Monica Ocampo, Cathrine Paaske Sorensen, Kum Suk Ri, Christine Sinclair, Cheryl Salisbury, Lotta Schelin, Silke Rottenberg, Kelly Smith, Sandrine Soubeyrand, Ingvild Stensland, Cynthia Uwak, dan Abby Wambach. FIFA World Player of the Year 2006: Adriano, Michael Ballack, Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Cristiano Ronaldo, Petr Chech, Deco, Didier Drogba, Michael Essien, Samuel Etoo, Luis Figo, Gennaro Gattuso, Steven Gerrard, Thierry Henry, Frank Lampard, Miroslav Klose, Philipp Lahm, Jens Lehmann, Juan Roman Riquelme, Ronaldinho, Franck Ribery, Wayne Rooney, Tomas Rosicky, Andriy Shevchenko, Lilian Thuram, Patrick Vieira, dan Zinedine Zidane.

12 October 2006

UEFA EURO 2008 FF

Skuadra Indonesia XI (Coach/Manager: Tio Widodo) Matchday 1: (pt(s)) Jussi Jaaskelainen (3), Philipp Lahm (6), Aaron Hughes (1), Fabio Cannavaro (2), John Terry (6), ...Gera (7), Esibius Smolarek (1), Aliaksandr Hleb (2), Owen Hargreaves (4), Lukas Podolski -c- (12), Angelos Charisteas (1); Thomas Buffel (0) Matchday 2: (pt(s)) Thomas Sorensen (6), Philipp Lahm (6), Petri Pasanen (2), Joris Mathijsen (5), Tal Ben Haim (2), Morten Gamst Pedersen (4), ...Arshavin (4), Dennis Rommedahl (12), Lukas Podolski -c- (36), Thomas Buffel (0), Samir Musayev (1), ; Jermaine Jenas (0) Matchday 3: (pt(s)) Jussi Jaaskelainen (7), Petri Pasanen (5), Aaron Hughes (6), Robert Kovac (6), Owen Hargreaves (0), Jan Polak (9), Damien Duff (5), Ebi Smolarek (9), Ivan Klasnic -c- (18), ...Kavaliauskas (1), Maciej Zurawski (1); Jerrel van Damme (0) Matchday 4: (pt(s)) Jussi Jaaskelainen (8), ...Agger (6), ...Sedloski (6), Willy Sagnol (12), Martin Petrov (0), Paul Hartley (2), Kim Kallstrom (7), Steven Davis (4), Robin van Persie -c- (12), Ivan Klasnic (0), Kenny Miller (2); Nemanja Vidic (0)

11 October 2006

Hingga Matchday 3

Euro 2008 Finals: 1. Austria 2. Swiss 3. Serbia 4. Finlandia 5. Skotlandia 6. Prancis 7. Yunani 8. Turki 9. Republik Ceko 10. Jerman 11. Inggris 12. Israel 13. Swedia 14. Denmark 15. Rumania 16. Belanda

Duta Besar Euro 2008

Bintang tenis RogerFederer menjadi salah satu tokoh penting yang akan menjadi duta besar Putaran Final Kejuaran Sepakbola Antar-negara Eropa 2008 (Euro 2008) Asosiasi sepakbola Swiss yang akan menjadi tuan rumah bersama UEFA EURO 2008 dengan negara tetangganya, Austria, telah mencantumkan Federer bersama tiga orang lain untuk membantu mengkampanyekan event empat tahunan. Federer saat ini adalah atlet paling populer dan menjadi kebanggaan masyarakat Swiss, dengan keberhasilannya menjadi petenis nomor satu ATP. Federer telah mengemas sembilan gelar Grand Slam. Ia bergabung bersama mantan direktur tim Formula 1 Sauber-Petronas, Peter Sauber (Tokoh tahun 2005). Dua pilihan lainnya jatuh pada Bernhard Russi (salah satu legenda ski Swiss) yang juga akan bertindak sebagai komentator televisi dan Stephane Chapuisat, striker andalan Swiss masa lalu yang memperkuat tim nasional sebanyak 103 dan menjadi anggota skuad juara Liga Champions 1997, Borussia Dortmund.

