Tentang....

IDEOLOGY. Actually, today I had to defend the Bush Administration in France again. They refuse to accept, because of their political ideology, that he has actually done more than any American President for Africa. But it's empirical so.

Bob Geldof | Brainy Quotes

28 October 2015

Lebih Dekat dengan Trans-Pacific Partnership (TPP)

Pemberitaan di media massa menyebutkan bahwa salah satu hasil dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat adalah potensi atau kemungkinan Indonesia untuk ikut serta ke dalam Trans-Pacific Partnership (TPP). Lantas, apakah yang dimaksud dengan TPP? Berikut ini uraian singkatnya.

Trans-Pacific Partnership (TPP) merupakan sebuah kesepakatan perdagangan yang  dilakukan oleh 12 negara di kawasan yang disebut sebagai 'Pacific Rim'. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai masalah dan isu kebijakan ekonomi, atau dengan kata lain boleh kita sebut sebagai kesepakatan bidang perdagangan.

Trans-Pacific Partnership merupakan pengembangan dari Trans-Pacific Strategic Economic Partnership Agreement (TPSEP atau P4) yang ditandatangani oleh Brunei, Chile, Selandia Baru, dan Singapura, pada tahun 2005. Memasuki tahun 2008 jumlah negara yang ikut serta di dalam kelompok ini bertambah dengan masuknya Australia, Kanada, Jepang, Malaysia, Meksiko, Peru, Amerika Serikat, dan Vietnam. Draft TPP sendiri dibuat pada tanggal 5 Oktober 2015.

Trans-Pacific Strategic Economic Partnership Agreement (TPSEP) yang merupakan cikal bakal dari TPP merupakan kesepakatan perdagangan antara empat negara Pacific Rim mengenai berbagai isu dan masalah kebijakan ekonomi. Keempat negara tersebut ialah Brunei, Chile, Singapura, dan Selandia Baru. TPSEP dirumuskan pada tahun 2005 (draft tanggal 3 Juni; penandatanganan tanggal 18 Juli), namun mulai berlaku pada tanggal 28 Mei 2006.

Di dalam Siaran Pers Bersama, keempat negara membuat simpulan negosiasi tentang TPSEP. Pihak-pihak yang menghadiri negosiasi adalah sebagai berikut
- Putri Masna (Duta Besar Luar Biasa Brunei)
- Ignacio Walker (Menteri Luar Negeri Chile)
- Jim Sutton (Menteri Negosiasi Perdagangan Selandia Baru)
- Lim Hng Kiang (Menteri Perdagangan)

TPSEP diyakini akan memberikan keuntungan strategis kepada keempat negara dan menjadi jembatan penyambung hubungan antara Amerika Latin, Asia dan Pasifik. Selain itu TPSEP juga membantu pencapaian tujuan bersama yang ditetapkan oleh APEC dan WTO.

Butir-butir penting negosiasi TPSEP:
- Kesepakatan yang komprehensif dalam perdagangan barang, di mana lebih dari 90 persen dari total perdagangan antara keempat negara akan bersifat duty-free di dalam implementasinya;
- Fasilitasi perdagangan dimaksudkan untuk mengurangi biaya transaksi yang berhubungan dengan tindakan-tindakan pemeliharaan kesehatan, standar dan prosedur kelayakan dan pabean;
- Liberalisasi kerangka yang akan menggalakkan perdagangan dalam bidang jasa di antara keempat negara;
- Komitmen dari setiap pihak untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan dari pihak-pihak TPSEP sanggup untuk bersaing secara adil dengan supplier domestik untuk mendapatkan kontrak kerja dari pemerintah, di atas ambang batas tertentu;
- Kerjasama antara keempat negara dalam persaingan dan hak kekayaan intelektual;
- Penyediaan sebuah kerangka kerjasama di dalam bidang-bidang strategis seperti inovasi, penelitian dan pengembangan.

Trans-Pacific Partnership (TPP)
Trans-Pacific Partnership memberlakukan pemotongan tarif dan menetapkan standar yang berlaku sama bagi 12 negara yang terlibat di dalamnya. TPP merupakan hasil dari usaha selama lima tahun negosiasi yang menegangkan. Para pendukung TPP menyatakan bahwa nilai negosiasi dan kesepakatan akan mencapai miliaran dolar namun para kritisi berpendapat bahwa TPP dinegosiasikan secara rahasia dan dianggap bias bagi korporasi. Trans-Pacific Partnership akan mencakup sekitar 40% dari ekonomi dunia dan ditandatangani setelah berlangsungnya pembicaraan selama lima hari di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Ratifikasi diperlukan oleh masing-masing negara meskipun negosiasi telah berhasil dilakukan.

Fakta-fakta TPP:
- Kesepakatan perdagangan diawali oleh terbentuknya TPSEP pada tahun 2005;
- TPP mencakup 12 negara Pacific Rim yang memiliki jumlah penduduk sekitar 800 juta jiwa (40% dari jumlah penduduk seluruh dunia);
- Negosiasi-negosiasi yang berlangsung dianggap sebagai tindakan rahasia dan memihak pada korporasi-korporasi besar;
- Jepang menjadi pihak yang meraup keuntungan ekonomi paling besar, sementara bagi Amerika Serikat TPP merupakan sebuah langkah strategis yang penting;

Di dalam perkembangannya Trans-Pacific Partnership diwarnai sejumlah sengketa penting sebagai berikut:
- Industri mobil merupakan bidang lain yang menjadi fokus negosiasi yang alot dengan negara-negara yang mempertanyakan berapa besar biaya pembuatan sebuah kendaraan di dalam negara-negara TPP guna mendapatkan status duty-free;
- Sektor pertanian merupakan bidang yang diperdebatkan. Sebagai contoh, Selandia Baru menginginkan akses yang lebih luas untuk pasar-pasar di Kanada, Meksiko, Jepang, dan Amerika Serikat;
- Kanada berusaha keras untuk membatasi akses pasar domestik untuk produk ternak;
- Terkait dengan masalah pengangguran dan pemutusan hubungan kerja, Menteri Perdagangan Kanada, Ed Fast, berpendapat bahwa pihaknya tidak mengantisipasi adanya PHK. Ia menyatakan bahwa industri harus melakukan adaptasi; Fast menambahkan bahwa kesepakatan TPP adalah semacam "kesempatan sekali seumur hidup" bagi Kanada untuk membentuk keluaran dan aturan di dalam kawasan Asia Pasifik.

Butir-butir penting Kesepakatan TPP:
- Akses pasar yang komprehensif;
- Pendekatan regional terhadap komitmen;
- Jawaban terhadap tantangan-tantangan baru di dalam perdagangan;
- Perdagangan yang inklusif;
- Platform untuk integrasi regional.

Referensi:
bbc.com
archive.org
ustr.gov