6 October 2006

Hey, Ini Kan Puasa (Chayank)

Siang itu hampir pukul dua. Debu beterbangan di jalan protokol menghiasi terik matahari yang sangat menyengat. Di tengah-tengah ujian yang lumayan berat di kala puasa, ada seorang customer berwajah cantik, berkulit putih, rambut sebahu dengan baju warna merah. Ia tidak sendirian melainkan berlima. Dua cewek dan tiga cowok sedang mengerjakan tugas kelihatannya. Cewek yahud itu beristirahat sejenak gantian dengan rekannya mengetik. Tiba-tiba salah seorang dari tiga cowok tadi mendekat dan body language nya seperti merajuk. Ingin bermanja-manja dengan cewek yahud tadi. Wah, mungkin mereka sepasang kekasih atau apa lah. Cewek berbaju merah tadi serta-merta menahan gerakan si cowok, "Eiitt...inget-inget puasa! Jangan begitu!" Bagus juga deh. Si cewek benar-benar tahu kalau bulan puasa segala tindakan harus dijaga. Tidak sekedar menahan lapar dan haus seharian. Tapi tindakan lain yang mengundang nafsu juga di jaga. Termasuk bersentuhan dengan bukan muhrimnya. One question aja deh: "Kalau misalnya hari itu tidak puasa, cewek tadi masih melarang si cowok apa tidak ya?" Semestinya tidak hanya di bulan puasa cewek cantik tadi berkata seperti melarang si cowok itu menyentuh dan bersandar di bahunya. One homework for us....

4 October 2006

Peta Olahraga Andalan

JAKARTA - Untuk mengatasi kemunduran prestasi Indonesia dalam bidang olahraga, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menpora untuk memetakan olahraga mana yang bisa dibina yang kemudian bisa dijadikan andalan Indonesia. Hal itu dikemukakan Menteri Pemuda Olahraga Adhyaksa Dault usai diterima Presiden di Kantor Kepresidenan, Senin (2/10). Untuk itu Adhyaksa yang kemarin didampingi Sekretaris Menpora Toho Cholic Mutohir akan menyampaikan program unggulan, termasuk mengirim atlet-atlet nasional ke Kuba sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2007. "Sesuai dengan arahan Presiden SBY dan hasil kunjungan Beliau di Kuba, kita akan mengirim sekitar 50 atlet, pelatih, dan termasuk tenaga ahli, supaya akan ada alih teknologi untuk generasi berikutnya," katanya. Atlet yang akan dikirim ke Kuba sebagaimana dikemukakan Toho, berasal dari cabang olahraga atletik, tinju, senam, dan anggar. Dalam pertemuan itu, Presiden juga mengharapkan agar olahraga nasional dibangun dengan konsep yang matang dan komprehensif serta melibatkan seluruh shareholders dan seluruh lapisan masyarakat. "Dengan demikian, olahraga menjadi suatu bangunan dengan seluruh lapisan masyarakat sebagai sistem pondasinya," kata Menpora menirukan Presiden. Kedatangan Menpora bertemu Presiden untuk melaporkan beberapa hal, antara lani mengenai cara mensinergikan antara olahraga prestasi, olahraga rekreasi, dan olahraga pendidikan. Adhyaksa melihat pada saat ini masyarakat terlihat hanya peduli terhadap prestasi saja, tapi mengesampingkan olahraga pendidikan dan rekreasi. SWW comments:
  1. Trims atensinya Mr. President atas olahraga nasional. Anyway, saya dan temen-teman udah sering membahas tentang prioritas olahraga unggulan sejak Menpora Hayono Isman lho, cuman tidak ada yang dengar gitu;
  2. Emm, soal sinergi olahraga prestasi, pendidikan, atau rekreasi, tidak usah dipersoalkan lah. Sekarang harus dipahami masyarakat golongan mana, orientasinya apa, dan prioritasnya itu apa;
  3. Mengapa ke Kuba? Bukankah raksasa atletik itu adalah Amerika Serikat, beberapa negara Afrika, dan Cina? Sementara kalau olahraga senam bisa menimba ilmu pada Mas Vitaliy Tschrebo dan Mbak Nadija Comanechi??? Soal tinju.....emmm....atlit Indonesia kurang berbakat untuk cabang olahraga yang melibatkan kontak langsung anggota badan...Kuba memang oke tinjunya, terutama dalam tinju amatir. Nasionalisme mereka yang perlu diteladani.
  4. Pernyataan 'melibatkan seluruh shareholders' jangan dianggap main-main dan normatif belaka. Buktinya, di Merdeka Games 2006 saja PSSI tidak mewakili seluruh lapisan. Lebih parah lagi, identitas Kampiun Liga Indonesia tidak diberi penghargaan sedikitpun. Lihat saja, tidak ada satupun pemain Persik Kediri yang dipanggil. Ini bukan salah Mister Peter Withe, karena beliau cuma disodori nama....wakakakak...lucu banget. Dimanapun yang disodorkan itu statistik bukan nama....hahaha...
  5. Anggar?? katanya olahraga unggulan. Alright, semoga maksud SWW sama dengan maksud SBY yah? Unggulan berarti "olahraga olimpiade" kan? Lebih afdhal lagi yang lebih familiar dengan masyarakat kita. Lebih baik olahraga renang saja....dari situ muncul "best athletes" pada setiap olimpiade. Dari Aleksandr Popov, Yevgeny Sadovy, Johnny Weissmuller, Michael "the Albatros" Gross, Matt Biondi, Kristin Otto, Kristina Egerszegi, dan Ian "Thorpedo" Thorpe..hmm??
Bravo olahraga INDONESIA! Bagimu negeriku yang terbaiklah yang akan kami persembahkan!

3 October 2006

Mimpi 1

Setiap orang pasti bermimpi, namun hanya sedikit saja yang memikirkan makna dari fenomena yang terjadi pada saat tidur ini. Sebelum memulai pembicaraan atau bahkan pembahasan tentang mimpi, baik itu secara simbolis maupun bukan, pertama-tama kita harus melepaskan konsepsi materialistik mengenai apa yang setiap orang dianggap nyata dari fikiran kita. Manusia eksternal atau fisik adalah tidak lebih dari manusia beserta pakaian yang dikenakannya. Manusia secara fisik hanyalah sebuah sarana yang digunakan oleh manusia dalam tataran non-fisik di dalam alam fisik. Berbagai teori materialistik telah dikemukakan pada masa lalu, dengan berusaha untuk menjelaskan betapa dahsyatnya fenomena mimpu. Akan tetapi teori-teori tersebut selalu tidak memberikan penjelasan yang memuaskan hati. Mengapa? Karena para penganut materialistik menjelaskan lika-liku keberadaan atau eksistensi manusia tanpa disertai dengan keterkaitannya dengan jiwa atau ruh manusia itu sendiri. Mimpu dapat memisahkan ruh dari tubuhnya. Ketika perasaan menjadi semakin tidak peka terhadap respon, maka dalam diri manusia tertarik dari batasan luarnya. Terdapat tiga cara untuk memisahkan ruh dari tubuh yang mewadahinya: (1) dengan tidur secara alami atau normal, (2) dengan hipnotis, dan (3) dengan kematian. Dua cara pertama berarti manusia meninggalkan tubuhnya sementara waktu, sedangkan cara terakhir adalah berarti pemisahan ruh dengan tubuhnya dan ruh tersebut tidak akan pernah dapat kembali untuk selamanya. Jika kematian datang, maka hubungan yang menyatukan ruh dan tubuh menjadi berakhir.

PNS: BOYCOTT?

Maaf. Dinilai provokasi ya monggo kerso. Saya bukan salah satu dari sekian ratus teroris pengacau di negeri tercinta ini. Mengapa harus boikot PNS? Coba deh, kalau sampai Praktek KKN (baik yang nyata maupun terselubung) masih tetap dijalankan, dalam bentuk apapun, maka tiada kata lain kecuali BOIKOT. Boikot, aksi mogok dan mosi tidak percaya akan berhasil jika kita melaksanakan 'Mogok Nasional'. Biarkan saja pemerintah (pusat, daerah, maupun departemen) mengumumkan selebaran seleksi CPNS, tapi kita tidak usah mendaftar. Tidak satupun dari kita yang mencoba mendaftar. Maka dengan sendirinya negara ini akan runtuh, hancur !! Biarkan mereka petinggi dan penguasa yang koruptor, kolutor, nepotor (wuhaahahaha....ngawur banget ya istilahnya!) kebingungan sendiri. Pertanyaannya, "Berani?" Berani gaa? Lho ini pandangan saya saja koq. Soalnya, setiap orang itu punya KEPENTINGAN atau INTEREST, lalu punya KEBUTUHAN atau NEED, lalu ada yang punya KEKUASAAN atau POWER. "Berani Gak?" Soal uang, ehmm, apa yang gratis sekarang ini? Gimana kalau setiap penganggur di Indonesia (khususnya 'pengangguran intelektual' hikz...sarjana maksudnya) bergabung menjadi satu trus membentuk sebuah komunitas yang didalamnya berkarya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Mungkin si A punya uang 1000, dan si B punya uang 1 juta. Kalau digabung menjadi satu kan punya modal banyak tuh! Jadikan perusahaan 'super atau ultra gedhe' aja. Trus digunakan untuk melayani masyarakat. Waduh! Ide koq jelimet ya? KOMPAK ENGGAK??? Lha trus mangan opo, Mas yen ora duwe kerjaan? Wah, ya emang sulit ya? Tapi menurut saya bisa koq uang itu dicari. Contohnya, dengan saya ngetik saja satu lembar dapat 300. Dalam satu jam saya dapat ngetik rata-rata 18 lembar, berarti 18 x 300 = 5400. Trus jam ngetik saya rata-rata 13 jam sehari, ya udah wis, dibuat efektif 10 jam. Jadi sehari dapetin 5400 x 10 jam = 54.000. Mau makan apa ya uang segitu? Menurut saya dalam skup kehidupan di Semarang sekali makan 10.000 sudah lumayan. Hayo! jangan trus berkomentar, "lho itu kan di Semarang. Kalo di tempat lain yang biaya hidupnya lebih tinggi?" Ya, disesuaikan to ya, kita kan punya akal dan logika... Lha trus yen ora biso ngetik? Aduuh, sampeyan ki piye to, pren? Leh sinau ning kampus ki nggo opo ngono? Susah-susah, repot datang ke kampus untuk apa? Mejeng? Pacaran? Cari Jodoh? Ngomongin temen? Cari Mangsa? Pamer Pantat? Dada? Hidung? Tubuh? Kaki? Mobi? Motor? Bibir? Huexx!!! Merdeka!

2 October 2006

Cerita Tinggal Cerita

Seorang murid datang menjumpai guru sufi, wajahnya membersitkan kekesalan. Tampaknya dia sudah limbung, menanggung beban kesal itu. Hampir-hampir saja beban itu membuatnya frustrasi. Dia ingin berhenti mengajarkan kearifan kepada orang-orang. "Guru, saya sedang benar-benar kesal," gerutunya. "Ada apa muridku? Berbagilah denganku!" "Cerita-cerita saya selalu disalahpahami,!" ujarnya sembari menyembunyikan wajahnya. "Disalahpahami bagaimana?" "Untuk sebagian orang cerita saya dipahami begini. Sedang untuk sebagian yang lain, dipahami begitu." "Apa yang salah dengan memahami cerita begini dan begitu?" tanya guru sufi lebih lanjut. "Lalu apa maumu?" tanya sang guru sufi dengan nada lembut. "Saya ingin cerita saya dipahami seperti apa yang saya inginkan." Sang guru sufi hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban sang murid. Sang guru lalu perlahan-lahan mengeja wajah muridnya dengan tatapan welas asih. Sang guru sepertinya sedang membaca huruf-huruf yang dipahat gurat-gurat kekesalan. "Muridku, cerita adalah cerita. Cerita akan melahirkan banyak tafsiran dan pemahaman. Dia tidak lain hanyalah wahana, sarana, kemasan, bungkus, dan apa-lagi....," kata-kata sang guru terputus. Sejenak kesenyapan meliputi mereka. Lalu sang guru melanjutkan, "Sebagai wahana, kita harus bisa memberdayakan agar orang yang mendengar dan membacanya mampu memahami dan memberikan pemaknaan." "Apa itu guru?" Dia kemudian mengangkat wajahnya, "Bagaimana cerita itu bisa memberikan daya guna dan manfaat kepada orang lain yang mendengar dan membacanya, beroleh manfaat?" "Hanya itu! tidak ada yang hak lain." Sang murid hanya manthuk-manthuk (mengangguk-angguk, red.) saja. Sepertinya dia ingin berkata: "Apalah artinya sebuah cerita, seindah dan selucu apa pun, atau seburuk dan sekaku apa pun kalau pendengar dan pembacanya tidak dapat memahami dan memaknai." Mereka berdua kemudian serempak melepas senyum. Sepertinya ada kesepahaman. Cerita tinggal cerita. Apalah artinya cerita bila tidak bisa dipahami. Sejenak kemudian sang murid bangkit. Ia menyalami gurunya, lalu beranjak pergi. Kini giliran sang guru yang manggut-manggut, sepertinya dia ingin berujar, "Memahami, memahami, apalah artinya kalau tidak bermakna bagi diri?" From: Seri Teladan Humor Sufistik: Kejujuran Membawa Sengsara

Sisi Gelap Komunikasi Antarpersona

Komunikasi antarpersona tidak bisa diubah. Kita tidak dapat mencoba mengubah arti dar ipesan yang terucap, karena dalam banyak kasus yang terjadi justru arti tersebut menjadi tidak benar. Komunikasi yang telah dilakukan mengandung unsur psikis; yakni tidak dapat lagi mengalami reproduksi. Jika kita memulai komunikasi antarpersona, maka kita tidak pernah akan dapat kembali ke tempat semula seperti layaknya gerak spiral. Hal ini berlangsung dan membentuk suatu peristiwa, pengalaman, dan pengaruh fikiran orang lain yang berkomunikasi dengan diri kita. Peribahasa Rusia mengatakan "sekali kata keluar dari mulutmu, ia tidak akan pernah dapat ditarik kembali." to be continued...
Terima kasih kepada BelajarInggris.Net atas kepercayaannya memilih tulisan saya menjadi salah satu pemenang dalam Lomba Blog 2010.